Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, January 21, 2019

Redaksi sukabumiNews

Anggota Komisi X DPR RI: Pemerintah Tidak Menerapkan Program Fullday School, Tapi Diserahkan pada Potensi Sekolah Masing-masing

Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Reni Marlinawati mengatakan, program Fullday School merupakan topik yang sudah lama. Dan hari ini pemerintah tidak lagi menerapkan program tersebut, melainkan diserahkan kembali kepada potensi sekolahnya masing-masing.
sukabumiNews, CICANTAYAN – Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Reni Marlinawati mengatakan, program Fullday School merupakan topik yang sudah lama. Dan hari ini pemerintah tidak lagi menerapkan program tersebut, melainkan diserahkan kembali kepada potensi sekolahnya masing-masing.

Pernyataan tersebut diucapkan Reni saat diminta tanggapan oleh sukabumiNews terkait isu program sekolah yang belakangan ini cukup hangat di bincangkan oleh banyak kalangan di wilayah Sukabumi.

Isu tersebut ditanggapi Reni usai menjadi pemateri pada Seminar Wawasan Kebangsaan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Andina yang berlokasi Jl. Raya Selakopi, Cicantayan, Kabupaten Sukabumi pada Ahad (20/1/2019).

“Bagi yang mau menerapkannya silahkan dan yang tidak mau melaksanakan juga jangan di paksakan dan itu juga yang dulu kita sampaikan karena kalau seluruh sekolah yang ada di Indonesia diseragamkan belum memungkinkan,  sebab banyak sekolah-sekolah yang mempunyai fasilitas yang memadai,” tegas Reni.

[Pewarta: Azis R]
Editor: Red.
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close