Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, February 15, 2020

Redaksi sukabumiNews

Sebuah Kondominium di Taman Klang Lama Ambruk, Dua Pekerja Konstruksi Terperangkap

Dua pekerja konstruksi di sebuah kondominium di Taman Klang Lama, terperangkap ketika bangunan ambruk sekitar pukul 15:30. (FOTO: Astro AWANI/ SHAHIR OMAR)   
sukabumiNews.net, KUALA LUMPUR – Dua pekerja konstruksi di sebuah kondominium di Taman Klang Lama di Kuala Lumpur, Malaysia, tertimpa reruntuhan ketika bangunan tersebut ambruk. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (14/2/2020) sekira pukul 3.30 sore.

Direktur Departemen Kebakaran dan Penyelamatan Kuala Lumpur (JBPM) Nordin Pauzi mengatakan, salah satu korban telah diselamatkan. "Korban pertama diselamatkan dan dikirim ke Rumah Sakit Kuala Lumpur,” kata Nordin dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

"Korban kedua sedang diselamatkan di mana Tim Pencarian dan Penyelamatan Khusus Malaysia (SMART) dan Tim Operasi, Taktis, dan Penyelamatan Khusus Malaysia (STORM) sedang dipindahkan ke lokasi yang agak sulit," terangnya.

Dia menambahkan bahwa pemindahan dirasa sulit lantaran struktur reruntuhan dimulai dari lantai enam.

Bhkan tambah dia, karena struktur reruntuhan yang tidak stabil, hanya penyelamat terlatih dengan pakaian keamanan lengkap yang diizinkan untuk melakukan operasi.

"Reruntuhan itu sangat besar di salah satu sudut gedung tempat korban (kedua) berada di bawah puing-puing tetapi di tempat yang aman.

"Kami tidak mengizinkan orang tanpa PPN dan pelatihan datang karena kami ingin meminimalkan kasus baru," katanya.

Sebanyak hampir 150 anggota dari berbagai lembaga dikerahkan untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.

Dia menambahkan bahwa struktur akan ditutup sementara dan dievaluasi oleh Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (DOSH).

Insiden yang terjadi pada jam 3.30 Waktu Piawai Malaysia (WPM) ini membuat tempat parkir mobil lantai enam runtuh ke lantai pertama.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab dari runtuhnya bangunan tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwewenang.

Pewarta: Astro AWANI
Editor: AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

sukabumiNews tidak bertanggung jawab atas pendapat yang diungkapkan melalui artikel/berita ini. Ini adalah pandangan pribadi pemilik akun dan tidak mencerminkan posisi kami. Semua risiko yang dihasilkan dari komentar yang diposting adalah tanggung jawab pemilik akun itu sendiri. Terima kasih.

Memuat...
close