Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, June 30, 2020

Redaksi sukabumiNews

Iran Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump

Donald Trumpdituding bunuh Jenderal Qassem Soleimani
Iran meminta Interpol menangkap Donald Trump atas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani (Foto: Istimewa)  
Iran akan terus memproses Trump di pengadilan bahkan setelah masa jabatan kepresidenannya berakhir. Interpol, yang berbasis di Lyon, Perancis, belum mengeluarkan pernyataan terkait permintaan Iran.

sukabumiNews.net, THERAN – Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta bantuan Interpol untuk menahan Presiden Donald Trump dan puluhan orang lainnya yang diyakini Teheran melangsungkan serangan pesawat nirawak yang menewaskan seorang jenderal Iran di Baghdad, Irak, kata seorang jaksa Iran, Senin (29/6/2020).

Meski Trump menghadapi kemungkinan sangat kecil untuk ditangkap, tuduhan itu menegaskan ketegangan yang terjadi antara Iran dan AS sejak Trump secara sepihak mundur dari kesepakatan nuklir Teheran dengan negara-negara besar dunia.

Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, mengatakan, jaksa Teheran Ali Alqasimehr mengatakan, Trump dan lebih dari 30 orang lainnya, yang dituduh Iran terlibat dalam serangan 3 Januari lalu yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani di Baghdad, menghadapi dakwaan pembunuhan dan terorisme.

Alqasimehr tidak menyebutkan nama-nama lain yang didakwa selain Trump, namun menegaskan bahwa Iran akan terus memproses Trump di pengadilan bahkan setelah masa jabatan kepresidenannya berakhir. Interpol, yang berbasis di Lyon, Perancis, belum mengeluarkan pernyataan terkait permintaan Iran.

Seperti diberitakan VOA, Alqasimehr juga mengatakan agar Interpol mengeluarkan pemberitahuan merah bagi Trump dan puluhan orang lain itu. Pemberitahuan merah merupakan perintah penangkapan tingkat tertinggi yang dikeluarkan Interpol.

Pihak-pihak berwenang setempat biasanya melakukan penangkapan atas nama negara yang mengajukan permohonan itu. Pemberitahuan itu tidak bisa memaksa negara untuk menangkap dan mengekstradisi tersangka, namun bisa membatasi keleluasaan bergerak tersangka.

BACA Juga : Saudi dan Pejabat AS Serukan Perpanjang Embargo Senjata PBB terhadap Iran

BACA Juga : Hamas: Kunjungan Kepala Mossad ke Negara Arab Lukai Bangsa Palestina

Sumber : VOA
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close