Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, November 6, 2018

Redaksi sukabumiNews

Monev Pembangunan untuk Memperkuat Pencapaian RPJMD

Kalapanunggal, SUKABUMINEWS.net – Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan diperlukan untuk memperkuat upaya pencapaian tujuan dan sasaran sesuai Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2016-2021. Melalui monev, pemda bisa menfokuskan kebijakan pada RPJMD tersebut.

Demikian dikatakan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami pada acara monev pembangunan yang dirangkai dengan silaturahmi dengan masyarakat di Wilayah III bertempat di SMK Nurul Bayan Kalapanunggal, Selasa (6/11/2018). Monev, ujar bupati, merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses pelaksanaan pembangunan daerah.

"Kegiatan  ini juga strategis untuk mengkomunikasikan kembali hasil-hasil pembangunan. Sehingga mereka yang butuh pecepatan pembangunan dapat ditindaklanjuti oleh pemda," kata bupati.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam kontek mencapai target-target pembangunan diperlukan upaya akselerasi pelaksanaan program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas serta penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan. Hal ini senantiasa membutuhkan usaha yang besar.

"Peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah harus ditingkatkan. Begitu juga sinergi dan koordinasi dengan  pemerintah provinsi dan pemerintah pusat harus lebih diintensifkan," tutur Marwan.

Pada bagian lain bupati mengatakan, pemda harus membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha/swasta untuk mengoptimalkan Tanggung Jawab Sosial dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL) atau   yang lebih dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR). Selain itu perlu juga dijalin kerja sama pemerintah-swasta dalam konsep Public Private Partnership (PPP).

Sementara itu dalam  sesi diskusi  Kepala Desa Barekah, Kecamatan Bojonggenteng Andriansyah menyampaikan harapannya agar dalam rangka percepatan pembangunan di desa lebih mengutamakan program padat karya  sehingga dampak pembangunan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. (*)

Pewarta: Hendri Tias
Editor: Red/BSK
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close