Breaking
loading...
Showing posts with label events. Show all posts
Showing posts with label events. Show all posts

Sunday, June 23, 2019

Redaksi sukabumiNews

Kopri PMII Kota Bandung Gelar Kegiatan Bertajuk 'Merawat Kembali Nilai-Nilai Nasionisme Pasca Pemilu'

sukabumiNews, BANDUNG – Kops Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PMII) Kota Bandung mengadakan kegiatan berupa dialog kebangsaan di aula gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung, Jl. H. Kurdi 1 No.104, Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.

Kegiatan yang bertajuk Merawat Kembali Nilai-Nilai Nasionisme Pasca Pemilu dan dihadiri oleh peserta lintas organisasi se-Kota Bandung ini dilaksanakan dalam rangka halal bihalal pasca Idul Fitri dan pemilu 2019.

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Yosep Yusdiana selaku aktifis Jawa Barat dan Majelis Pembina Daerah (Mabinda), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) jawa barat, Bawaslu Jabar yang diwakili oleh Iji Jaelani (staf), dan Hendra Guntara selaku ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Bandung.

“Tujuan kegiatan ini adalah terciptanya rekonsiliasi sosial di masyarakat. Kerena pemilu merupakan mandat konstitusi yang menjadi bagian dari kita smua, maka jangan sampai demokrasi dan Pemilu menjadi antagonis, kontra produktif,” ujar Ketua Pelaksana Kegiatan, Nurfauzy Abdillah kepada sukabumiNews, Jum’at (21/6/2019).

Oleh karenanya, menurut Nurfauzy, pemuda harus mampu menjadi garda terdepan dalam meredam potensi konflik. “Masyarakat harus diarahkan untuk berfikir rasional dalam memaknai paham berbangsa dan bernegara pada konteks demokrasi yang beradab," tuturnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh peserta yang terdiri dari PMKRI, Alam Jabar, Jaringan Perempuan Membangun Negeri dan wartawan ini dibuka langsung oleh Ketua Kopri Kota Bandung,  Ajeng Sylva.

Dalam sambutannya Ajeng mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan merupakan upaya yang dilakukan oleh Kopri Kota Bandung untuk meredam konflik di masyarakat. Ajeng menghimbau kepada pemuda maupun masyarakat untuk tidak terjebak pada isu-isu hoaks dan mudah terprovokasi.

Kegiatan dialog kebangsaan ini berlangsung selama 4 jam dari mulai pukul 14.30 Wib sampai 18.30 Wib.


Pewarta: Novi Gumilar/DN
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, June 13, 2019

Redaksi sukabumiNews

Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim

sukabumiNews, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung masa jabatan 2019-2024. Gubernur dan wakil gubernur yang dilantik sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49/P Tahun 2019 tanggal 2 Mei 2019 masing-masing ialah Arinal Djunaidi dan Chusnunia.

Informasi yang diterima sukabumiNews dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan petikan surat keputusan presiden oleh Presiden Jokowi kepada Arinal-Chusnunia, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/6) siang sekitar pukul 09.45 WIB.

Petikan surat keputusan tersebut diserahkan Presiden Joko Widodo kepada keduanya di Istana Merdeka sebelum kemudian menjalani prosesi kirab menuju Istana Negara. Selama prosesi, mereka diiringi oleh pasukan kehormatan Paspampres dengan turut didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Pengambilan sumpah dan pelantikan kemudian digelar di Istana Negara. Setelah dilantik, keduanya akan langsung mengemban amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk masa jabatan tahun 2019 sampai dengan 2024 mendatang.

"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur/wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," demikian Presiden memimpin pengucapan sumpah jabatan.

Acara pelantikan tersebut kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla untuk kemudian diikuti oleh tamu undangan yang hadir.

Pewarta: Didi Muryadi
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Presiden Jokowi: Perang Dagang Munculkan Peluang Baru bagi Indonesia

Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan pengurus Kadin dan Hipmi di Istana Negara, Rabu (12/6).   
sukabumiNews, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menerima kunjungan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 12 Juni 2019.

Dalam pengantarnya, Kepala Negara menyampaikan bahwa dirinya ingin mendapatkan masukan dari kalangan pelaku usaha. Presiden juga ingin mengetahui kondisi dan kesulitan-kesulitan yang ditemukan di dunia usaha Indonesia.

"Siang hari ini saya minta masukan, tapi enggak usah banyak-banyak, kira-kira yang konkret satu sampai tiga (masukan) yang kira-kira bisa kita kerjakan. Biar saya bisa kerja, (dan tahu) apa yang diinginkan pengusaha," ucap Presiden dalam pesan yang diterima sukabumiNews dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Kamis (13/6/2019).

Selain itu, Kepala Negara juga membahas soal kondisi terkini mengenai perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Meski menimbulkan gejolak perekonomian global, Presiden berpandangan bahwa perang dagang tersebut sebenarnya memunculkan peluang bagi Indonesia yang dapat dimanfaatkan dengan baik.

"Jangan kita memandang itu (perang dagang) sebagai sebuah masalah besar. Tetapi menurut saya adalah sebuah peluang yang bisa kita ambil dari ramainya perang dagang ini. Saya melihat bapak, ibu, dan saudara semua berada pada garis yang paling depan dalam memanfaatkan peluang ini," ujarnya.

Presiden melanjutkan, tarif bea masuk terhadap produk-produk Tiongkok oleh pemerintah Amerika Serikat dalam perang dagang tersebut misalnya dapat dimanfaatkan Indonesia untuk masuk ke pasar Negeri Paman Sam tersebut. Indonesia disebutnya harus dapat memperbesar ekspor produk-produknya ke Amerika Serikat.

"Saya melihat misalnya seperti pasar di Amerika yang sebelumnya dimasuki produk-produk dari Tiongkok, ini bisa menjadi peluang-peluang kita untuk bisa memperbesar kapasitas sehingga produk-produk kita bisa masuk ke sana," ucap Presiden.

Tampak hadir dalam pertemuan ini di antaranya ialah Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani, dan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bahlil Lahadalia.


Pewarta: Didi Muryadi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Bupati Sukabumi: Jalinan Silaturahmi akan Berdampak Positif bagi Kemajuan Pembangunan

sukabumiNews, WARUDOYONG - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar acara Halal Bihalal Idul Fitri 1440 H, bertempat di Bale Budaya Pudak Arum Penodop Jln. A Yani Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (12/6/2019).

Hadir pada acara halal bihalal yang bertema “Merajut silaturahmi, memperkuat ukhuwah, membangun Sukabumi lebih baik” itu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami didampingi Wakil Bupati Adjo Sardjono beserta jajaran muspida, para pejabat daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, HM. Agus Mulyadi; Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi; Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro; Dandim 0607, Letkol Kav. Mujahidin; dan Kajari Cibadak, Alex Sumarna, Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri;  Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, H. Abas Resmana; Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, DR. KH. A. Komrudin; Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, HU. Ruyani.

Dalam sambutannya bupati mengajak kepada masyarakat untuk selalu memperkuat ukhuwah (persaudaraan). Menurut bupati, dalam rangka mewujudkan Sukabumi lebih baik, ukhuwah yang terbentuk oleh jalinan silaturahmi akan berdampak positif bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Dia mengatakan, di bulan Syawal ini ummat Islam bisa memberikan peningkatan dari hasil yang di dapat saat menjalani ibadah di bulan ramadhan.

Marwan menegaskan, ada dua poin penting yang dapat kita ambil hikmahnya dari ibadah ramadhan, yakni meningkatkan ketaqwaan dan rasa syukur yang harus diyakini dan di-implementasikan.

“Penguatan peningkatan ketakwaan dari posisi syawal ini tidak harus mengendor, akan tetapi harus semakin kencang. Itulah penguatan Syawal, sehingga akan mewujudkan rasa syukur kita kepada Allah Swt,” tegasnya.

Meski begitu, kata bupati, apa yang di limpahkan kepada kita harus menjadi nilai poin untuk meningkatkan kesejahteraan. “Dan secara umum, setelah menyelasaikan bulan ramadhan ini tentunya kita harus bisa berbuat lebih bermanfaat bagi masyarakat," tambahnya.

Pada kesempatan itu bupati juga atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf.

“Di hari fitri ini kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi  serta saya pribadi mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami memohon  maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan kepada Bapak dan Ibu semua, umumnya masyarakat Kabupaten Sukabumi,” imbuhnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, June 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

Alumni Ponpes Al-Fath Bukber dengan Gelar Nasi Liwet (Ngaliwet) Sepanjang 100 Meter

sukabumiNews, GUNUNG PUYUH – Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath mengadakan Buka Puasa Bersama (bukber) dengan menggelas Nasi Liwet sepanjang lebih dari 100 meter. Pertemuan Alumni di akhir Bulan Ramadhan 1440 H yang dilanjutkan dengan makan nasi lewet ini digelar di Jln. Merbabu, Perum Gading Asri Kencana pada Sabtu (1/6/2019).

"Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi pesantren dalam rangka mempererat tali persaudaraan,” ujar Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH. Fajar Laksana kepada sukabumiNews.

Menurut Fajar, pertemuan para alumni ini merupakan bagian dari Jalinan Silaturahmi yang menghubungkan Al-Fath dengan Alumni, sekaligus wujud rasa syukur atas perkembangan ponpes Al-Fath. “Perkembangan ini berkat dukungan Moril maupun Materil serta Doa segenap elemen Pesantren, termasuk pemerintah,” tambah Fajar.

Hadir juga dalam acara tersebut, mantan Wali Kota Sukabumi yang pernah menjabat 2 Priode yakni HM Muraz. Dalam kesempatan ini Muraz memandang bahwa acara pertemuan para alumni dengan Ngaliwet Bareng ini sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi antara santri, alumni dan Kyai serta segenap elemen Pesantren.

"Kebetulan Pertemuan Alumni ini berlangsung pada bulan Ramadhan, jadi ngaliwetnya berbarengan dengan buka puasa bersama,” ujar mantan Walikota yang kini menjadi Anddota DPR RI terpilih pada pemilu 2019 itu.

Intinya, jelas Muraz, kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi antara alumni dengan pengajar dan pimpinan pondok pesantren. “Hal ini sangat baik sebagai wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan," pungkasnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, June 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi Mengajak Insan Pers Turut Berperan Aktif dalam Pembangunan

sukabumiNews, CIKOLE – Wali Kota Sukabumi, H.Achmad Fahmi mengajak insan pers yang biasa meliput kegiatan di wilayah Kota Sukabumi untuk bersilaturahmi dan buka puasa bersama di salah satu hotel yang terletak di Jl. Surya Kencana, Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Jum’at (31/05/2019).

Pada kesempatan tersebut Wali Kota mengajak insan pers untuk turut berperan aktif dalam pembangunan yang tengah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, karena menurutnya, sebesar dan sehebat apapun pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tidak bisa diketahui oleh masyarakat tanpa peran serta insan pers.

"Sekali lagi saya sampaikan, tidak mungkin pembangun ini bisa berhasil dengan baik sesuai dengan pencapaian target visi misi, kalau tidak didukung oleh Media," ujar Fahmi.

Fahmi menjelaskan, pembangunan tidak akan bisa berjalan sesuai target jika tidak didukung dan didorong oleh Lima pilar yang disebut ACBGM, yaitu Akademisi, Bisnis, Comunitas, Goverment dan Media.

“Apabila ke-lima pilar ini berkolabarasi dengan baik, maka insyaAllah akan mampu mempercepat pembangunan,” jelasnya.

Oleh karena itu tambah Fahmi, Pemkot Sukabumi membutuhkan masukan, ide cemerlang, saran, bahkan kritikan, terutama dari para awak media yang setiap harinya mengetahui dan menemukan permasalahan di lapangan, agar pembangunan bisa berjalan lebih efisien .


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close