Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, June 2, 2020

Red1

Hasil Pemeriksaan Rapid Test Tahap II, 19 Warga Kabupaten Sukabumi Dinyatakan Reaktif dan 471 Orang Non Reaktif

Peta Sebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukabumi, Selasa (2/6/2020).  
sukabumiNews.net, KABUPATEN SUKABUMI – Sebanyak 490 orang warga Kabupaten Sukabumi mengikuti pemeriksaan rapid test tahap II. Dari hasil pemeriksaan ini 19 orang dinyatakan reaktif, dan 471 orang lainnya non reaktif.

Untuk hasil pemeriksaan Tes Swab PCR, Sekretaris Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid kepada sukabumiNews mengatakan, dari sebanyak 300 orang dengan hasil pemeriksaan sampel Swab PCR, 30 orang diantanya dinyatakan positif Covid-19.

“Sementara 149 orang lainnya negative, dan 21 orang masih dalam proses dengan jumlah sampel sebanyak 200 orang," jelas Harun Alrasyid, Selasa (2/6/2020).

Harun menjelaskan dari 30 pasien yang terkonfirmasi positif, 15 pasien yang aktif masih dalam perawatan rumah sakit dengan kondisi kesehatannya mulai membaik, dan 15 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh.

"Untuk pasien yang berstatus PDP, sebanyak 245 orang, 58 diantaranya masih dalam pengawasan, 165 orang dinyatakan selesai dalam pengawasan, dan 22 orang meninggal dunia," kata Harun.

Sedangkan lanjut Harun, jumlah orang yang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 4476, dengan rincian 143 orang masih dalam pemantauan, 4332 orang dinyatakan selesai dalam pemantauan, dan 1 orang meninggal dunia.

“Kami tetap meminta kepada masyarakat agar senantiasa menjalani peraturan dan imbauan dari pemerintah, selain itu masyarakat juga diimbau untuk mengikuti protokol kesehatan, menghindari penularan dan wajib menggunakan masker," pungkasnya.

Pewarta : Azis R
Editor : AM.
COPYRIGHT©SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close