Breaking
loading...
Showing posts with label LSM. Show all posts
Showing posts with label LSM. Show all posts

Saturday, June 29, 2019

Redaktur sukabumiNews.net

LSM KOMPAK Pertanyakan Komitmen Dinas PMD dan Inspektorat Soal Pemeriksaan SPJ Keuangan Desa

sukabumiNews, SUKALARANG – DPD LSM Koalisi Masyarakat Pengawal Konstitusi (KOMPAK) Kabupaten Sukabumi mempertanyakan profesionalisme kerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) dalam menangani serta memeriksa laporan keuangan desa pada penggunaan bantuan dana desa (DD) di Kabupaten Sukabumi. Aktivis KOMPAK, juga mempertanyakan komitmen Dinas Inspektorat dalam kapasitasnya memeriksa dan mengawasi tindakan yang berpotensi melanggar aturan penggunaan dana desa.

Sekjen DPD KOMPAK Kabupaten Sukabumi, Dadang Zamaludin mengungkapkan ada banyak dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa oknum kepala desa. Mereka kata Dadang, diduga melakukan praktek korupsi dana desa yang mengakibatkan hasil pembangunan infrastruktur desa, tidak dapat bertahan lama alias diduga dikerjakan secara asal-asalan.

Ketua LSM Kompak, Dadang Zamaludin
Dadang Zamaludin (mengenakan seragam LSM KOMPAK) saat diwawancarai awak media beberap waktu lalu.*  
Tidak hanya pada masalah pembangunan saja, menurut Ustadz Dadang, sapaan akrabnya di lingkungan aktivis, juga menyebut adanya dugaan pelanggaran pada pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh beberapa oknum kepala desa. Menurutnya, hal tersebut sangat mudah diketahui jika kita melihat langsung laporan keuangan desa dan mencocokannya dengan nilai pasaran harga barang yang mereka beli.

"Berdasarkan laporan tim investigasi, ada banyak pekerjaan berupa pembangunan infrastruktur jalan menggunakan Dana Desa (DD) di Kabupaten Sukabumi, terlihat tampak rapuh dan rusak pasca dibangun. Selain itu, kami menemukan adanya dugaan Mark Up pada pengadaan barang dan jasa. Kami menduga ada potensi korupsi di sana," ungkap Ustadz Dadang Zamaludin kepada sukabumiNews saat ditemui di kediamannya di Kp. Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/06/2019) siang.

Hasil investigasi lapangan yang dilakukan aktivis KOMPAK lanjut Ustadz Dadang, awalnya karena banyak laporan warga di berbagai desa di Kabupaten Sukabumi. Setelah menerima laporan, Tim KOMPAK langsung melakukan tindakan investigasi dan analisis. Sehingga kata dia, saat ini data dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa desa di Kabupaten Sukabumi sudah diinventarisir dan akan segera ditindaklanjuti untuk dilaporkan kepada pihak berkapasitas.

Di Kabupaten Sukabumi, Aktivis KOMPAK terlebih dulu akan berkomunikasi dengan Dinas PMD dan Inspektorat untuk meminta mereka agar menindak tegas terduga pelaku pelanggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

Ustadz Dadang berjanji, pihaknya akan membeberkan data kasus itu jika pihak berkapasitas siap bekerja sama untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi labih baik dan terhindar dari praktek-praktek kotor oknum pejabat.

"Semua data pelanggaran sudah kami siapkan dan akan segera kami laporkan kepada pihak berkapasitas di Provinsi. Sebelumnya, kami akan mendesak Dinas PMD dan Inspektorat untuk segera melakukan audit dan memeriksa kembali desa-desa bermasalah. Jika tidak diindahkan, kami tidak akan segan-segan melakukan aksi massa," terang Ustadz Dadang.

"Saat ini kami sudah kirim surat kepada dua dinas tersebut dan alhamdulillah sudah ada appointment untuk audensi membahas desa bermasalah. Insyaallah, jika tidak ada halangan, awal bulan ini kami akan datangi dinas-dinas tersebut," jelas Ustadz Dadang.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas PMD Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana membenarkan informasi perihal adanya pemberitahuan audensi yang diminta DPD LSM KOMPAK kepada Dinas PMD Kabupaten Sukabumi. Thendy mengatakan, saat ini permintaan rekan-rekan KOMPAK sudah disambut baik oleh Dinas PMD dan terakhir sudah ada komunikasi dengan staff DPMD yang ditunjuk langsung oleh Kepala Dinas.

"Pada prinsipnya, untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sukabumi, kami selalu membuka ruang untuk bertemu. Hanya saja disesuaikan waktunya dengan agenda pekerjaan di kantor. Dalam membahas masalah, kita bisa ngobrol atau audensi di kantor," kata Kadis PMD saat dikonfirmasi sukabumiNews melalui sellulernya, Sabtu (29/06/2019).


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, June 3, 2019

Redaksi sukabumiNews

APMP Jabar Bantu Biaya Pengobatan bagi Bayi Penderita Virus Hidrocefalus di Sukabumi

Ketua Aliansi Pewarta (APMP) Jabar, Budi Arya S.IP. (kanan) saat meyampaikan bantuan kepada Ibunda Muhamad Fauzan. (FOTO: Azis R./ukabumiNews)
-- 
sukabumiNews, CIBADAK - Aliansi Pewarta Merah Putih (APMP) Jawa Barat merasa terpanggil untuk memberikan batuan biaya pengobatan bagi Muhamad Fauzan, bayi berusia umur 6 bulan yang menderita pembekakan di kepala akibat terkena Virus Hidrocefalus yang beralamat di Kampung Cinyocok Rt. 004/008, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Ketua APMP Jabar, Budi Arya S.IP., pihaknya merasa terdorong untuk menyampaikan bantuan lantaran merasa iba mendengar jeritan keluarga Fauzan yang tidak mampuh untuk membiayai opera anaknya yang terkena Virus Hidrocefalus itu.

“Keterpanggilan kami juga atas dorongan para pewarta yang tergabung dalam APMP, yang mana kami beserta rekan-rekan melakukan penggalangan dana dengan sesama profesi, dan Alhamdulillah bisa terkumpul, lalu kami salurkan kepada keluarga Fauzan,” jelas Budi Arya kepada sukabumiNews usai memberikan santunan kepada keluarga Fauzan, Senin (3/6/2019).

BACA Juga:

Menurut Budi, Fauzan saat ini sedang terkapar sakit di rumahnya akibat kelebihan cairan, atau kata dokter mengidap Virus Hidrocefalus sehingga kepalanya semakin hari semakin membesar.

Fauzan juga, tutur Budi, sebelumnya sudah di bawa berobat ke beberapa rumah sakit, namun saat di periksa kondisi fisiknya tidak stabil suhu badanya panas dan mengalami batuk.

"Hari ini kami hanya bisa membantu untuk meringankan beban keluarganya, bantuan kami diberikan langsung kepada Ibunda Muhamad Fauzan. Adapun besar kecilnya tidak usah dikabarkan, yang jelas kami ihklas, semoga bisa sedikit membatu meringankan beban keluarga yang mengalami sakit,” harapnya.

Budi juga mengajak kepada dermawan terlebih kepada pemerintah untuk memperhatikan masyarakat dan warga yang kondisinya sangat membutuhkan bantuan seperti ini.

Sementara Ibunda Fauzan, Reni Damayanti (23) sangat berteimakasih atas kepedulian APMP Jabar. “Semoga kebaikan mereka di balas oleh Allah dengan kebaikan yang lebih di sisi-Nya. Dan semoga bantuan ini dapat membantu meringankan biaya operasi anak saya,” ucapnya, haru.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, June 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

DPD APMP Jabar Beri Bantuan kepada Riyan, Balita Penderita Atresia

Ketua DPD APMP Jawa Barat Budi Arya saat memberikan titipan bantuan kepada Riyan. (FOTO: Azis R/sukabumiNews)
-- 
sukabumiNews, BAROS - Aliansi Pewarta Merah Putih (APMP) Jawa Barat mengunjungi rumah Riyan, Bocah 4 tahun penderita Atresia (tanpa lubang anus, alat vital, telapak kaki dan tulang Punggung Bengkok) pada Ahad (2/6/2019).

Ketua DPD APMP Jawa Barat, Budi Arya mengatakan, kedatangan Ia ke rumah keluarga Riyan untuk memberikan bantuan demi meringankan biaya pengobatan atas kondisi yang diderita Balita usia 4 tahun yang saat ini tinggal bersama kakek dan neneknya di Kampung Pangkalan RT 01/RW 07 Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros Kota Sukabumi Jawa Barat.

BACA Juga:

Menurut Budi, pihaknya sangat tersentuh ketika membaca, mendengar dan melihat kondisi Riyan yang viral di Medsos dengan keberadaan keluarganya yang kurang mampu, hingga pihaknya berinisiatif untuk memberikan bantuan keuangan demi mengurangi beban biaya yang ditanggung keluarganya.

“Hari ini saya berkunjung kerumah keluarga Rian untuk menyampaikan titipan berupa bantuan uang dan mainan dari rekan-rekan se-profes dan dari donatur lain, yang mana selama ini mereka aktif dalam melakukan kegiatan sosial khususnya di wilayah Sukabumi,” kata Budi Arya kepada sukabumiNews, Ahad (2/6/2019).

“Semoga apa yang diberikan rekan-rekan bisa membantu meringankan beban biaya hidupnya serta bagi yang lain agar tergerak hatinya untuk membantu biaya pengobatan Riyan," harapnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

HCS 2005 Bagi-bagi Ta’jil Gratis bagi Para Pengendara yang Melintas di Jln Sudirman


sukabumiNews, GUNUNG PUYUH - Puluhan Pengurus Hardholiend Community Since (HCS) 2005 membagikan takjil gratis kepada para pengendara yang melintas di Jln. Jendral Sudirman Kota Sukabumi. Paket takjil dibagikan kepada para pengendara roda empat dan roda dua.

“Tidak hanya kepada pengendara, tapi pejalan kaki yang melintas di jalan ini pun diberinya, agar tidak telat dalam berbuka karena masih dalam perjalanan," terang Ketua Umum HCS 2005 Dendi Apsal kepada sukabumiNews melalui Selulernya, kemarin, Sabtu (1/2/2016) sore kemarin.

Dendi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan ke-empat kalinya yang dilakukan HCS 2005, sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Menurutnya, kegiatan seperti ini digelar setiap hari sabtu di bulan ramadhan 1440 H.

“Alhamdulilah berkat kerjasama semua pengurus jajaran HCS 2005 kegiatan positif ini berjalan dengan lancer,” ungkapnya.

Meski dilain pihak Dendi menyebut bahwa kegiatan sosial seperti ini sudah banyak dilakukan oleh komunitas lain, akan tetapi HCS 2005 mempunyai program kegiatan rutin lainnya. “Seperti sunatan massal yang dilaksanakan setiap hari Jum'at, santunan untuk yatim piatu, Jompo dan yang lainnya," akunya.

Dendi berharap, semoga kegiatan HCS 2005 menjadi amal yang baik dan menjadikan Inspirasi untuk yang lainnya dalam kegiatan positif. Dia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua jajaran pengurus yang telah membantu demi sukses dan lancarnya kegiatan yang dilakukannya.

“Selalu jaga kekompakan dalam hal kebaikan," pesan Dendi Apsal mengakhiri percakapannya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

LSM Dampal Jurig Santuni Yatim Piatu dan Guru Madrasah di Wilayah Kadudampit

sukabumiNews, KADUDAMPIT – Lembaga Swadaya Masyarakat Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung (LSM Dampal Jurig) menyelenggarakan Bakti Sosial di wilayah Kecamatan Kadudampit berupa santunan kepada yatim piatu dan Guru Ngaji, pada Sabtu (1/6/2019).

Tidak hanya Yatim Piatu dan Guru Madrasah TK Islam Nurul Iman saja, janda jompo, imam tarawih, khotib dan muadzin juga menjadi sasaran agenda tahunan LSM tersebut.

"Alhamdulillah hari ini 350 paket santunan untuk yatim piatu dan janda jompo berikut 100 paket sarung, mukena untuk para ustadzah dan ibu guru madrasah TK Islam Nurul Iman telah dibagikan," ucap Ketua LSM Dampal Jurig Irvan Azis kepada sukabumiNews.

Irvan mengungkapkan, selama bulan Ramadhan 1440 H ini kegiatan sosial di beberapa titik di wilayah sekitar telah dilaksanakan.

"Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi kaum dhuafa. Semoga kita diberikan keberkahan di bulan suci Ramadlan ini," tuturnya.

Salah seorang perwakilan janda jompo, Lilis mengaku ia sangat menyambut gembira dengan adanya kegiatan seperti yang dilakukan Dampal Jurig ini.

"Saya terharu dan senang sekali bisa menerima paket ini. Semoga kepedulian mereka mendapat balasan yang lebih dari Allah Subhaanahuu Wata’aalaa,” ucapnya Lilis.


Pewarta: Jaka S.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, May 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Wabup Sukabumi, Adjo Sardjono: Jaga Silaturahmi agar Sinergitas Dapat Lebih Ditingkatkan

Wabup Sukabumi, Adjo Sardjono (mengenakan batik) bersama Ketua DPD KNPI, Reggi Apriansyah (berjas KNPI-tengah) berfoto bersama para pebgurus Ormas, Lsm dan OKP lain usai mengadakan acara silaturahmi dan buka bersama.
sukabumiNews, CISAAT - Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi mengadakan silaturahmi bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Massa (Ormas) se-Kabupaten Sukabumi di Gedung Olahraga (Gor) Yasti Cisaat, Jln. Veteran Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (28/5/2019).

"Alhamdulilah saat ini Pimpinan Daerah Kabupaten Sukabumi bisa bersilaturahmi dengan Pengurus Ormas dan OKP, mudah-mudahan Silaturahmi ini bisa kita laksanakan secara berkala sehingga sinergitas bisa lebih kita tingkatkan," ujar Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono kepada sukabumiNews usai acara.

"Kalau waktunya cukup, kita bisa bertukar pikiran mengenai harapan-harapan dari pemerintah daerah seperti apa, kemudian dari Pengurus Lsm dan OKP seperti apa untuk kemajuan sukabumi lantaran tidak boleh hanya menjadi penonton saja, semua harus bisa bermain sehingga untuk membangun Sukabumi bisa lebih cepat terwujud," kata Adjo.

Dia menambahkan, usai pelaksaan Pemilu tanggal 17 April 2019 yang telah terlaksana dengan baik dan kondusif berkat kebersamaan semua pihak, Kabupaten Sukabumi juga tak lama lagi akan melaksanakan Pilkada dan Pilkades.

“Yuk kita saling jaga Silaturahmi jangan sampai gara-gara mengupload atau meng share Status yang menyinggung perasaan orang menjadi bahan perdebatan serta pertengkaran, semoga suasana panas kemarin di pileg dan pilpres 2019 tidak terjadi di Pilkada dan Pilkades 2020 di Sukabumi," ajak Wabup Sukabumi.

BACA Juga:
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi Ajak Pemuda Perangi Hoaks


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close