Breaking
Showing posts with label Kota Sukabumi. Show all posts
Showing posts with label Kota Sukabumi. Show all posts

Friday, April 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Tanggul Talud Jebol, Perum Cemerlang Digenangi Air

sukabumiNews, WARUDOYONG – Akibat curah hujan yang cukup deras mengguyur Wilayah Kota Sukabumi dan sekitarnya dari mulai ba’da Shalat Jum’at (19/4/19) hingga menjelang sore hari, tanggul saluran air talud yang berada di Perum Cemerlang Rt. 01/04 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Jebol karena tidak bisa menahan arus air yang mengalir deras.

"Sekitar Tujuh Rumah Warga Perum Cemerlang di genangi air terdampak jebolnya talud saluran air tersebut," ungkap Kepala Seksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kasi BPBD) Kota Sukabumi kepada awak media.

Petugas BPBD Kota Sukabumi, dibantu warga sedang melakukan penyedotan air untuk mengurangi air akibat banjir. 
Zulkarnain Barhami menjelaskan, petugas BPBD Kota Sukabumi saat ini sedang melakukan penanganan dengan mengerahkan lima personil Armada dan Alat penyedot serta alat-alat lain sebagai pendukungnya.

“Untuk mengantisipasi agar luapan air berkurang, kini petugas BPBD tengah melakukan menyedot air dan membersihkan material di sekitar lokasi,” jelas Zulkarnain.

Ditambahnya Zulkarnain, pihknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak lain untuk mengantisifasi berbagai kemungkinan akibat jebolnya tanggul saluran air talud tersebut.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, April 17, 2019

Redaksi sukabumiNews

Prabowo-Sandi Unggul Telak di Tempat Wali Kota Sukabumi Mencoblos

Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi saat mengambil Surat Suara dari KPPS di TPS 38 Kp. Tegalega RT 01/19, Kelurahan/Kecamatan Lembur Situ Kota Sukabumi, Rab (17/4/2019). [FOTO: dok. Azis R.]

sukabumiNews, LEMBURSITU - Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Menang Telak di TPS 38 Kp. Tegalega RT 01/19, Kelurahan/Kecamatan Lembur Situ Kota Sukabumi, dimana TPS tersebut merupakan TPS yang digunakan Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi beserta istri dan anaknya menyalurkan hak suara pada Pemilu Serentak, Rabu (17/4/2019).

"Sesuai hasil penghitungan di Tps 38 ini, pasangan nomor urut 02 mendapatkan suara sebanyak 189 dan pasangan nomor urut 01 sebanyak 15 suara ." jelas Ketua PPS 38 Dandi Miharja kepada sukabumiNews.

Dengan demikian, Pasangan Capres-Cawapres no urut 02 Prabowo-Sandi unggul telak di tempat Wali Kota Sukabumi mencoblos.

Dandi menjelaskan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 38 sejumlah 226 orang. Namun, kata Dendi total DPT yang terdistribusi hanya 221 orang.

"Total jumlah yang hadir untuk memberikan hak suaranya di TPS hanya 206 orang. Sementara, 2 surat suara tidak sah karena pemilih mencoblosnya dua sekaligus," jelasnya.

Sementara itu, usai pencoblosan Fahmi menyatakan bahwa Pemilu 2019 di Kota Sukabumi dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

TPS 20 RSUD R Syamsudin SH Sukabumi Sepi Pemilih, Hanya 85 Orang Saja yang Gunakan Hak Pilih di Pemilu Serentak 2019

TPS 20 RSUD R Syamsudin SH (Bunut) terlihat sepi pemilih, Rabu (17/4/2019).

sukabumiNews, CIKOLE - Dari total 153 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di TPS 20 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH. (Bunut) Kota Sukabumi, hanya 85 pemilih saja yang memberikan hak suaranya.

Hal ini diduga karena adanya perubahan sikap di internal masing-masing pemilih. Pemilih di TPS 20 didominasi oleh karyawan RSUD yang sedang bertugas.

"Untuk TPS 20 ini memang merupakan TPS khusus DPTb untuk karyawan yang sedang bertugas hari ini," kata Ketua TPS 20 RSUD R. Syamsudin SH, Joni Setiawan, kepada sukabumiNews, Rabu (17/4/2019).

Joni menambahkan, karena mungkin satu atau lain hal, mungkin juga disebabkan karen mereka berpindah dinas, atau mengalami shift. "Atau mereka lebih memilih memberikan hak suaranya di daerah masing-masing," jelasnya.

Jadi, tutur Joni, dari 153 pemilih yang tercatat sebagai DPTb, hanya sekitar 85 orang saja yang menggunakan hak pilihnya di TPS Khusus ini.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Sukabumi, Siska Agustian mengatakan, proses pembagian Surat suara untuk pemilih yang berbeda Dapil hanya akan di berikan empat surat suara saja.

"Tapi jika ada pemilih yang masih masuk dalam dapilnya masing-masing (tidak berbeda dapil, red), maka tetap mendapatkan lima surat suara," ujar Siska.

Siska mengungkapkan, untuk pasien yang akan memberikan hak pilihnya di TPS 20 disyaratan membawa formulir A5 dan E-KTP. Akan tetapi jelas Siska, jika  pasien tidak memungkinkan untuk mengurusi A5 nya nanti akan dimasukan ke kolom C7.

"Cukup memperlihatkan KTP dan surat panggilan berupa C6, jadi memang identifikasi sudah terdaftar di dalam DPT, dan kami pun mengkrosceknya  untuk meyakinkan bahwa yang bersangkutan sudah termasuk dalam DPT," paparnya.


Pewarta: Azis. R
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, April 16, 2019

Redaksi sukabumiNews

Wali Kota dan Ribuan Masyarakat Sukabumi Hadiri Peringatan Isra Miraj di Cibeureum

Ribuan Masyarakat menghadiri Peringatan Isra Mi'raj yang dilaksanakan di Kp. Cibungur Kec. Cibeureum Kota Sukabumi, Senin (15/4/2019). [Foto: dok. Rudi S]
sukabumiNews, CIBEUREUM - Ribuan jamaah dari berbagai kalangan masyarakat dan LSM di Kota dan Kabupaten Sukabumi menghadiri acara peringatan Isra Mi'raj. Acara keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh ummat Islam Indonesia pada umumnya itu dilaksanakan di salah satu tempat di Jalan Limusnunggal, Kp. Cibungur Rt 001/002, Kecamatan Ciberuem, Kota Sukabumi, Senin (15/04/19) malam.

Hadir pada kesempatan tersebut Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi, Ketua Laskar Fhisabillah Abi Kholil, Muspika Ciberuem, Ketua DPP Gempar Ustd Ece Algifari, Perwakilan Kapolres Sukabumi Kota, Komando DPP Goib Sukabumi Mulyana, para Tokoh Ulama dan para Santri Sukabumi.

Dalam sambutannya Ahmad Fahmi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas antusias para jamaah serta masyarakat dalam menghadiri peringatan Isra Mi'raj ini. Melalui kegiatan ini Fahmi juga berpesan kepada semua umat akan pentingkanya perbaikan akhlak dan meningkaan kualitas ibadah.

"Berkenaan dengan pelaksanaan peringatan Isra’dan Mi’raj ini hendaklah kita dapat terus memperbaiki diri kita untuk menjadi insan yang lebih baik, terutama dalam memperbaiki tata cara beribadah dan iman kita kepada Allah SWT," ajak Walikota yang akrab disapa Kang Fahmi ini.

Pada kesempatan itu Kang Fahmi juga mengatakan bahwa Isra’dan Mi’raj merupakan peristiwa penting bagi umat Islam serta banyak hal yang bisa di petik pelajaran dari peringatan tersebut, sehingga peringatan Isra dan Mi’raj yang diperingati setiap tahun ini bukan hanya dijadikan sebagai kegiatan serimonial.

"Tetapi sebaiknya dijadikan ajang untuk lebih mengokohkan keimanan dan tali silaturahmi. Apalagi pada 17 April 2019 semua rakyat Indonesia akan melaksanakan Pemilu, memilih Anggota DPR, memilih Pemimpin RI yang terbaik," katanya.

Oleh karena itu Fahmi mengajak kepada hadirin untuk menyukseskan Pesta Demokrasi dengan tertib dan aman.

Sementara itu Ketua Laskar Fhisabillah Abi Kholil, pada sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan acara peringatan Isra Mi'raj ini murni digagas oleh Pemuda Laskar Fisabilillah, Tokoh Ulama beserta warga Cibungur.

"Kami warga Cibungur selalu kompak dalam kegiatan positif keagamaan, dan alhamdulilah setiap tahun selalu semarak karena di hadiri oleh para Tokoh Ulama Besar Sukabumi dan bahkan luar Sukabumi," ungkap Abi Kholil.

Masih di tempat dan kesempatan yang sama, Komando Laskar DPP Goib Sukabumi, Mulyana menyampaikan harapan supaya peringatan Isra dan Mi'raj ini bisa dijadikan kesempatan untuk meningkatan sepirituan dan kecerdasan diri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia.

"Peringatan Isra Mi'raj ini juga untuk menigkatkan Syiar Islam ukhuwah islamiyah. Dan melalui peringatan Isra Mir’aj Nabi Besar Muhammad SAW, Mari kita tingkatkan kualitas ibadah sholat untuk mencegah perbuatan keji," ajaknya.[KR2*]


Rudi Samsidi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, April 15, 2019

Redaksi sukabumiNews

70 Persen Dana Kelurahan Cikole akan Dialokasikan untuk Infrastruktur

sukabumiNews, CIKOLE – Sebanyak 70 persen Dana Kelurahan Cikole akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang ditujukan untuk mengentaskan kekumuhan di dua wilayah ke-RW-an yang saat ini masih tersisa 3,5 persen.

"Sesuai dengan keputusan hasil Musrenbang tahun 2018 dan Permendagri 130 tahun 2018 bahwa Dana Kelurahan akan digunakan untuk sarana dan prasarana Kelurahan," kata Lurah Cikole, Ujang Dayat kepada SukabumiNews di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019).

Lurah Ujang menjelaskan dana tersebut akan di alokasikan untuk  tujuh RW di wilayah Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan drainase, rabat beton, sarana air bersih (SAB) dan sisanya sekitar 30 persen akan digunakan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

"Mudah-mudahan tercover semuanya, karena usulan melalui Musrenbang tahun 2017 dan 2018 sudah ada yang tersentuh oleh program Kotaku dan P2RW," ucap Ujang Dayat.

Ujang juga mengungkapkan, dari tahun 2017 terdapat dua RW yang termasuk wilayah kumuh, meskipun sudah disentuh beberapa program pemerintah. Akan tetapi, lanjut Ujang di dua wilayah RW itu masih menyisakan kekumuhan sekitar 3,5 persen.

"Seperti di RW 01 dan 02. Maka untuk menanggulanginya diperlukan dana sekitar Rp 150 juta. Mudah-mudahan bisa dituntaskan oleh Dana Kelurahan tahun ini hingga menjadi nol persen," jelasnya.



Pewarta: Azis R
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, April 8, 2019

Redaksi sukabumiNews

DPRD Kota Sukabumi Terindikasi Melakukan Pemborosan Anggaran Perjalanan Dinas Sebesar Rp10 Milyar

sukabumiNews, CIKOLE – Kinerja DPRD Kota Sukabumi dalam kurun waktu 4 tahun belakangan dinilai tidak Nampak, Padahal Posisi Legislatif merupakan posisi stragegis sebagai salah satu penyelenggara pemerintah dalam fungsinya. Pandangan tersebut mengemuka pada acara Diskusi dan Konferensi Pers tentang “Refleksi Kinerja DPRD Kota Sukabumi” yang diselenggarakan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sukabumi di salah satu CafĂ© di Jl. Siliwangi Kota Sukabumi, Ahad (7/4/2019) siang.

“Dalam fungsinya, DPRD memiliki tiga peran strategis yaitu Legislasi, Fungsi Anggaran, dan Fungsi Anggaran. Dari fungsi legislasi sejauh ini belum efektif dijalankan oleh DPRD,” kata Direktur FITRA Sukabumi Abubakar A. Hasan dalam release yang diterima sukabumiNews.net.

Abubakar menjelaskan, salah satu peraturan daerah yang cenderung terabaikan oleh DPRD dan Pemerintah Kota adalah Transparansi Informasi Publik. “Imbas dari belum hadirnya perda dimaksud, sejauh ini Pemerintahan Kota Sukabumi tak serius menyuguhkan informasi public,” terang Abubakar.

Sebagaimana diketuhui keterbukaan informasi publik merupakan amanah UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Informasi publik yang dimaksud oleh UU diatas, Peraturan Komisi Informasi mewajibkan pemerintah (baik pusat dan daerah) untuk membuka dokumen-dokumen publik.

Dijelaskan Abubakar, dokumen-dokumen publik itu antara lain yaitu Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah (RPJMD, Renstra OPD, Renja OPD, RKPD), Dokumen Anggaran Daerah (RKA OPD, KUA-PPAS, APBD, APBD Penjabaran, DPA OPD), LAKIP OPD, LPPD, dan lain lain.

Kemudian, lanjut Dia, website resmi Pemerintah Kota Sukabumi dan DPRD Kota Sukabumi yang diharapkan sebagai media transparansi informasi publik, sejauh ini masih loyo dan tak memiliki daya untuk kepentingan keterbukanaan informasi publik, terlebih pada item-item dokumen publik sebagaimana disebut di atas.

“DPRD terjebak pada rutinitas yang cenderung tak subtantif serta boros, hal ini dapat dilihat dari alokasi anggaran kegiatan DPRD Kota Sukabumi,” ucap Direktur FITRA Sukabumi itu

Dia juga menyebutkan, Tahun Anggaran 2019 ini, alokasi anggaran untuk DPRD sebesar Rp.28,6 Milyar. Dari jumlah anggaran tersebut Rp.4,9 Milyar dialokasikan untuk Belan Tidak Langsung / Belanja Non Program. Sementara alokasi Belanja Langsung /Belanja Program sebesar Rp.23,7 Milyar, yang kemudian dialokasikan dalam tiga struktur belanja, yaitu : Belenja Barang dan Jasa Rp.23,2 Milyar, Belanja Modal Rp.235,1 Juta, dan Belanja Pegawai Rp.250,9 Juta.

Catatan FITRA terhadap Belanja DPRD Kota Sukabumi, Alokasi Anggaran dalam Belanja Langsung sebagaimana disebut di atas yaitu Rp.23,7 Milyar, DPRD mengalokasikan Rp.15,2 Milyar untuk Belanja Perjalanan Dinas. Tragisnya, sebut FITRA Sukabumi, dari total Belanja Perjalanan Dinas, DPRD mengalokasikan 99,8% atau 15,17 untuk perjalanan dinas luar daerah dan untuk perjalanan dinas dalam daerah hanya 0,2% atau Rp.32,38 Juta.

“Dari telaahan FITRA Sukabumi, DPRD terindikasi melakukan pemborosan anggaran perjalanan dinas luar daerah sebesar Rp. 10 Milyar patut dipertanyakan seberapa pentingnya,” tegasnya.

Berikut adalah Kegiatan Perjalanan Dinas Luar Daerah oleh DPRD dan Setwan yang di ungkap FITRA Sukabumi:

1. Pembahasan Kebijakan Anggaran Badan Anggaran sebesar Rp.958,150,000.00

2. Pembahasan Penegakan Tata Tertib dan Kode Etik DPRD Badan Kehormatan
sebesar Rp.235,850,000.00

3. Pembahasan rancangan peraturan daerah sebesar Rp.4,034,850,000.00

4. Pengadaan mebeleur sebesar Rp.18,000,000.00

5. Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya sebesar Rp.64,460,000.00

6. Pengawasan Pemerintah di Bidang Kesejahteraan Komisi III sebesar  Rp.1,672,450,000.00

7. Pengawasan Pemerintahan di Bidang Hukum dan Pemerintahan komisi I
sebesar Rp.1,432,700,000.00

8. Pengawasan Pemerintahan diBidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Komisi II
sebesar Rp.1,727,750,000.00

9. Peningkatan Pengembangan Informasi dan Dokumentasi Kegiatan DPRD sebesar Rp.770,600,000.00
10. Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor sebesar Rp.41,000,000.00
11. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor sebesar Rp.54,600,000.00

Disamping pemborosan anggaran perjalanan dinas luar daerah, FITRA menemukan anggaran makan-minum yang cukup signifikan sebesar Rp.1,5 Milyar. Dari beberapa bentuk pemborosan anggaran pada kegiatan-kegiatan di atas, FITRA memandangnya sebagai upaya penghabisan anggaran tanpa mempertimbangkan out put dan out comes atau juga jebakan eksekutif untuk menyenangkan DPRD sehingga DPRD canggung dan lalai mengawasi eksekutif.

Sayang, diskusi yang digagas Tim FITRA Sukabumi dan dipandu oleh Isman Shafa penyiar segaligus reporter Megaswara (MGS) TV yang rencananya akan menghadirkan 3 Pembicara, yakni Yunus Suhandi (Ketua DPRD Kota Sukabumi), Agus Subagja (Pemerhati DPRD Kota Sukabumi) dan Direktur FITRA Sukabumi A. Hasan itu tidak hanya dihadiri oleh 2 Pembicara.

Sementara, satu Pembicara lain yang diharapkan bisa memberi kejelasan terkait indikasi adanya pemborosan anggaran perjalanan dinas sebesar Rp.10 Milyar tersebut, yaitu Ketua DPRD Kota Sukabumi tidak hadir. Tidak diketahui pasti alasan kenapa pihaknya tidak bisa hadir di acara diskusi FITRA saat itu. 

Acara diskusi diikuti oleh HMI Cabang Sukabumi, PMII Cabang Sukabumi, KAMMI Daerah Sukabumi, IMM Cabang Sukabumi, Pemuda Muhammadiyah Sukabumi, GP Ansor Kota Sukabumi, Lima Pilar Institute, Sukabumi Crisis Center, Sukabumi Update Institute, Komunitas Budaya, LPM dari 7 Kelurahan, serta Jurnalis Media Cetak dan Online.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close