Breaking

Sunday, September 30, 2018

Redaksi sukabumiNews

Walikota Sukabumi Berharap, Masyarakat Memberi Kesempatan untuk Fokus Melaksanakan Tugas-tugasnya ke Depan

[Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi terpilih pada pilkada 2018 bersama istri, sesaat setelah acara Slaturahmi dan Tasyakur Bin Nikmah Sukses Pilkada di Kota Sukabumi Tahun 2018].
CIKOLE, SUKABUMINEWS.net – Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Andri S. Hamami berharap kepada masyarakat, relawan, pengusung dan pendukungnya memberi kesempatan untuk fokus melaksanakan tugas-tugasnya ke depan.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada SUKABUMINEWS sesaat setelah Pasangan Walikota dan Wakil Walikota itu mengadakan Acara Slaturahmi dan Tasyakur Bin Nikmah Sukses Pilkada di Kota Sukabumi Tahun 2018.

Acara Silaturahmi dan Tasyakur Bin-Nikmah yang dilaksanakan di Gedung Juang ’45 pada Ahad (30/9) itu cukup meriah. Relawan, para partai pengusung dan pendukung berbaur menjadi satu di Gedung yang beralamat di Jl. Veteran 1 No.2, Selabatu, Cikole, Kota Sukabumi itu.

“Acara hari ini adalah bentuk kita bersyukur atas proses pilkada yang sudah selesai dan juga saya, pak wakil mohon doa, mohon dukukungan, semoga perjalanan lima tahun kedepan senantiasa ada dalam keberkahan, lancar dan tercapai apa yang menjadi visi misi kami berdua,” kata Fahmi.

“Pokoknya pesta rakyat lah, supaya semua rakyat berbaur,” lanjut Fahmi. “Gak ada batasan, pokoknya semuanya berbaur, mangga siapaun silahkan,” terangnya.

Selain dihadiri oleh para relawan, partai pengusung dan pendukung pasangan yang memiliki jargon FAHAM (Fahmi dan Andri Hamami) yang mempunyai andil besar terhadap kesuksesannya menuju kursi F1 Kota Sukabumi, hadi juga mantan Walikota Sukabumi, para tokoh masyarakat, ulama se-Kota Sukabumi dan tamu undangan lainnya.

(Azis R.)
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu