![]() |
| Angkatan Darat Iran mengumumkan gelombang serangan drone baru terhadap beberapa target di Bandara Ben Gurion. (Sumber: Tasnim) |
Teheran (SUKABUMINEWS.net) – Angkatan Darat Iran mengumumkan gelombang serangan drone baru terhadap beberapa target di Bandara Ben Gurion, dengan mengatakan operasi tersebut bertujuan untuk mengganggu operasi udara militer Israel dan sistem komando.
Dilansir dari media Iran, Tasnimnews, Kantor Hubungan Masyarakat Angkatan Darat Republik Islam Iran pada Sabtu (4/4/2026) mengumumkan bahwa pasukan Iran telah melakukan serangan drone skala besar terhadap posisi rezim Zionis di Bandara Ben Gurion.
Dalam pernyataan yang ditujukan kepada bangsa Iran, disebutkan bahwa, sebagai tanggapan atas penggunaan bandara yang terus-menerus oleh Amerika Serikat dan rezim Israel untuk operasi melawan Iran, pasukan Angkatan Darat Iran menargetkan beberapa fasilitas utama sejak Sabtu pagi. Ini termasuk menara kontrol baru, menara kontrol di Terminal 1 dan 2, sistem navigasi, serta antena bandara dan instalasi radar.
Menurut pernyataan tersebut, operasi drone dirancang untuk mengganggu komando, kendali, dan koordinasi lalu lintas udara militer musuh, mencegah panduan jet tempur penyerang, dan mengganggu operasi udara. Operasi ini juga bertujuan untuk melumpuhkan sistem pengintaian dan peperangan elektronik serta mengurangi kemampuan musuh untuk memantau wilayah udara di atas wilayah yang diduduki.
Pernyataan tersebut lebih lanjut menekankan bahwa pembalasan atas darah para martir di seluruh Iran tidak dapat dihindari, dan memperingatkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran akan terus memberikan tanggapan yang tak terputus dan proporsional terhadap kejahatan dan agresi musuh-musuhnya dengan kekuatan penuh.
AS dan rezim Israel
melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah
pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam saat itu, Ayatollah Seyed Ali Khamenei,
bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28
Februari.
Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

0Komentar