News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Khazanah: Akrab dengan Al-Quran, Pria Tertua Usia 120 Tahun Ini Masih Sehat dan Kuat Ingatan

Khazanah: Akrab dengan Al-Quran, Pria Tertua Usia 120 Tahun Ini Masih Sehat dan Kuat Ingatan

Raja Shamri Raja Husin (kiri) bersosialisasi dengan warga tertua, Mamat Mat Ali atau yang lebih akrab disapa Pak Adek, saat memberikan bantuan sembako di Kampung Mambong, Jum’at (19/2/2021). (Foto: Istimewa/ Bernama) 

sukabumiNews, KUALA KRAI – Meski di kartu identitasnya tercatat berusia 96 tahun, namun Mamat Mat Ali mengaku bahwa sebenarnya usianya adalah 120 tahun.

Pria tertua yang akrab disapa Pak Adek ini adalah warga Kampung Bahagia, Kelantan, Kuala Krai, Malaysia. Meski sudah begitu tua, pria lansia ini masih sehat dan kuat ingatan.

Pak Adek masih bisa mengingat pengalamannya pada masa penjajahan Jepang di negeri ini.

Prian lansia ini pun menggambarkan praktik membaca Alquran setiap hari sebagai penyumbang kesehatan dan daya ingat yang kuat, selain menjaga nutrisi dan minuman.

"Saya membaca Alquran setiap hari dan hingga saat ini saya masih mengajari anak-anak di desa ini mengaji. Saya tuli tapi saya tahu jika ada kesalahan membaca atau bolos membaca karena saya perhatikan mimikri dan gerakan bibir mereka," ujarnya kepada wartawan. setelah menerima kunjungan dari pendiri badan non-pemerintah Angkatan Ketiga, Raja Shamri Raja Husin, di kampungnya, Jum’at (19/2/2021).

Berbagi rahasianya, Pak Adek mengatakan dia juga menghindari makan es dan lauk pauk (berlemak), selain melakukan sunat puasa dan tidur lebih awal dan bangun sebelum subuh.

Warga senior ini memiliki tujuh anak melalui perkawinan dengan tiga istri (dua telah meninggal), 20 cucu, lebih dari 50 cicit dan empat cicit (cucu hingga cucu).

Putrinya, Syukriah, 35 tahun, menuturkan, ayahnya yang sebelumnya berprofesi sebagai penjual ikan masih bisa mengurus dirinya sendiri meski tak henti-hentinya berpindah-pindah selama dua tahun terakhir.

“Di KTP, umur ayah saya tercatat 96 tahun karena dulu kita hanya mendaftar, tapi katanya teringat pengalaman zaman penjajahan Jepang.

“Dia hanya mengalami gangguan pendengaran, selain hanya dua tahun menggunakan kacamata untuk membaca Alquran,” ujarnya.

Pewarta: Astro AWANI

Editor: AM

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2021

Tags

Daftar

Berlangganan Artikel/Berita terbaru dari sukabumiNews.

Post a comment

Anda boleh beropini dengan mengomantari Artikel di atas