Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, May 31, 2020

Red1

Dua Bangunan Rumah Milik Warga Kp Rawasalak Ambruk Tertimpa Longsor

sukabumiNews.net, GUNUNG PUYUH – Dua bangunan rumah milik warga Kampung Rawasalak, RT 3/RW 07, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi tergerus longsor hingga menyebabkan dinding bagian belakang dua rumah itu tersebut ambruk.

Peristiwa terjadi pada Jum’at 30 Mei 2020 sekitar pukul 21:00 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah sekitar sejak Jumat petang.

"Adapun rumah yang terdampak yakni milik Eman dan milik Lim. Luas bangunan yang terdampak masing-masing 12 meter persegi," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kota Sukabumi, Zulkarkain Barhami kepada sukabumiNews.

Zulkarkain menjelaskan, material bangunan yang ambruk jatuh dan menutup saluran air yang terhimpit talud (tembok penahan tanah) seluas 6,4 meter persegi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pada saat kejadian penghuni tidak berada diruang.

"Longsor menggerus bagian belakang bangunan dan sebagian ruangan dapur dan kamar. Pada saat kejadian penghuni berada diruang depan," jelasnya.

Zulkarkain mengungkapkan, seluruh penghuni dalam keadaan baik dan menempati bagian ruangan rumah yang masih aman dan mendapatkan bantuan Natura dari BPBD Kota Sukabumi. Sementara kerugian ditafsirkan mencapai Rp7 juta.

"Meskipun rusak tapi rumah tersebut masih bisa dihuni. Sementara material bangunan yang ambruk sudah disterilkan petugas BPBD Kota Sukabumi dan aliran sungai sudah kembali normal," pungkasnya.

Pewarta : Hendra S
Editor : Azis R
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close