Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, April 27, 2019

Redaksi sukabumiNews

Diduga Akibat Radiasi Tower, Barang-Barang Elektronik Milik Warga Kadudampit Rusak

Tower pemancar milik TBG (kiri), warga memngeluhakan akibat radiasi yang timbul (kanan atas), warga memperlihatkan elektronik yang rusak akibat radiasi tower (kanan bawah). Foto: dok. Karim R./sukabumiNews.
-----
sukabumiNews, KADUDAMPIT – Barang-barang elektronik milik warga Kp. Cisarua RT. 06/02, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, banyak yang mengalami kerusakan. Kerusakan diduga akibat radiasi dari salah satu tower pemancar milik Tower Bersama Grup (TBG), yang berlokasi di kampung tersebut.

Akibat rusaknya barang-barang milik warga ini, puluhan warga menuntut pertangung jawaban dari perusahan pemilik tower TBG yang telah beroperasi selama lima tahun terahkir, untuk segera menganti kerugian yang timbul akibat dampak dari radiasi tower tersebut.

"Biasanya kejadian ini terjadi ketika perubahan musim kemarau ke musim hujan. Cuaca Ekstrim kilat dan guntur yang di pantulkan oleh tower tersebut diduga menjadi pemicu kerusakan barang elektronik milik warga sekitar," beber Teguh salah satu warga yang terkena dampak radiasi kepada sukabumiNewsm, Sabtu (27/4/2019).

Teguh mengaku, meski warga sudah memiliki perjanjian dengan pihak perusahaan terkait dampak yang akan timbul dari radiasi tower, namun menurutnya, untuk saat ini pihak TBG terkesan lamban dalam menangani permasalahan ini. “Kejadiannya sudah dua kali dengan yang sekarang,” jelas Teguh

Sementara itu, Jatmiko, selaku Vendor TBG yang menanggapi dan menangani masalah keluhan warga di sekitar radius berdirinya TBG menyatakan, biasanya kejadian tersebut terjadi di radius 72 meter dari tower. “Kalau dampaknya secara global, maka akan ada tim khusus dari TBG yang akan langsung turun untuk memeriksa dampak kerusakan yang di timbulkan," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya berjanji akan melakukan ganti rugi, namun tambah Dia, pengantian mungkin tidak sepenuhnya akan terialisasi, sesuai dengan laporan data awal. “Selanjutnya untuk data penambahan secepatnya akan di tanggapi,” tambah Jatmiko.

Jatmiko mengakui ada keterlambatan pendataan dari tim di lapangan, sehingga terkesan lamban dalam menangani keluhan warga.



Pewarta: Karim R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close