Breaking
loading...
Showing posts with label Satpol-PP. Show all posts
Showing posts with label Satpol-PP. Show all posts

Tuesday, May 7, 2019

Redaksi sukabumiNews

Hari Kedua Ramadhan, SATPOL-PP Tegakkan Perwal Kota Sukabumi

sukabumiNews, WARUDOYONG – Memasuki hari kedua Bulan Ramadhan 1440 H, Kesatuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Moga Sukabumi melakukan operasi tertib Ramadhan di beberapa tirik pusat perbelanjaan dan beberapa ruas Jalan di Kota Sukabumi, Selasa (7/5/19).

Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah, SatPol PP, Kota Sukabumi, Ajat Sudrajat SH mengatakan, kegiatan operai tersebut merujuk kepada Peraturan Walikota no 11 Tahun 2013 tentang tertib Ramadhan.

"Kita mengawali kegiatan dengan melakukan Himbauan dan wawar keliling termasuk di sejumlah Supermarket dan rumah makan di beberapa ruas jalan di Kota Sukabumi, seperti Jalan Otista, Jalan Ahmad Yani, Jalan R.E. Martadinata, serta Jalan Syamsudin SH," jelas Ajat kepada sukabumiNews diruang kerjanya, Selasa.

Ajat mengungkapkan, selama dua hari memasuki Bulan Ramadhan 1440 H ini, suasana berlangsung kondusif, semua rumah makan dan tempat perbelanjaan yang tersisir sampai saat ini belum ditemukan adanya pelanggaran.

"Kita mendatangi supermarket untuk memberikan himbauan dan Alhamdulillah pada hari kedua ini mereka belum melakukan kegiatannya sebelum pukul 16. 00 wib, namun untuk yang sifatnya take away atau delivery itu diperbolehkan meski tidak boleh disajikan atau makan di tempat," ungkapnya.

Selain itu kata Ajat, pihaknya sudah memberikan himbauan untuk tempat hiburan malam (THM) bahwa tidak diperbolehkan buka selama bulan Ramadhan, termasuk tempat olahraga ketangkasan Bola Sodok (Billiard) yang diduga bisa dijadikan tempat perjudian.

“Untuk pemilik THM dan restoran yang tidak mengindahkan Perwal tersebut akan diberikan peringatan bertahap, namun jika masih membandel akan dicabut SIUP atau SIU-nya ," tuturnya.

Meski begitu lanjut Ajat, untuk warung-warung nasi yang tidak berizin akan diberikan sanksi tegas berupa penahanan barang dagangannya dan akan diproses lebih lanjut dikantor SatPol PP Kota Sukabumi.

Dalam melaksanakan PerWal no 11 Tahun 2013 juga, tegas Ajat, SatPol PP akan menertibkan anak jalanan, gelandang dan pengemis yang sifatnya mengganggu kekhusuan bulan suci Ramadhan. Kita akan koordinasikan dengan Dinas sosial untuk menanganinya jika kedapatan ada anak jalanan dan gepeng," imbuhnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, April 15, 2019

Redaksi sukabumiNews

Tangani Ribuan Sampah APK, Satpol-PP Kota Sukabumi Bekerjasama dengan DLH

sukabumiNews, WARUDOYONG – Memasuki hari kedua masa tenang kampanye, ribuan sampah Alat Praga Kampanye terkumpul pasca ditertibkannya oleh Satpol PP Kota Sukabumi. Kendati demikian, hal itu tidak dianggap sebagai masalah besar karena petugas Satpol-PP sudah bekerjasama dengan Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kota Sukabumi untuk menanganinya.

"Setelah melakukan pemilahan, sampah-sampah tersebut akan di buang ke TPSA Cikundul dengan dibantu oleh Dinas Lingkungan hidup," Kata Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah (Kabid PPD) Satpol PP Kota Sukabumi, Ajat Sudrajat kepada sukabumiNews, Senin (15/4/2019).

Sudrajat menjelasjan, sebagian dari sampah tersebut akan di daur ulang dan yang sebagiannya akan dihancur leburkan, namun saat ini sampah tersebut masih ditampung di Kantor Satpol-PP Kota Sukabumi.

"Nanti kita akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi untuk mengangkutnya ke TPSA Cikundul setelah masa penertiban selesai," ujarnya

Menurut Sudrajat, permasalahan sampah APK tidak perlu dikhawatirkan, terlebih tentang sampah bekas Baligo, karena sebagian pihak ada yang membutuhkan dan masih bisa dialih fungsikan untuk dibuat kerajinan tangan.

"Berdasarkan pengalaman Pilkada tahun lalu, sampah tersebut bisa ditangani tanpa menyisakan persoalan, namun untuk saat ini kita tampung terlebih dulu sampah tersebut selama tiga hari, berbeda dengan sebelumnya yaitu disimpan sampai tiga bulan," jelas Ajat Sudrajat.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close