Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, May 7, 2020

Redaksi sukabumiNews

Trump Akui Corona Lebih Parah dari Tragedi 9/11

sukabumiNews.net, AMERIKA SERIKAT – Virus corona (COVID-19) yang berasal dari Wuhan, China, harusnya tidak menjadi pandemi dunia seperti yang terjadi saat ini, bila bisa diatasi dari awal. Demikian keluhan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Pandemi COVID-19 yang terjadi di AS, menurut Trump, lebih parah dari serangan Jepang ke Pearl Harbor saat perang dunia II, dan serangan ke gedung World Trande Center di New York saat tragedi 9/11.

Pengaruh COVID-19 bukan hanya kepada korban manusia, tapi juga kejatuhan ekonomi. Di AS, pada kuartal I-2020 ekonominya tumbuh minus 4,8% akibat COVID-19 yang menghentikan aktivitas ekonomi.

Sejumlah negara di Eropa dan Asia mulai melonggarkan lockdown, dan berharap ekonomi bisa bergerak lagi. Namun sejumlah ahli mengingatkan, kebijakan jaga jarak (social distancing) tetap diperlukan sampai vaksin ditemukan.

Secara global, COVID-19 telah menginfeksi 3,7 juta orang dan menewaskan lebih dari 260.000 orang, yang seperempatnya dari AS.

“Ini seharusnya tidak terjadi. Ini bisa dihentikan di sumbernya, ini bisa dihentikan di China. Ini merupakan serangan terparah yang pernah kita terima. Ini lebih parah dari Pearl Harbor dan World Trade Center,” tutur Trump, dilansir AFP, Kamis (7/5/2020).

Seperti diketahui, tragedi 9/11 di tahun 2001 menewaskan 3.000 orang. Sementara COVID-19 sejauh ini telah menewaskan 73.000 warga AS. Bahkan prediksinya hingga akhir Mei akan ada 100.000 orang yang meninggal di AS karena virus ini.

Sumber: cnbcindonesia

Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close