Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, March 30, 2020

Azis Ramdhani

Wali Kota Sukabumi : Rapid Testnya Positif Belum Tentu Positif Corona

Wali Kota Sukabumi, H Achmad Fahmi.
sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H Achmad Fahmi mengatakan, meski hasil Rapid Tesnya positif, belum tentu dia potitif corona lantaran Rapid Test sifatnya adalah Screening. “Jadi belum masuk ke diagnosa,” kata Fahmi melaui press release yang diterima awak media dalam bentuk rekaman pada Senin (30/3/2020) pukul 18:00 Wib.

Achmad Fahmi menegaskan hal tersebut terkait maraknya pemberitaan dan Informasi yang berkembang di Media Sosial mengenai adanya 300 orang warga Kota Sukabumi yang positif Corona.

Fahmi mengatakan, Rapid Test memang sudah dilakukan di Kota Sukabumi. Saat ini, terang dia, baru 60 orang yang sudah dilakukan test, bukan 300 orang. Namun tutur Fahmi hingga saat ini hasilnya belum diterima oleh Walikota Sukabumi.

"Saya berharap, warga tetap tenang dan tidak gaduh dengan pemberitaan-pemberitaan atau rumor-rumor yang beredar. Kita tunggu hasil sample Rapid Tes yang sudah dilakukan terhadap 60 orang ini. Mudah-mudahan tidak ada hal-hal yang menghawatirkan, jadi warga tetap tenang," imbau Fahmi.

Terkait 300 orang yang banyak diinformasi melaui sejumlah pemberitaan itu Wali Kota Sukabumi mengaku, pihkanya tidak mengetahui dan mendapat laporan tentang adanya jumlah tersebut.

"Oh nggak, yang di test itu kan hanya 60 Orang, tetapi mungkin memang ada institusi lain yang sedang melakukan Proses Rapid Test, saya belum dapat Informasi dari Institusi lain tersebut. Institusi yang ada di wilayah Kota Sukabumi iya, tetapi bukan melakukan pemeriksaan kepada warga Kota Sukabumi," kilahnya.

BACA : Masyarakat Diimbau Tidak Panik, Hasil Rapid Test Positif Belum Tentu Hasil Swab nya Positif

Ditegaskan Fahmi bahwa warga Kota Sukabumi sampai saat ini seluruhnya masih aman.

Sementara, disinggung mengenai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil agar Wali Kota Sukabumi segera melakukan Karantina Parsial, Fahmi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukannya bila memang sudah ada hasil yang didapatkan.

"Sampai saat ini saya belum mendapatkan hasil secara tertulis dari proses pemeriksaan Rapid Test yang dilakukan, kalau yang 60 orang insyaallah aman tidak ada permasalahan, yang dilaksanakan oleh Institusi lain, saya belum dapat laporannya," ucap Fahmi.

Dijelaskan Fahmi bahwa sejauh ini Rapid Test terhadap 60 orang ini dilakukan selama 3 hari dan baru dilaksanakan. Oleh karena itu di Kota Sukabumi jelas dia, di Kota Sukabumi saat ini masih menerapkan Zona Kuning .

Dia juga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan Karantina Wilayah secara Partial apabila memang ada hasil bahwa di wilayah Kota Sukabumi sudah ada yang terkonfirmasi Positif Covid 19 dan sudah Gawat Darurat.

"Bila memang ada kegawat daruratan yang bertambah, tentunya perlu dilakukan Karantina wilayah secara Partial," pungkasnya.

BACA: Hasil Swab Seorang Warga Kota Sukabumi Dinyatakan Positif Covid-19

Pewarta : Hendra Sopyan
Editor :Azis R/Red*
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close