Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, August 15, 2020

Redaksi sukabumiNews

Kabaharkam Polri Jaga Komitmen Utamakan Produk Dalam Negeri untuk Almatsus Polri

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto bersama PJU Barhakam di PT Mulia Knitting Factory (Raider) pada Rabu (13/8/2020).

sukabumiNews.net, JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, terus berupaya menjaga komitmennya mengutamakan produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan peralatan material khusus (Almatsus) Polri di jajarannya.

Kemitmen tersebut disampaikan Kabaharkam Polri saat ia bersama pejabat utama (PJU) Baharkam Polri mengunjungi perusahaan garmen PT Mulia Knitting Factory (Rider) yang berlokasi di Jalan Semanan Raya Nomor 50, Daan Mogot KM 16, Kota Jakarta Barat, Jakarta pada Kamis,13 Agustus 2020.

Dalam keretangan yang diterima sukabumiNews, Jum'at (14/8/2020), Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, kunjungan itu dilakukan untuk memastikan Almatsus Polri yang dipesan melalui PT Rider kualitasnya benar-benar baik.

"Kami bersama pejabat utama Korsabhara Baharkam Polri datang ke pabrik dalam negeri untuk cek pesanan Almatsus Korsabhara Polri. Bila produk dalam negeri lebih baik secara kualitas daripada produk luar negeri, kalau bagus, ngapain beli produk luar negeri, dan kita akan dorong terus agar kualitasnya semakin membaik," kata Komjen Pol Agus Andrianto.

BACA Juga : Kabaharkam Polri Dukung Pengelolaan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan Masyarakat

Komjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan, melalui PT Rider, Polri memesan 3.000 rompi antipeluru.

"Hasil uji produksi secara langsung oleh PJU, kualitas produksi rompi antipeluru PT Rider cukup bagus. Ada 27 lapis, hanya masuk ke lapis keempat (ketika ditembakkan peluru). Polri memesan 3.000 rompi antipeluru dan akan terus berlanjut," jelasnya.

Sebelumnya, pada Kamis pagi, Kabaharkam Polri ikut mendampingi Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, dalam rapat internal lanjutan terkait penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PCPEN) bersama Menteri BUMN, Erick Thohir, selaku Ketua Pelaksana Komite PCPEN.

"Ada Satgas percepatan penanganan Covid-19 dan Satgas pemulihan ekonomi nasional, dan Wakapolri menjabat sbg  Wakil Pelaksana  II dari  Menteri BUMN di Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional saat memberikan arahan secara langsung kepada para Kapolda dan Kapolres untuk membantu percepatan pemulihan perekonomian nasional," jelas Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya.

Ia berharap, langkah Polri mengutamakan produk dalam negeri untuk kebutuhan Almatsus dapat menjadi pendorong percepatan pemulihan perekonomian nasional.

"Bapak Kapolri telah memerintahkan penggunaan produksi dalam negeri untuk keperluan Almatsus Polri sebagai bentuk apresiasi dan dukung produksi dalam negeri untuk keselamatan dan kemajuan bangsa dan negara. Kualitas produk dalam negeri tidak kalah dengan produk luar negeri. Jika konsumsi dalam negeri bisa terjaga, serta masyarakat tetap produktif dan aman COVID-19, maka perekonomian nasional dapat terus digerakkan," ungkapnya.

Tak lupa, selaku Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19, Komjen Pol Agus Andrianto juga melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di perusahaan garmen yang berdiri sejak 1955 itu. Ia bersyukur, sekitar 2.000 karyawan tetap bekerja di tengah pandemi dengan tetap menjaga kesehatan

"Sejak awal pandemi semua karyawan masih bekerja, tidak ada satu pun yang di-PHK. Protokol kesehatan sudah diterapkan oleh perusahaan," kata Komjen Pol Agus Andrianto usai inspeksi secara langsung.

BACA Juga : Kabaharkam Polri : Jika Tidak Bisa Dikelola Dengan Baik, Dampak Pandemi COVID-19 akan Berpotensi MenggangguSituasi Kamtibmas

Pewarta : Didi Muryadi
Editor : Red
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close