Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, May 21, 2020

Redaksi sukabumiNews

VIRAL : Kapten Purnawirawan Sampaikan Surat Terbuka Ingatkan Presiden Joko Widodo

sukabumiNews.net – PANGLIMA Serdadu Eks Trimatra Nusantara Ruslan Buton menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo yang isinya menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan adanya revolusi rakyat jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mundur dari jabatannya.

“Bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat,” kata Ruslan Buton dalam surat terbukanya seperti diberitakan beberapa media Online dan berbagai Grup WhatsApp, belum lama ini.

Ditegaskannya Ruslan Buton bahwa hal tersebut harus dilakukan Jokowi untuk menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Sebelum kedaulatan negara benar benar runtuh dan dikuasai asing terutama Cina Komunis,” jelasnya.

Ruslan Buton juga mengatakan, berbagai kebijakan Presiden Jokowi selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi kata dia dalam surat terbukanya, adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat dicintai.

“Suka atau tidak suka, di era kepemimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara, atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak saudara fahami atau mungkin karena saudara telah tersandera oleh kepentingan elit politik,” tuturnya.

Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara itu juga menggambarkan, lengsernya Jenderal Besar Suharto bisa menjadi sebuah acuan atau referensi Presiden Jokowi mengundurkan diri.

“Sebagai seorang negarawan, beliau dengan legowo menyatakan mundur dari tahta Kepresidenan demi menghindari pertumpahan darah sesama anak bangsa,” pungkasnya.

LIHAT : Surat Terbuka Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara kepada Jokowi: Bila tidak Mundur, Kemungkinan akan Terjadi Revolusi

LIHAT Juga Audio/Videonya di Sini


Pewarta/Editor : Red
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close