Breaking
Showing posts with label events. Show all posts
Showing posts with label events. Show all posts

Monday, February 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ketua MPR RI Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Sekaligus Resmikan Gedung Pertemuan Ponpes Moderen Assalam Sukabumi

sukabumiNews, WARUNGKIARA – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Moderen Assalam yang beralamat di Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Ahad (3/1/2019). Datang bersama Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional Hj. Desy Ratnasari, M.Psi., M.Si. Ketum PAN itu disambut ramah oleh ratusan santri dan masyarakat sekitar.

Selain Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, kedatangan kedua politikus PAN itu juga sekaligus dalam rangka meresmikan Gedung Pertemuan Pondok Pesantren (Ponpes) Moderen Assalam dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua MPR RI. 
Dalam sambutannya Ketua MPR RI itu menyebut bahwa Ponpes Moderen Assalam merupakan Pondok Pesantren terbaik se-Jawa barat. Dia juga berpesan kepada seluruh yang hadir untuk menyikapi dengan bijak, saling menghormati dan saling menghargai pesta demokrasi yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan.

“Kita melaksanakan pemilu bukan untuk perang melainkan memilih saudara dan antara kita sendiri. Oleh karena itu kita harus saling menghormati, menghargai, bergembira, frendly kompetisi,” kata Zulkifli.

Sementara itu Desy Ratnasari yang juga turut mengisi acara ini memberikan apresiasi kepada seluruh guru terutama kepada para santriwati Ponpes Assalam, yang dinilai sangat cakap dalam berbahasa Arab dan bahasa Inggrisnya. Tidak hanya itu menurut Desy, mereka juga pandai dalam seni dan budayanya.

“Terpenting kita sebagai sosok perempuan santri yang insyaAllah sholehah, harus bisa menggali potensi dan membangun diri agar senantiasa bisa bermanfaat bagi negeri dan masyarakat," tutur Anggota DPR RI Komisi IV dari PAN ini.

Desy juga mengulang pesan yang disampaikan Ketua MPR, bahwa santriwati tidak hanya harus menjadi seorang ustadzah saja, akan tetapi mereka juga harus menjadi seorang teknokrat atau seorang politikus. Sebab menurutnya, di dalam dunia politik perempuan bisa memberikan kontribusi besar terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan untuk membangun Negeri Indonesia di masa mendatang.

Di lain pihak, pimpinan pondok pesantren Encep Hadiana, merasa bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan kedua politikus PAN untuk meresmikan Gedung Pertemuan Ponpes Moderen Assalam, khusus ponpes putri. “Dan terkait hal ini kita sudah mengagendakannya,.kata Encep.

Dijelaskan Encep, harapan besar atas kedatangan Ketum PAN itu untuk membawa keberkahan kepada lembaga. Selain meresmikan gedung pertemuan, tambah dia, Ketua MPR itu juga memberikan wakaf tanah seluas 5000 meter yang berlokasi di sebelah lembaga kita. “Kalau di uangkan nilainya sekitar setengah milyar rupiah dari uang pribadinya,” tambahnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut petinggi Masjid Nabawi Arab Saudi, Syekh Jam'an bin Abdillah Ashiri, Kapolsek Wrungkiara, Koramil, para Muspika, Tokoh Ulama dan masyarakat, beserta tamu undangan lainnya.

[Pewarta: Azis R]
Editor: Red.

Saturday, February 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ratusan PNS di Kemenkumham Keresidenan Bogor Raya Diangkat dan Diambil Sumpah

Kepala Lapas Kelas III Warungkiara, Cristio mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara serentak di Seluruh Indonesia.
sukabumiNews, CIKEMBAR – Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Keresidenan Bogor Raya menggelar apel akbar sekaligus pengukuhan dan pengambilan sumpah bagi PNS tahun 2017di lingkungan Kemenkumham. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Aula Nanggala Yon Armed 13 pada Jum'at 1 Februari 2019.
                  
Kepala Lapas Kelas III Warungkiara, Cristio mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara serentak di Seluruh Indonesia.

Cristio juga menjelaskan, untuk wilayah Jawa Barat terbagi menjadi per-keresidenan. “Seperti kresidenan wilayah Bogor Raya terdiri dari 13 unit pelaksana teknis, kesemua itu di fokuskan dilapas Kelas III Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat," ungkapnya.

"Alhamdulillah dari 491 orang jumlah PNS di Kementerian Hukum dan Ham ini ada 55 orang dari Lapas kelas III Warungkiara telah diangkat,” jelas Cristio kepada sukabumiNews.


Cristio berharap, kedepan mereka yang dari awal sudah di gadang sebagai tunas pengayoman dapat tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang kuat seperti Lambang Kementerian Hukum dan Ham yaitu Pohon Beringin.

Dia juga menegaskan, menjadi seorang aparatur di Kementerian Hukum dan Ham harus dapat memberikan pelayanan, pengayoman terhadap masyarakat terutama kepada warga binaan sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Sementara itu, Putri (24) yang di tugaskan di Rutan Gunung  Sindur mengungkapkan, saat ini dirinya merasa senang bisa ikut diambil sumpah, sebab dalam kurun satu tahun mengikuti CPNS, pada akhirnya ia bisa dilantik menjadi PNS saat ini.

“Harapannya saya, setelah diangkat menjadi ASN semoga bisa lebih baik lagi serta bisa memperbaiki diri sendiri, pola kerja kita sendiri dan bisa terus maju lagi." Imbuhnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: Red.

Friday, February 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pisah Sambut Kadishub Kabupaten Sukabumi Berlangsung Hidmat

sukabumiNews, CIKEMBANG – Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Sukabumi, H. Thendy Hendrayana menyerahkan jabatan kedinasannya kepada Kepala Dinas Perhubungan yang baru, Ir. Lukman sudrajat. Penyerahan jabatan secara administrativ oleh Kadis Perhubungan yang lama kepada Kadis Perhubungan Kabupaten Sukabumi yang baru itu berlangsung hidmat.

Hal ini dilakukan setelah adanya rotasi kepala di semua dinas oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi belum lama ini. “Hari ini kita melaksanakan suatu rangkaian kegiatan, pada tanggal pertiga januari Pemkab Sukabumi melakukan rotasi di semua dinas. Intinya kita melaksanakan acara pisah sambut secara administratif, normatif dan aspek legalnya,” kata Lukman Sudrajat kepada sukabumiNews usai acara digelar di aula Gedung Dinas Perhubungan di Cikembang Kabupaten Sukabumi, Kamis (31/1/2019).

Disampaikan lukman, dalam tiga minggu ini ia harus memahami tentang tufoksi dan regulasi yang ada di dinas perhubungan seperti rekomendasi, kir dan yang lainnya. “Kalau ada hal-hal yang belum sempurna tak sesuai dengan regulasi maka kita akan sempurnakan dengan tetap mengacu kepada peraturan yang sudah ada,” tambah Lukman.

Adapun terkait pembangunan bandara di Cikembang, Lukman menjelaskan bahwa hal itu sudah menjadi kewenangan pusat. “Namun demikian kita juga membantu dalam berbagai hal diantaranya mendata pembebasan tanah. Hanya baru sampai disitu untuk membahas bandara. Sebab perencanaannya oleh kementerian sudah dibuat,” jelas dia.

Lukman menuturkan, dengan bertambahnya transportasi yang tidak hanya di darat, tetapi kalau pelabuhan plumpang regional jadi, transportasi laut juga bisa dijadikan alat. “Andai kata pelabuhan jadi juga kemungkinan akan menjadi transportasi udara untuk menunjang geo park. Karena geo park ini sudah mempunyai sertifikat internasional Uni Unesco,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya telah membaca program Kadis Perhubungan yang lama. Dan memang menurutnya program yang digagas Kadis sebelumnya yaitu Thendy Hendrayana sangat bagus, bahwa untuk tahun sekarang ini ada kajian, kaitan lalu lintas koridor utara.

“Ini adalah salah satunya yang akan dikaji. Tapi tentunya untuk penanganan jangka pendeknya, waktu kemarin juga sudah melakukan rekayasa lalu lintas sudah dilakukan dikarenakan koridor utara ini statusnya jalan nasional maka tata letak implementasinya pun oleh kementerian perhubungan dan kita hanya bisa mengusulkan saja," jelas Lukman

Sementara itu Thendy Hendrayana S.Ip, M.Si selaku Kadis yang lama mengatakan, saat ini dirinya tengah melaksanakan sebuah tradisi,  yang mana ketika terjadi rotasi dan mutasi di lingkungan Pemda Kabupaten Sukabumi selalu di iringi dengan kegiatan lanjutan temu pisah. “Yang datang memperkenalkan diri, sementara yang pergi juga berpamitan," ucapnya.

Sementara, tugasnya yang paling berat saat menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan yaitu dalam menjawab harapan masyarakat, bahwa dishub harus mampu untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.

“Sesuai dengan perencanaan kita menyelesaikan tugas seiring dengan berakhirnya tahun. Akan tetapi tugas itu harus berkelanjutan dan diteruskan oleh pejabat baru Kepala Dinas Perhubungan,” tutur Thendy.

“Hal yang pokok yang menjadi perhatian serta sorotan dari masyarakat hari ini adalah kita masih mempunyai persoalan dikelancaran lalu lintas yaitu masih terjadinya kemacetan di beberapa titik di Wilayah Kabupaten Sukabumi,” jelas dia.

Dia berharap mudah-mudahan dengan pejabat yang baru, mampu mengemban kepercayaan pimpinan dan harapan masyarakat agar dinas perhubungan Kabupaten Sukabumi bisa mengurai serta memperlancar arus kemacetan lalu lintas di Kabupaten Sukabumi.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.

Thursday, January 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Bupati Sukabumi Resmikan IGD RS. Sekarwangi Cibadak Senilai Rp13 Milyar

Bupati Sukabumi Drs.H.Marwan Hamami meresmikan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), gedung Intensiv Care Unit (ICU), dan gedung Rawat Inap paru-paru (Fatmawati) yang di bangun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi dengan anggaran sebesar Rp13 Milyar.
sukabumiNews, CIBADAK – Bupati Sukabumi Drs.H.Marwan Hamami meresmikan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), gedung Intensiv Care Unit (ICU), dan gedung Rawat Inap paru-paru (Fatmawati) yang di bangun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi dengan anggaran sebesar Rp13 Milyar.

“Dengan diresmikan Gedung baru ini, semua jenis pelayan bisa lebih baik dan terintegrasi karena sudah masuk Rumah Sakit Tipe B,  maka fasilitas dan pelayanan pun semakin hari harus lebih baik,” ucap Marwan Hamami saat sambutan pada peresmian yang dilaksanakan di Aula RSUD Sekarwangi, Rabu (23/1/ 2019)

Marwan melanjutkan bahwa hari ini ada program beasiswa yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah untuk anak-anak yang ingin menjadi Dokter. Utuk masalah persyaratan dan ketentuannya, jelas Marwan setelah berhasil mereka harus kembali ke daerah.

“Sama halnya ketika saya dulu pada Tahun 2006 ikut andil melaksanakan program ini. Yang ingin menjadi bidan kita biayai lalu ketika sudah selesai sekolahnya harus mengabdi di pemerintahan Kabupaten Sukabumi,” kenang Bupati Sukabumi itu.

“Begitu juga dengan Dokter. Ketika anak-anak lulus sekolah SMA ingin menjadi Dokter dan keluarganya tidak mampu, padahal anak tersebut mempunya prestasi, maka pemerintah Kabupaten Sukabumi akan mendorong untuk memberikan beasiswa sampai lulus, dengan syarat setelah lulus harus mengabdi,” jelas Marwan.

[Pewarta: Azis R]

Editor: A. Malik AS/Red]

Monday, January 21, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pemda Kota Sukabumi Jadikan Kotanya Indah Bebas dari Sampah

sukabumiNews, KOTA SUKABUMI – Keindahan dan kebersihan kota menjadi tanggung jawab semua warga, jangan sampai sampah mengotori kota dan menjadi penyebab bencana. Kota sukabumi yang indah dan ramah lingkungan akan terwujud dengan dukungan masyarakat yang sadar untuk hidup sehat bebas dari sampah.

Ungkapan tersebut merupakan kutipan dari status facebook yang ditulis Wakil Walikota Sukabumi Andri S Hamami usai melaksanakan kegiatan bertajuk “Gerakan Beberesih Kota”, baru-baru ini.

Andri juga menganjurkan kepada para pedagang bahwa mereka harus mulai tertib dan tidak membuang sampah sembarangan dan trotoar yang masih dipergunakan untuk berjualan oleh para PKL harus mulai bebas dari sampah.  “AYOOOO jadikan Kota sukabumi yang Indah bebas dari Sampah,” ajaknya.

Kegiatan Beberesih Kota tersebut di ikuti oleh ratusan orang mulai dari Sekda, Unsur Muspida dan ASN dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Sukabumi, pelajar dan mahasiswa, beserta sejumlah penggiat Media Sosial (Medsos) yang tergabung dalam “Sobat Kang Fahmi” pada Jum’at pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Andri S Hamami.

Sementara itu Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi saat dikonfirmasi menjelaskan, kegiatan ini tiada lain bertujuan untuk menjadikan Kota Sukabumi yang bersih dan nyaman, serta memotivasi masyarakat untuk selalu beberesih (menjaga kebersihan) di manapun mereka tinggal.

“Ke depannya Jum'at bersih (Jumsih) akan kembali digalakkan karena kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tangung jawab bersama,” kata Fahmi.
.
“Ini merupakan bagian penting dari kegiatan pemerintah Kota Sukabumi dan masyarakat,” tambah Fahmi.

Fahmi juga menegaskan bahwa setiap elemen masyarakat wajib untuk melakukan kegiatan kebersihan dan bekerjasama dalam menciptakan lingkungan yang bersih untuk menunjang kesehatan.

Sementara itu Ketua Aliansi Relawan Achmad Fahmi (Arafah) Rine Murdini yang juga selaku Ketua DPD Kartini Perindo Kota Sukabumi yang turut serta pada kegiatan tersebut bersama anggotanya mengatakan, jika lahir seseorang bersih maka hatinya ikut bersih. “Insya Allah sehat lahir akan menunjang pada kesehatan batiniyah seseorang,” ucapnya.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi (kedua dari kanan) pimpin kegiatan Beberesih Kota

Wakil Walikota Sukabumi, Andri S Hamami (memegang sapu lidi) turut memimpin kegiatan Beberesih Kota

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi selfie bersama para pelajar dan masyarakat, usai kegiatan Beberesih Kota

[Pewarta: Azis R/Herdi]
Editor: Red.

Monday, January 7, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pisah Sambut Kadis DKPESDM, Semoga Kadis yang Baru Bisa Lebih Bekerja Sama dalam Menjalankan Tugas-tugas Kedinasan

Ir. Adi Purnomo, MM. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Energi Sumber Daya Mineral (DKPESDM) Kabupaten Sukabumi kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
Cisaat, SUKABUMINEWS.net – Ir. Adi Purnomo, MM. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Energi Sumber Daya Mineral (DKPESDM) Kabupaten Sukabumi kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Sementara itu Kepala DKPESDM, kini di jabat oleh Drs. Aam Amar Halim MSI. Aam Amar sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sukabumi.

Hal ini diketahui setelah Bupati Sukabumi H Marwan Hamami merotasi dan Memutasi 273 PNS beberapa waktu lalu.

Menyikapi hal ini, Kadis Ketahanan Pangan yang baru saja di lantik Adi Purnomo menyampaikan kesan dan pesan selama masa tugasnya di DKPESDM selama lebih kurang selama 8 tahun itu.

Menurutnya, ketika menjabat selaku DKPESDM  yang lebih kurang 8 tahun, dia tidak bekerja sendirian, tetapi  selalu berkerjasama dengan seluruh perangkat DKPESDM yang lain.

Oleh karena itu tutur Adi Purnomo, apabila dalam masa kepemimpinan ada kesalah pahaman dan beda penafsiran atau ada yang kurang berkenan, baik berupa sikap, tindakan, dan perkataan, ia mohon maaf yang setulus-tullusnya.

“Saya juga mengapresiasi, dan mengucapkan terima kasih atas bantuan seluruh perangkat DKPESDM Kabupaten Sukabumi selama saya menjabat," ucap Adi Purnomo saat acara pisah sambut yang dilaksanakan di Aula DKPESDM Komplek Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (7/1/2018).

Dia juga berharap, DKPESDM di bawah kepemimpinan kepala dinas yang baru, bisa lebih bekerja sama dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan. Dan pemerintahan DKPESDM Kabupaten Sukabumi ke depan akan semakin maju dengan program-programnya unggulannya.

Masih di tempat yang sama, Aam Amar Halim selaku Kadis DKPESDM yang baru menggantikan Adi Purnomo menyampaikan pesan moral bahwa dalam hidup dan penghidupan jangan pernah terbetik di sanubari akan ketidak yakinan terhadap perubahan. Sebab menurutnya, segalanya sudah tertulis pada kuasa dan rohman rohimnya Allah SWT.


Acara yang dihadiri seluruh pegawai ASN DKPESDM Kabupaten Sukabumi ini di gelar untuk merekatkan hubungan silaturahmi antara para pejabat baru dan yang lama dengan seluruh pegawainya.

[Pewarta: Azis. R]
Editor: Red.
close
close