News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ironi, Zona Hijau Diterapkan, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Masih Bertambah di Kota Sukabumi

Ironi, Zona Hijau Diterapkan, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Masih Bertambah di Kota Sukabumi

sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI - Meski Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menyebut terdapat satu daerah di Provinsi Jawa Barat memasuki zona hijau dan memiliki resiko rendah penyebaran Pandemi Covid-19, akan tetapi hal ini dinilai beberapa kalangan sebatas niat dan keinginan belaka.

Kota Sukabumi misalnya, status Zona Hijau yang disandang Kota Moci ini banyak di dengungkan oleh pemerintah maupun oleh sebagian masyarakat lainnya. Namun dibalik itu, ternyata data Covid-19 di kota ini menunjukkan masih adanya penambahan Pasien Covid-19.

Dengan adanya penambahan psien tersebut, meski hanya 1 orang, penambahan ini dinilai beberapa kalangan bahwa status Zona Hijau untuk wilayah Kota Sukabumi masih diragukan.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Sukabumi dr. Wahyu dalam keterangannya menjelaskan, penambahan angka ini lantaran adanya 1 orang yang merupakan warga asal Kecamatan Citamiang berjenis kelamin laki-laki dewasa yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

Namun demikian kata Wahyu, pemanbahan tersebut tidak terkait kluster hasil dari tes Swab PCR massal yang dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi sebelumnya.

"Jadi jumlah total keseluruhan pasien yang terkonfirmasi positif Covid hasil dari pemeriksaan Swab PCR sebanyak 65 orang dengan rincian 3 orang masih dalam perawatan rumah sakit dan 62 orang sudah dinyatakan sembuh," kata dr Wahyu dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Wahyu menghimbau kepada warga masyarakat Kota Sukabumi agar tidak panik dan tetap waspad. "Covid-19 masih ada dan selalu pakai masker bila keluar rumah," imbaunya.

BACA Juga : Semua PDP Covid-19 Kota Sukabumi Selesai dalam Pengawasan, 2 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020

Tags

Daftar

Berlangganan Artikel/Berita terbaru dari sukabumiNews.

Post a Comment

Komentari