News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Demokrat Dorong BPIP Gencarkan Edukasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila kepada Masyarakat

Demokrat Dorong BPIP Gencarkan Edukasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila kepada Masyarakat

Anggota DPR RI F-Demokrat HM Muraz menilai, kepercayaan masyarakat terhadap Ideologi Pancasila sudah menurun dan mengkhawatirkan

JAKARTA (SUKABUMINEWS) – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, HM Muraz mendorong Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk gencar melakukan edukasi program nilai-nilai Ideologi Pancasila kepada masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), birokrat, dan kepala daerah.

Muraz menilai, kepercayaan masyarakat terhadap Ideologi Pancasila sudah menurun dan cukup mengkhawatirkan.

Politisi Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar IV Kota dan Kabupaten Sukabumi ini juga mengungkap soal hasil survey yang menyatakan bahwa kepercayaan responden terhadap Ideologi Pancasila sudah menurun.

Muraz memandang, banyak masyarakat yang tidak setuju Pancasila Jadi Ideologi Negara sudah sangat mengkhawatirkan.

Sementara, fungsi dan tugas Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)  adalah merumuskan arah kebijakan Ideologi Pancasila, Pembinaan dan Pengendalian Ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan, menyusun standarisasi diklat dan menyelenggarakan diklat.

“Jadi yang ingin saya tanyakan, apakah BPIP sudah membuat rumusan arah kebijakan pembinaan ideology tadi. Kalau sudah, kami minta dikirim, sepaya tahu kebijakannya seperti apa,” tanya Muraz, dikutip sukabumiNews dari Channel youtub sukabumiNewsnet, Senin (12/4/2021).

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, Muraz juga mempertanyakan tentang standarisasi diklatnya seperti apa. Karena menurutnya,  Anggota DPR juga harus melaksanakan sosialisasi 4 Pilar. “Apakan yang 4 Pilar ini menurut BPIP sudah cukup baik materinya atau harus ada inofasi-inofasi yang bisa menarik bagi masyarakat,” tanyanya.

Muraz mengungkap, banyak hasil survey, salah satunya oleh Komunitas Pancasila Muda, menyebutkan bahwa responden  “Tidak yakin nilai-nilai pancasila penting atau relefan dengan kehidupan masyarakat”.

“Dalam 13 tahun, publik yang pro Pancasila menurun 10%.

“Bahkan survey dari CSIS, 10% milenial setuju Pancasila diganti. Nah, ini kan sungguh luar biasa memperihatinkan bagi kita,” ucapnya.

Terungkap, bahwa banyak juga diantara masyarakat yang setuju manggati Pancasila dan setuju Jihad.

BACA Juga: HM Muraz : Mengenai Penundaan Pilkada Serentak, Presiden Harus Tegas

Red*

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2021

Tags

Daftar

Website sukabumiNews.net Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita PT SUKABUMINEWS MULTI MEDIA. Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

Post a Comment

Anda boleh beropini dengan mengomantari Artikel di atas