Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, December 12, 2019

Red1

Hari ke-3 Bimtek, Ratusan Kades Pemula Diterima Kalapas Kelas III Warungkiara

kalapas kelas III Warungkiara, Cristio Nugroho.
FOTO: Kalapas kelas lll Warungkiara, Christio (tengah) didampingi Kabid Administrasi Pemerintahan Desa DPMD, H. D. Kusnadi, dan Letnan Pelatih Yon Armed 13 Kostrad Cikembar.  
sukabumiNews.net, WARUNGKIARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas lll Warungkiara menerima kujungan ratusan kepala desa (kades) terpilih pada pilkades 2019. Kunjungan para kades terpilih (pemula) ke Lapas tersebut memenuhi pelaksanan materi Bimbingan Teknis (Bimtek)-nya pada hari ke tiga untuk menerima pemahaman mengenai tugas dan fungsi Lapas.

“Bagi kepala desa terpilih ini usai dilantik secara resmi, nantinya akan dapat melaksanakan tugas dengan baik serta dapat memajukan desanya masing-masing,” ujar Kepala Lapas Kelas lll Warungkiara Christio Nugroho kepada sukabumiNews, Rabu (11/12/2019).

Christio mengatakan, hampir rata-rata warga binaan Lapas Warungkiara ini merupakan warga Desa Kabupaten Sukabumi. “Manakala Warga Binaan bebas, mereka dapat diberikan penguatan atau pun pembekalan lanjutan sehingga nantinya mereka tidak mengulangi tindak pidana kejahatan," terang Christio.

Dalam pemberian materinya kepada para kades terpilih (pemula) Kalapas lebih menitik beratkan kepada pemaparan terkait Tugas Pokok dan Fungsi (Tusi) lapas itu sendiri yang ada kaitannya dengan kepala desa.

“Diantaranya bagi warga binaan yang akan menjalankan pembebasan bersyarat atau pun cuti bersyarat, harus ada surat jaminan dari kepala desa,” sambung Christio.

Mengenai hal ini, kata Christio, kepala desa menyatakan bersedia untuk menerima warga Binaan, andai kata mendapatkan pembebasan bersyarat atau pun cuti bersyarat.

Disinggung mengenai penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) di Bandung pada tanggal 8 Desember 2019 lalu, Christio merasa bersyukur. “Alhamdulilah ada tiga desa di Kabupaten Sukabumi yang mendapat penghargaan Desa Sadar Hukum yang diserahkan langsung oleh Menteri Kemenkumham,” ucapnya.

Tentunya tambah Kalapas, desa-desa yang mendapatkannya ini berperan dengan aktif dalam menyukseskan masyarakatnya akan kesadaran terhadap hukum. “Dari desa lah kesadaran hukum di mulai," tutup Christio.

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close