Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, October 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pemkot Sukabumi Terus Berupaya Tingkatkan Kapasitas SDM ASN dengan Uji Kompetensi

*uji kompetensi pejabat pengawas di lingkungan pemkot sukabumi*
Uji kompetensi pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.  
sukabumiNews, BANDUNG – Pemerintah Kota Sukabumi terus berbenah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN). Salah satunya dengan menggiatkan uji kompetensi pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Targetnya para aparatur dapat bekerja dengan profesional sesuai dengan kemampuan dan memperhatikan kode etik ASN.

Kegiatan ini digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi di Bandung, dan dibuka langsung Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Jumat (18/10/2019).

''Uji kompetensi perlu dilakukan dalam rangka penilaian pada diri ASN ntuk mengetahui kemampuan dan kelebihan serta kekurangan,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Jangan sampai nantinya, tambah Fahmi, pemerintah tidak mempunyai peta individu ASN. Sehingga dibutuhkan data profil ASN karena menjadi salah satu bagian bagi wali kota dan sekda untuk melihat rekam jejak pegawai.

“Bukan hanya data personal yang muncul Akan tetapi kompetensi yang diikuti, jenjang pendidikan yang dilalui, rekam jejak jabatan yang dialami dan penilaian kinerja,” beber dia.

Fahmi megungkapkan, hal ini sangat penting untuk pengambilan kebijakan dalam kerangka manajemenn PNS menjadi akurat. Sebab didasarkan fakta dan data yang teruji kebenarannya.

Meskipun, lanjut Fahmi, ketika sudah lulus pembuatan makalah dan seleksi dengan CAT, jangan dianggap akan langsung menjadi eselon tiga. Hal ini terang Fahmi, karena ada kriteria lain yakni attitude, sikap dan perilaku menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

“Apalagi Kota Sukabumi memiliki Perwal Nomor 25 tahun 2018 tentang Kode etik PNS,” jelas Wali Kota Sukabumi.

Ketentuan ini, tambah dia, mengatur bagaimana PNS berperilaku secara personal dan hubungan satu dengan lainnya. Ketentuan ini mendukung Reformasi Birokrasi saat ini 3.0.  “Mari perbaiki kemampuan yang ada dalam hubungan personal dan mitra kerja dan warga,'' tutupnya.

Baca juga: Pemda Kota Sukabumi Gelar Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan I Tahun 2019 Di Lingkungan Pemerintahannya

Pewarta: AM.
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Sampaikan pendapat dan saran Anda setelah membaca artikel di atas..

Memuat...
close