Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, October 29, 2020

Red1

Arie Untung Buang Tas Louis Vuitton dan Lainnya, Boikot Produk Prancis

Arie Untung. (Foto: Istimewa)  

sukabumiNews.net
, JAKARTA - Presenter Arie Untung adalah satu dari sekian public figur yang menyatakan kecamannya atas pernyataan penginaan agama Islam oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Dia akhirnya melakukan aksi boikot produk Prancis.


Melalui Instagram pribadinya, Arie tampak mengunggah foto yang menampilkan tas-tas dari branded ternama seperti Dior dan Louis Vuitton, diletakan begitu saja di atas lantai. Melalui caption yang ditulis dalam unggahannya tersebut, Arie menjelaskan bahwa tas-tas itu tidak layak berada di dalam lemarinya.


“NGGA LAYAK. Yg sabar ya teman2, Ngga habis2 cobaan ini, Nambah Yg satu ini. Karena negaranya menghina nabiku di bulan kelahirannya.”


“barang2 RECEHAN brand2 prancis ini Ngga layak ada di lemari yg pemiliknya sangat mencintai nabinya. Brand2 ini Kastanya langsung jadi “paling rendah”. Smentara pernyataannya gitu, Barang2 ini Ga akan kami pakai Berapapun harganya, Ga sebanding sama nabiku sama sekali. So insulting,” tulis Arie Untung dikutip VIVA, Rabu, 28 Oktober 2020.


“Sambil ngingetin ini adab kebijakan negaranya ya guys. bukan orangnya, ini murni pemimpinnya aja, ga semua org prancis juga setuju sama presidennya. Emang Bukan salah tas2 ini, tapi biar dia tau impact ekonomi yg dihasilkan atas penghinaan ini. Di muslim market brnd prancis skrg valuenya langsung “murah”, kyk ga ada hal lain yg lebih penting aja yg lebih manfaat utk dibahas,” tulis Arie menambahkan.


Lebih lanjut, dalam caption yang ditulisnya itu, Arie juga menjelaskan bahwa Prancis adalah negara dengan pertumbuhan muslim terbesar di Eropa. Kemudian, Arie juga tampak mengingatkan untuk jangan pernah menghina kepercayaan orang lain.


“Menurut data, prancis adalah negara dng pertumbuhan muslim terbesar di eropa bahkan masjid terbesar di eropa ada disana, jd warganya jg byk yg marah kok,” tulis Arie Untung.


“Kita diajarkan dilarang menghina kepercayaan lain, dng alasan apapun dalam islam ngga boleh (QS. al-An’am: 108). Emg sih klo nabi yg disinggung semua pasti mau langsung “turun”. Tapi Sabar ya teman2 kita sedang masuk fase mulkan jabbariyan. Temen2 muslim jgn response balik hina kepercayaan apapun, kita jd pribadi2 yg sabar. Hidup berdampingan damai dng yg berbeda kepercayaan adalah kelembutan yg diajarkan Rasulullah saw,” tulisnya menambahkan.


Tidak berhenti sampai di situ, Arie juga tampak mengajak masyarakat Indonesia untuk menggunakan produk-produk dalam negeri.


“Sekalian utk naikin ekonomi kita. Mending pake produk dalam negri aja yuk ukm2 banyak yg bagus2. Yg Harganya memang lebih murah, tapi value nya kita sekalian bisa saling membantu pengusaha lokal. pour mon ami français, SABR S’il vous plait,” tulis Arie Untung.


“allahumma sholli ala muhammad. Jgn sampe kami yg ga layak dpt syafaatmu. Ya Rabb aku ga punya kemampuan apa2 atas penghinaan ini Cuma ini yg kami mampu, semoga Kau menyaksikan dmn posisi kami berada,” tulisnya menambahkan.


BACA Juga: GPI Ajak Warga Muslim Boikot Produk Danone, Aqua


Editor: Red

Sumber: Republika

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020

Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close