Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, July 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pemkot Sukabumi Peringati Hani 2019 dan Harganas ke-26

Wali Kota Sukabumi
Wali Kota Sukabumi, H Achmad Fahmi bertidak selaku Irup pada peringatan Hani 2019 dan Harganas ke-26.* 
sukabumiNews, CIKOLE – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi malaksanakan upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan hari keluarga nasional (Harganas) ke-26 tingkat Kota Sukabumi. Upacara dilaksanakan di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi, Selasa (2/7/2019).

Dalam sambutannya Fahmi mengatakan bahwa Kegiatan Harganas ini menjadi momentum untuk menekankan pentingnya keluarga dalam membentuk tatanan yang baik di masyarakat. Sementara peringatan HANI digiatkan dalam rangka memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

“Hari keluarga nasional dilaksanakan setiap 29 Juni. Hal ini sesuai amanat keputusan Presiden Nomor 39 tahun 2014 tentang Hari keluarga nasional,” ungkap Fahmi.

Menurut Fahmi, peringatan ini dimaksudkan agar warga mempunyai pandangan betapa pentingnya peranan keluarga dalam membentuk tatanan masyarakat yang baik.

“Penanaman nilai dan norma baik dimulai dari unit terkecil dari masyarakat yakni keluarga. Dari kelembagaan keluarga nantinya dapat membentuk karakter dan pola perilaku seluruh angota keluarga berdasarkan nilai dan norma agama yang dianut,” katanya.

Institusi keluarga juga tambah Fahmi, dapat menyaringi informasi dari luar yang dipandang tidak selaras dengan norma agama dan budaya masyarakat. Keluarga juga berfungsi sebagai transfer nilai agama dan kearifan budaya lokal. Sehingga, tambahnya lagi, tidak bisa sepenuhnya menyerahkan urusan pendidikan anak-anak ke sekolah dan madrasah tanpa melibatkan peran orangtua atau keluarga.

Fahmi menegaskan bahwa hal terpenting dalam keluarga adalah adanya keteladanan dari para orangtua. “Bila orangtua mengajar kepada kebaikan, maka orangtua sendiri harus melakukannya terlebih dahulu, sehingga menjadi contoh bagi anak,” terangnya.

Pemkot Sukabumi Peringati Hani 2019 dan Harganas ke-26.* 
Di sisi lain, pada momen yang sama yakni Hari Anti Narkotika Internasional, wali kota menyadari bahwa narkotika dewasa ini telah menjadi salah satu musuh negara yang sangat serius untuk ditanggulangi secara komprehensif, dengan melibatkan elemen bangsa baik instansi pemerintah maupun komponen masyarakat.

“Indonesia memiliki cita-cita menjadi negara dengan perekonomian terkuat kelima dunia pada 2045. Untuk mewujudkan cita-cita itu diperlukan sumber daya manusia yang produktif, inovatif dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi informasi,” lanjut Fahmi.

Dalam mewujudkan Indonesia sebagai raksasa ekonomi dunia pada tahun 2045 tersebut kata Fahmi tiada lain mengandalkan Generasi Milenial. Akan tetapi tutur Fahmi, cita-cita tersebut bisa saja pupus, jika SDM-nya yang sebagian besar adalah generasi milenial, terpapar bahaya narkotika.

“Apalagi penyalahgunaan narkoba pada generasi milenial saat ini sudah menjadi permasalahan yang sangat krusial, tidak saja di level daerah dan nasional, tetapi menjadi permasalahan global,” paparnya.

Kondisi tersebut tambah Dia, menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa upaya penanganan bahaya narkotika tidak hanya dilakukan secara masif semata. Akan tetapi harus dilakukan secara agresif terutama bagi generasi milenial.

Itulah sebabnya, jelas Fahmi, momen hari anti narkotika tahun ini mengambil tema "Millenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas".

Wali kota berharap, semoga upaya serius dalam mencegah dan memberantas bahaya narkoba dapat membuahkan hasil berupa terjaganya SDM dari perilaku-perilaku yang buruk dan tidak terpuji.

Selain dihadiri Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Eva Siti Rahmatillah beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Pewarta : Telly NR.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close