Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, September 1, 2020

Red1

Lagi, Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Sukabumi Bertambah 6 Orang Jadi 106, Dua Orang Dinyatakan Sembuh

sukabumiNews.net, KABUPATEN SUKABUMI - Pasien Terkonfirmasi (positif) Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih terus mengalami lonjakan.

Sebelumnya, jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah ini tercatat 100 orang. Namun pada Ahad (30/8/2020) hari ini, Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 mencatat adanya penambahan sebanyak 6 orang menjadi 106.

"Dari 6 orang tersebut 2 orang diantaranya sudah selesai sembuh. Jadi notip baru diterima datanya dari pusat dan untuk penanganan terhadap yang bersangkutan sudah dilakukan terlebih dahulu serta sudah selesai isolasi," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid dalam keteranggannya kepada wartawan, Ahad.

Lebih lanjut Harun menjelaskan bahwa keenam pasien tersebut berasal dari Kecamatan Parungkuda 1 orang laki-laki usia (40) tahun, dari Kecamatan Cibadak 3 orang laki-laki 1 orang dan perempuan 2 orang usia (33, 61, 27) tahun, dari Kecamatan Jampangtengah 1 orang laki-laki usia (41) tahun (sembuh) dan dari Kecamatan Cisaat laki-laki usia (27) tahun juga dinyatakan sembuh.

"Semua pasien yang terkonfirmasi tersebut hasil pemeriksaan Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) secara mandiri karena untuk kebutuhan persyaratan pekerjaan," jelasnya.

Selain itu kata Harun, untuk kasus kontak erat (Discarded) juga mengalami penambahan sebanyak 10 orang yang berasal dari Kecamatan Sukalarang.

Harun juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan panik dan tetap waspada. "Patuhi protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak, jauhi kerumunan dan wajib gunakan masker," tutup Harun.


BACA Juga: Masyarakatnya Terkesan Abaikan Protokol Kesehatan, Cibadak jadi Zona Merah, Camat Lesto Prihatin

Pewarta : My Kuncir
Editor : Azis R/Red
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close