Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, September 16, 2019

Redaktur

5 Tahun Lebih Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kampung Cijambe Girang Blokir Akses Jalan dengan Pohon Pisang

*pemblokiran akses jalan oleh warga*
sukabumiNews, CISAAT - Warga Kampung Cijambe Girang memblokir akses jalan penghubung antara RW.9 dan RW.10, Desa Sukaresmi Kecamatan, Cisaat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin, 16 September 2019. Aksi ini dilakukan warga sebagai protes terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi lantaran jalan sepanjang 1 kilometer ini sudah lama rusak dan tidak kunjung diperbaiki.

Dalam aksinya, sejumlah warga menggunakan pohon pisang dan material bangunan lain. Pemblokiran jalan oleh warga juga sempat diwarnai acara makan bersama di samping jalan yang rusak. Setelah itu mereka melanjutkan aksinya dengan mendatangi kantor Desa Sukaresmi untuk menyampaikan aspirasinya.

Salah satu warga setempat Herman (45) mengatakan, aksi tersebut dilakukan agar mendapatkan perhatian dari pemerintah bahwasanya lebih dari lima tahun mereka kesulitan melewati akses jalan tersebut karena kondisinya penuh lubang dan berpotensi terjadi kecelakaan.

"Kami sudah menyampaikan kepada Pemerintah Desa Sukaresmi sejak tahun 2014 lalu, namun tidak mereka hiraukan. Sampai saat ini kondisinya tidak ada perubahan bahkan menjadi semakin parah,"kata Herman kepada sejumlah wartawan, Senin (16/9/2019).

Aksi warga disambut baik oleh Jalaludin selaku Kepala Desa Sukaresmi. Ia mempersilakan warga untuk menyampaikan tuntutannya dengan melakukan dialog di aula kantor Desa Sukaresmi. Namun, saat itu Kades hanya bisa menampung keluhan dari masyarakat dan tidak bisa memberi jawaban kapan jalan tersebut akan diperbaiki.


"Kami tidak bisa gegabah dalam mengambil keputusan sebab status jalan tersebut merupakan jalan milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Bukan tidak mau memperbaiki tapi takut menyalahi wewenang," ujarnya.

Jalaludin berjanji akan segera menyampaikan permohonan warga kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam waktu dekat. Ia juga bersedia mengantar warga mendatangi kantor orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi jika masih belum mendapatkan tanggapan.

"Kami berjanji dalam 10 hari kedepan kami akan menyampaikannya ke Pemerintah Kabupaten Sukabumi terkait perbaikan jalan. Dan kami siap mengantarkan masyarakat ke Kantor Bupati jika seandainya tidak ada realisasi," tutup Jalaludin.



Pewarta : Azis R
Editor : Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Sampaikan pendapat dan saran Anda setelah membaca artikel di atas..

Loading...
close