Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, November 12, 2020

Redaksi sukabumiNews

Pjs Bupati Sukabumi: Pilkada Di Masa Pandemi Perlu Penanganan Ekstra

Pjs Bupati Sukabumi memberikan sambutan di acara rakor kesiapan pilkada serentak di Kabupaten Sukabumi. (Foto: Dok. Diskominfosan Kabupaten Sukabumi)  

sukabumiNews.net, KABUPATEN SUKABUMI - Pjs Bupati Sukabumi mengatakan, Pilkada Kabupaten Sukabumi selau berjalan lancar dan kondusif. Namun kata dia, kali ini perlu penanganan ekstra akibat adanya pandemi Covid-19.

 

Hal tersebut dikatakan R Gani dalam sambutannya di acara rakor kesiapan pilkada serentak di Kabupaten Sukabumi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jabar di Hotel Pangrango, Kamis (12/11/2020).

 

Rakor yang dilakasanakan oleh Kesbangpol Jabar ini diikuti Pjs Bupati Sukabumi R. Gani Muhamad dan sejumlah unsur terkait dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

Pjs Bupati Sukabumi itu juga menyampaikan bahwa untuk mengurangi kekhawatiran, ribuan petugas KPPS akan dirapid tes. "Ini sebagai bentuk antisipasi," terangnya.

 

Menurutnya, KPU dan Bawaslu harus memerhatikan protokol kesehatan secara ketat. Sehingga penyebaran covid 19 bisa diantisipasi dengan baik.

 

"Ciptakan kepercayaan masyarakat untuk memberikan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang, termasuk semua pihak diajak untuk menyosialisasikan protokol kesehatan," bebernya.

 

Dijelarkan R Gani bahwa Pemda sendiri sedang terus berjuang dalam melawan covid-19.

 

"Pemda bekerjasa dengan semua pihak dalam menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan dan melawan covid 19," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jabar Iip Hidayat dalam sambutannya mengatakan bahwa pilkada serentak kali ini cukup berat, sebab adanya pandemi covid-19 yang melanda Indonesia dan sejumlah negara di dunia.

 

"Pilkada sekarang berat akibat covid-19. Namun harus berjalan lancar, sukses, dan sehat," ujarnya.

 

Apalagi, sambung Iip, pelaksanaan pencoblosan tinggal menghitung hari. Sebab, masyarakat dijadwalkan untuk menentukan pilihan pada 9 Desember 2020 mendatang.

 

"Tahapan Pilkada serentak telah berjalan dan 9 Desember menjadi tanggal pencoblosan," ucapnya.

 

Bahkan, tambah Iip, target partisipasi di Jabar sebanyak 8,1 juta dari sekitar 11 juta pemilih.

 

Pewarta: Abdullah Mujib

Editor: Red

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close