Breaking
loading...
Showing posts with label gaza. Show all posts
Showing posts with label gaza. Show all posts

Wednesday, June 12, 2019

Redaksi sukabumiNews

Israel dengan Sengaja Menargetkan Rumah Warga di Gaza

sukabumiNews, YERUSALEM – Militer Israel dengan sengaja menargetkan bangunan tempat tinggal di Jalur Gaza yang diblokade pada 3-6 Mei 2019, kata sebuah kelompok HAM Israel dalam sebuah laporan Rabu ini.

"Israel melancarkan serangan udara dan menembakkan peluru ke lebih dari 350 sasaran di Gaza, melukai 153 orang dan menewaskan 25 orang - termasuk 13 orang yang tidak terlibat dalam permusuhan dan tidak berafiliasi dengan kelompok-kelompok militan," kata laporan dari Pusat Informasi HAM Israel di Wilayah Pendudukan.

Menurut laporan itu, di antara para korban adalah dua anak di bawah umur - bayi perempuan berusia tiga bulan dan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun - dan tiga perempuan, salah satunya dalam kondisi hamil.

"Serangan ini adalah bagian dari kebijakan yang dirumuskan oleh pejabat pemerintah dan komando militer senior Israel," tambah laporan tersebut.

Laporan itu mengatakan militer Israel menghantam kantong pantai Palestina dengan serangan udara dan serangan artileri, sementara faksi-faksi perlawanan yang bermarkas di Gaza menembakkan sekitar 700 roket ke arah Israel selatan.

Dikatakan empat orang Israel tewas dan 123 lainnya terluka dalam pertukaran tembakan itu.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 27 orang terbunuh oleh serangan udara Israel.[voa-islam/sukabumiNews]

Monday, September 3, 2018

Redaksi sukabumiNews

Jalur Gaza Terancam Kehabisan Energi

[Foto: Anak di Jalur Gaza di antara reruntuhan puing akibat serangan militer Israel].
Program bahan bakar darurat bantuan PBB kehabisan dana.

GAZA, SUKABUMINEWS.net - Juru Bicara PBB menyatakan krisis energi yang berlangsung di Jalur Gaza terancam bertambah buruk. Hal itu setelah Program Bahan Bakar Darurat Bantuan PBB kehabisan dana.

"Hari ini, koordinator kemanusiaan (Koordinator Residen PBB dan Koordinator Kemanusiaan bagi Wilayah Pendudukan Palestina), Jamie McGoldrick, menulis surat kepada masyarakat donor untuk memberitahu bahwa Program Bahan Bakar Darurat Bantuan PBB, yang menyediakan bahan bakar penyelamat nyawa untuk mengoperasikan generator cadangan yang sudah siap di pusat kesehatan penting, instalasi air, dan kebersihan telah kehabisan dana," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric.

Menurut dia, jika dana segar tidak segera mereka terima, maka layanan di Jalur Gaza bisa berhenti. Padahal, program energi tersebut digunakan untuk mendukung pelayanan di rumah sakit, klinik, pengolahan limbah, instalasi air, hingga kebersiah.

"Jika dana baru tidak segera diterima, kami akan menghadapi potensi bencana kemacetan dalam pengiriman layanan, sedangkan layanan yang diberikan di rumah sakit, klinik, serta pengolahan limbah, instalasi air dan kebersihan akan berhenti," kata Dujarric, yang mengutip McGoldrick, sebagaimana dikutip Xinhua.

Berdasarkan defisit listrik saat ini di Jalur Gaza, setidaknya 4,5 juta dolar AS diperlukan untuk memungkinkan pengiriman sebanyak 1,4 juta liter bahan bakar darurat per bulan. Dana itu dibutuhkan guna melanjutkan layanan itu sampai akhir tahun ini. Saat ini, krisis energi di Jalur Gaza menyebabkan pemadaman listrik sampai 20 jam per hari. (ROL)

Sumber : Antara
close
close
close