Breaking
Showing posts with label lintasdaerah. Show all posts
Showing posts with label lintasdaerah. Show all posts

Tuesday, April 16, 2019

Redaksi sukabumiNews

Bagikan Uang di Masa Tenang, Caleg Partai Golkar Tertangkap Tangan Petugas TPS

Salah satu meme tolak politik uang yang disebar Bawaslu Sulsel jelang hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang. (Foto: dok. Istimewa)
Lagi, Caleg Golkar Bagikan Uang Ditangkap Petugas, Siapkan Amplop Isi Rp 200 Ribu

sukabumiNews, POLEWALI – Calon anggota Legislatif  atau Caleg Partai Golkar berinisial HSL membagikan uang kepada rakyat di Provinsi Sulawesi Barat atau Sulbar pada masa tenang kampanye. Sebagaimana telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) masa tenang kampanye berlangsung 14-16 April 2019.

HSL akan maju menjadi anggota DPRD Provinsi Sulbar dari daerah pemilihan atau dapil Sulbar 2. Dia tertangkap tangan oleh petugas TPS saat sedang membagi-bagikan uang Rp 200.000 kepada warga di salah satu rumah warga di Desa Sumarrang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (15/4/2019).

Pembagian uang oleh HSL yang juga Ketua DPRD Polewali Mandar periode 2004-2009 ini diduga terkait pencalonan dirinya kembali sebagai caleg DPRD Sulbar.

Koordinator Wilayah Panwascam Campalagian, Usman, membenarkan adanya laporan petugas TPS yang memergoki salah satu caleg DPRD provinsi dari Partai Golkar yang maju di DPRD Provinsi dapil Sulbar 2.

Temuan oleh Pengawas TPS ini kemudian di laporkan dan ditindak lanjuti oleh Panwascam Campalagian.

"Kebetulan rumah yang didatangi oknum caleg yang bersangkutan, merupakan keluarga salah satu Pengawas TPS yang memergoki HSL," kata Usman.

Usman mengatakan, upaya pembagian uang ini dilakukan langsung oknum caleg tersebut di rumah salah satu warga. Saat sedang membagikan uang, salah satu pengawas TPS datang dan langsung mengambil foto dan rekaman video.

Sang caleg kaget saat dirinya jadi sorotan kamera ponsel petugas TPS yang merekam aktivitasnya. HSL bahkan sempat merampas HP petugas TPS dan meminta menghapus rekaman video dan foto-foto yang terekam kamera petugas.

"Sedang memberikan uang sebanyak Rp 200.000, masing-masing uang pecahan Rp 100.000 dua lembar. Pengawas TPS datang dan dia tidak tahu kalau itu pengawas TPS," kata Usman.

BACA Juga: Caleg PKS di Lombok Timur Terjaring OTT Politik Uang

Oknum caleg tersebut sempat memohon kepada pengawas TPS agar hal ini tidak dilaporkan dan disampaikan kepada Panwascam. Namun, hal ini tidak mempengaruhi tekad pengawas TPS untuk melaporkan ke Panwascam.

Pihak Panwascam Campalagian kemudian bergerak dan melalukan investigasi. Dari lokasi kejadian, Panwascam menyita barang bukti berupa sejumlah uang pecahan Rp 100.000 sebanyak dua lembar. "Kami sudah laporkan kasus ini ke Bawaslu Kabupaten dan sedang dalam pembahasan sentra Gakumdu)," kata dia.

Penjelasan Bawaslu Polewali Mandar

Komisioner Bawaslu Polman Divisi Penyelesaian Sengketa, Suaib Alimuddin, kepada wartawan mengungkapkan, peristiwa ini terjadi pada Jumat (12/4/2019). Hasil ini merupakan temuan dari Panwascam Campalagian. "Panwas sendiri yang menemukan. Barang bukti sudah diamankan berupa uang," kata Suaib.

Sesuai aturan, jika oknum caleg sendiri yang langsung membagikan uang, maka akan dibatalkan pelantikannya jika caleg tersebut terpilih. Namun, jika tim yang membagi, maka tim yang akan ditangkap dan diproses. Suaib mengimbau kepada masyarakat agar sadar dan menolak segala bentuk money politics, sebab pelakunya akan dikenakan pidana.

"Ancaman pidana minimal 2 tahun, denda Rp 24 juta sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," ujar dia.

Ketua Bawaslu Polman, Saifuddin, yang sedang melakukan rapat dengan tim Gakkumdu terkait kasus dugaan money politik ini mengatakan, bahwa kasus ini telah ditangani oleh Bawaslu Kabupaten. Saat ini, pihaknya sedang membahas dugaan laporan money politics tersebut oleh tim sentra Gakumdu.

"Itu masih dugaan ya. Kasusnya sedang kita rapatkan, nanti dihubungi kembali ya," kata Saifuddin. []

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul UPDATE TERKINI: Lagi, Caleg Golkar Bagikan Uang Ditangkap Petugas, Siapkan Amplop Isi Rp 200 Ribu
Redaksi sukabumiNews

Caleg PKS di Lombok Timur Terjaring OTT Politik Uang

Caleg PKS ditangkap karena politik uang. (Foto: dok. Viva)
sukabumiNews, LOMBOK – Oknum calon anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur dapil I dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Ali Akbar, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan masyarakat, Senin malam, 15 April 2019.

Pelaku tertangkap saat membagikan amplop berisi uang dan stiker pada masyarakat di dua dusun. Pelaku kini dalam proses klarifikasi di Bawaslu Lombok Timur.

Ketua Panwaslu Lombok Timur, Retno Sirnopati, mengatakan oknum caleg tersebut diamankan saat tengah kampanye di masa tenang dengan memberikan amplop pada warga.

"Oleh pengawas TPS mendapatkan oknum caleg sedang kampanye di masa tenang di Kecamatan Selong. Kemudian dilaporkan ke pengawasan desa dan pengawasan kecamatan. Kemudian sama-sama dibawa ke Bawaslu Kabupaten," ujarnya.

Oknum caleg dan warga penerima amplop saat ini masih diklarifikasi dan didalami. Retno mengatakan, oknum caleg tersebut terancam dicoret dari kepesertaan dalam Pemilu 2019.

Ketua Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu NTB, Suhardi, mengatakan oknum caleg tersebut dapat dijerat Pasal 523 ayat (2) undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Dia dapat diancam pidana penjara paling lama empat tahun dan denda paling banyak Rp48 juta. []


Sumber: VIVA

BACA Juga: Bagikan Uang di Masa Tenang, CalegPartai Golkar Tertangkap Tangan Petugas TPS

Monday, April 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

Kampanye Akbar Pasangan Capres Cawapres 02, Ribuan Massa Padati Gelora Delta Sidoarjo Jawa Timur

sukabumiNews, SIDOARJO – Ribuan massa memadati Glora Delta Sidoarjo Jawa Timur menyambut kedatangan pasangan Capres dan Cawapres 02 pada Kampanye Akbarnya, Ahad (31/3/2019).

Pantauan sukabumiNews di lokasi, Ketua DPR Marzuki Ali, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Hidayat Nur Wahid dari PKS, Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan, Rachmawati Soekarnoputri,  juru bicara BPN Prabowo-Sandi Gus Irvan Yusuf, Komjen Pol Purnawirawan Sofyan Jacob, dan cucu pendiri Pondok Pesantren Gontor Ponorogo Gus Zulfikar terlihat hadir pada Kampanye Akbar tersebut.

Cawapres Sandi tiba di Gelora Delta Sidoarjo sekira pukul 14.15 WIB, lebih awal dari Capres Prabowo. Tak lama kemudian, Prabowo menyusul dengan menunggangi kendaraan putih. Mengenakan kemeja khasnya dan bertopi koboi, dia berjalan menuju lokasi sambil menyapa para pendukungnya.

Dalam orasinya, Prabowo meminta supaya di putar kembali pidato Bung Tomo untuk memacu semangat rakyat jawa timur dalam berjuang membangun negri ini

“Indonesia ini tidak sebagaimana yang di pikirkan oleh sedikit elite di jakarta sana. Indonesia ini tidak hanya di kuasai oleh elite yang tidak cinta Negara. Rakyat Jawa timur ini yang di pelopori para ulama dan kyai yang berani melawan penjajah,” ujar Prabowo.

“Tidak benar kalau ada pejabat yang mengancam rakyatnya sendiri karena posisi dan pangkat berasal dari rakyat Indonesia,” tegasnya.


Pewarta : Rizalussalim.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, March 25, 2019

Redaksi sukabumiNews

Mengantisifasi Kekurangan Air di Musim Kemarau, Kades Martopuro Inisiatif Bangun Embung


sukabumiNews, PASURUAN - Demi mengantisifasi kekurangan air saat musim kemarau bagi para petani yang ada di wilayah desanya, Mintoha Kepala Desa Martopuro Kecamatan Purwosari Kabupaten Pada, Jawa Tmur brinisiatif membangun Embung (penampungan) Air.

Menurut Mintoha, pembuatan Embung air yang terletak di Dusun Alkemar ini dibangun dari Dana Desa tahun 2016, 2017 dan 2018. Sementara panjang Embung berukuran 104 meter dan lebar 24 meter dengan kedalaman 2 meter.

"Selain untuk mengairi sawah di saat musim kemarau, Embung air ini juga bisa bermanfaat untuk menampung air dikala musim  hujan. Musibah banjir pun setidaknya bisa terantiaifasi dengan adanya Embung ini," kata Mintoha kepada sukabumiNews.net, Senin (25/32019).

"Ada 4 dusun di Desa Martopuro yang sawahnya hanya bisa ditanami saat musim hujan saja," jelas Mintoha. Sehingga sabung dia, dengan adanya Embung air ini kini para petani bisa menanam dan mengairi sawahnya meski saat sedang musim kemarau.


Pewarta: Rizalussalim
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, March 3, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pelda Yasir: TMMD Sejatinya Bukan Program TNI Semata

Anggota TNI bersama warga Kerja Bakti dalam rangka TMMD Sengkuyung I TA. 2019 di RT. 03/39 Jati Rejo Mojosongo Jebres Surakarta. Minggu (3/3/19)
sukabumiNews, SURAKARTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA. 2019 yang dilaksanakan oleh Kodim 0735/Surakarta menambah keharmonisan hubungan antara TNI dan rakyat, khususnya Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta dengan warga masyarakat Mojosongo.

Keharmonisan TNI dengan rakyat di TMMD ini terlihat saat anggota TNI bersama warga melakukan kerja bakti. Salah satunya dalam membangun sebuah mushola di RT.03/39 Jati Rejo Mojosongo Jebres Surakarta, Minggu (3/3/19).

Salah seorang warga Mojosongo, Trimin menuturkan, baru kali ini ia melihat secara langsung kebersamaan antara TNI dan masyarakat bergotong royong. “Dengan kebersamaan saling bahu-membahu, semua pekerjaan yang berat pun akan terasa ringan. Kalau terus-menerus seperti ini InsyaAlloh pekerjaan disini akan cepet beres dan sukses,” imbuhnya.

Sementara itu Batuud Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Pelda Yasir mengatakan bahwa TMMD sejatinya bukan program TNI semata melainkan program terpadu lintas sektoral. “Untuk itu di laksanakan secara terintegrasi bersama Rakyat,” jelasnya.

Pelda Yasir juga berharap, semoga semangat, kebersamaan dan kekompakan, serta sinergitas TNI dengan Rakyat dalam TMMD ini dapat memberikan teladan pada wilayah yang lain.

[Pewarta: Agus Kemplu]
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, February 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

Primkop Kartika Pidie Gelar RAT Tutup Buku Tahun Anggaran 2018

sukabumiNews, ACEH PIEDIE – Primer Koperasi (Primkop) Kartika Pidie menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-50 Tutup Buku Tahun 2018. Mengusung tema "Dengan Semangat Kebersamaan Profesonalisme dan Kerja Keras, Kita Tingkatkan Pengabdian sebagai insan Koperasi dalam rangka pencapaian tugas pokok dan Fungsi Koperasi Kartika", RAT dilaksanakan di Aula Salimuddin Makodim Pidie Gampong Lampeude Baro Jln. Prof A. Majid Ibrahim Sigli, Rabu (20/02).

Hadir pada kegiatan tersebut Dandim 0102/Pidie Letkol Arm Wagino SE, Perwakilan Dinas Perindagkop Kabupaten Pidie, Kasdim Pidie, Jajaran Danramil dan Anggota Babinsa Kodim 0102/ Pidie serta Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XIX Dim Pidie.

Dalam sambutannya dihadapan para Pengurus dan Anggota, Dandim 0102/ Pidie Letkol Arm Wagino,SE menjelaskan, sesuai tata cara dalam koperasi Rapat Anggota Tahunan (RAT) memiliki kekuatan tertinggi yang berhak menetapkan rencana kerja, rencana anggaran belanja dan pengesahan pertanggung jawaban pengurus.

“Mengingat peran stategis tersebut diharapkan setiap peserta dapat berperan dan berpartisipasi aktif dalam rapat ini, dengan menyampaikan secara jujur dan objektif tentang pelaksanaan program kerja tahun buku 2018, serta memberikan masukan guna penyempurnaan rencana kerja tahun 2019 sehingga berkwalitas dan dapat dipertanggung jawabkan,” terangnya.

Dandim menambahkan bahwa sumbangan dan pemikiran tersebut merupakan wujud nyata pertanggung jawaban sebagai anggota koperasi dalam meningkatkan kwalitas dan memantapkan fungsi dan peran koperasi sebagai salah satu alat komando dalam meningkatakan kesejahteraan anggota..

Orang nomor satu di TNI Pidie itu juga mengingatkan kembali apa yang telah disampaikan Ketua Koperasi dalam laporannya bahwa jumlah SHU tahu 2018 sebesar Rp886 juta lebih atau melebihi dari yang direncanakan.

Kendati demikian, menurut Letkol Arm Wagino SE, keberhasilan koperasi itu bukan hanya dilihat dari besaran SHU yang diperoleh, akan tetapi juga dilihat dari sejauh mana meningkatnya kesejahteraan anggota dan keluarga.

“Saya mengajak kepada pengurus yang baru terpilih, dan juga saya berharap supaya nantinya dapat  mengupayakan dan mengutamakan untuk dapat lebih meningkatkan tingkat kesejahteran anggota dan keluarganya,” tutupnya.

[Pewarta: Zoni Jamil]
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
close
close