Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, April 23, 2019

Redaksi sukabumiNews

Dua Pria Tewas, Satu Selamat Saat Menggali Sumur Tua

sukabumiNews, CIBADAK - Tiga pria asal Kp. Salamanjah Rt. 003/011 Desa Karangtengah Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi terperangkap di dalam sumur tua yang berada di kampung tersebut. Tiga pria itu bernama Andi (30), Anwari (27), dan Ade Yusuf (35).

Akibat insiden ini, dua dari tiga orang yakni Andi (30) dan Anwari (27) dinyatakan tewas di dalam sumur tua yang diduga mengeluarkan gas beracun itu. Namun seorang korban diantaranya yaitu Ade Yusuf (35) dapat segera diselamatkan oleh warga. Kini korban bernama Ade tengah menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Ade Yusuf menceritakan, kejadian berawal ketika Ia bersama dua orang rekannya hendak menggali sumur. Saat itu Ade merasa pusing setelah dua kali naik turun sumur dan meminta tolong temanya untuk meneruskankan pekerjaannya.

"Saya sempat memperingati Andi untuk berhati-hati saat mereka hendak melanjutkan pekerjaan, karena saya juga merasa pusing setelah masuk kedalam sumur itu," kata Ade kepada wartawan saat sedang menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi, Selasa (23/4/2019).

Ade menjelaskan, ketika itu Andi terlihat baik-baik saja setelah satu kali naik turun sumur dalam proses penggalian sumur. Akan tetapi, jelas Ade, setelah kedua kali rekannya turun, Andi sudah tidak menyahut saat Ade memanggilnya.

"Karena khawatir terhadap Andi yang tidak kunjung menjawab, saya berteriak untuk meminta tolong, lalu datanglah Anwari dan mencoba masuk kedalam sumur untuk  memeriksanya, namun setelah sekitar 15 menit Anwari pun tidak menyahut ketika saya memanggilnya," papar Ade.

Ade menambahkan, dengan kondisi masih pusing dan panik Ia kemudian memanggil-manggil kedua orang tersebut sambil meminta pertolongan warga sekitar. Namun karena kelelahan akhirnya Ade pun pingsan. "Saya panik, memanggil-manggil Andi dan Anwari, setelah itu saya tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya," ucap Dia.

Sementara itu Kasi Sarana dan Prasarana, Pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi, Yudi Darmawan menduga adanya gas beracun didalam sumur yang menyebabkan dua orang tersebut meninggal. "Kemungkinan karena sudah lama tertutup, diduga ada gas beracun didalamnya,"ungkap Yudi.

Yudi menambahkan, untuk mengeluarkan korban, pihaknya mengerahkan satu tim resque damkar dilengkapi dengan peralatan resque untuk mengeluarkan korban yang terjebak di dalam sumur tua itu.

"Kurang lebih satu jam kita bisa menanganinya, namun kedua korban tidak bisa terselamatkan, mayat korban masih diperiksa untuk mengetahui penyebab pasti kematianya.” Pungkas Yudi.


Pewarta: Karim R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close