Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, January 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Bupati Sukabumi Resmikan IGD RS. Sekarwangi Cibadak Senilai Rp13 Milyar

Bupati Sukabumi Drs.H.Marwan Hamami meresmikan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), gedung Intensiv Care Unit (ICU), dan gedung Rawat Inap paru-paru (Fatmawati) yang di bangun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi dengan anggaran sebesar Rp13 Milyar.
sukabumiNews, CIBADAK – Bupati Sukabumi Drs.H.Marwan Hamami meresmikan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), gedung Intensiv Care Unit (ICU), dan gedung Rawat Inap paru-paru (Fatmawati) yang di bangun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi dengan anggaran sebesar Rp13 Milyar.

“Dengan diresmikan Gedung baru ini, semua jenis pelayan bisa lebih baik dan terintegrasi karena sudah masuk Rumah Sakit Tipe B,  maka fasilitas dan pelayanan pun semakin hari harus lebih baik,” ucap Marwan Hamami saat sambutan pada peresmian yang dilaksanakan di Aula RSUD Sekarwangi, Rabu (23/1/ 2019)

Marwan melanjutkan bahwa hari ini ada program beasiswa yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah untuk anak-anak yang ingin menjadi Dokter. Utuk masalah persyaratan dan ketentuannya, jelas Marwan setelah berhasil mereka harus kembali ke daerah.

“Sama halnya ketika saya dulu pada Tahun 2006 ikut andil melaksanakan program ini. Yang ingin menjadi bidan kita biayai lalu ketika sudah selesai sekolahnya harus mengabdi di pemerintahan Kabupaten Sukabumi,” kenang Bupati Sukabumi itu.

“Begitu juga dengan Dokter. Ketika anak-anak lulus sekolah SMA ingin menjadi Dokter dan keluarganya tidak mampu, padahal anak tersebut mempunya prestasi, maka pemerintah Kabupaten Sukabumi akan mendorong untuk memberikan beasiswa sampai lulus, dengan syarat setelah lulus harus mengabdi,” jelas Marwan.

[Pewarta: Azis R]

Editor: A. Malik AS/Red]
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close