Breaking

Tuesday, September 10, 2019

Redaktur

FOTO: GUPAY Kembali Santuni Anak Yatim dan Piatu

*gerajan peduli anak yatim gupay*
Ustadz Saepulloh, Ketua GUPAY (kedua kiri, koko kuning tua) saat hendak memberikan santunan kepada anak Yatim dan Piatu di atas panggung.  
Gerakan Untuk Peduli Anak Yatim (GUPAY) kembali menyantuni anak Yatim dan Piatu. Acara dilaksanakan di depan Masjid AL-Muhajidin, Kp. Gandasi, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/09/2019).

Kegiatan GUPAY ini dihadiri oleh Karang Taruna Desa Cipurut, Bhabinkamtibmas Desa Cipurut, Staf Desa Cipurut, Ketua PP Desa Cipurut, Ketua PP Kecamatan Cireunghas, Ketua KNPI Kecamatan Cireunghas, Sekretaris KNPI Kecamatan Cireunghas, dan Babinsa Cipurut.
FOTO: Dari kanan ke kiri, Evan (Karang Taruna Desa Cipurut), Brigadir Polisi Ko Dendi Ruswandi (Bhabinkamtibmas Desa Cipurut), Tatep (Staf Desa Cipurut), Fajri (Ketua PP Desa Cipurut), Wahyudi Adam (Ketua PP Kecamatan Cireunghas), Boni (Ketua KNPI Kecamatan Cireunghas), Endang Sukmana (Sekretaris KNPI Kecamatan Cireunghas), Serka Sumarna (Babinsa Cipurut).  
Kegiatan oleh GUPAY ini secara rutin dilaksanakan setiap menjelang PHBI sebanyak 3 kali santunan dalam 1 tahun. Diantaranya menjelang Iedul Fitri, Iedul Adha dan tahun baru Islam.

Saat ini, anak yang terdaftar sebagai anak Yatim dan Piatu sebagai asuhan GUPAY ada seratusan lebih anak dari berbagai tingkat pendidikan.

Dana GUPAY hasil dari donasi warga sekitar Desa Cipurut dan Kecamatan Cireunghas dengan tidak menyebar proposal dalam bentuk apa pun. Namun tidak menolak dan membatasi para dermawan untuk memberikan bantuannya kepada GUPAY.


Lihat: Foto-foto kegiatan Gupay yang dilaksanakan pada Selasa (10/09/2019) dibawah ini:




Sumber Foto: KNPI Kecamatan Cireunghas dan Bhabinkamtibmas Cireunghas.


BACA Juga:
Sambut 10 Muharam, MDAK dan GOIB bersama Bakal Calon Kades Cireunghas Santuni AnakYatim
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close
close