Breaking

Friday, November 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

Wali Kota Sukabumi Himbau Warga Jangan Mudah Tergoda Janji Diterima Jadi CPNS

gerakan shalat subuh berjamaah
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi saat menyampaikan ceramah usai memimpin Gerakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Agung Kota Sukabumi.  
sukabumiNews, CIKOLE – Terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah diumumkan oleh pemerintah pusat, yang rencananya akan dibuka pada 11 Nopember 2019 mendatang, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menghimbau kepada warga, jangan mudah tergoda apabila ada yang menjanjikan diterima jadi CPNS.

Hal tersebut disampaikan Achmad Fahmi di hadapan ratusan jamaah, usai melaksanakan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Agung Kota Sukabumi, Jumat (1/11/2019).

Fahmi menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi mendapatkan kuota CPNS sebanyak 114 formasi. “Rencananya akan dibuka pada 11 Nopember 2019 mendatang,” kata Fahmi.

“Ini sifatnya terbuka, dan Kota Sukabumi hanya sebatas mengajukan kebutuhan CPNS,” kata Fahmi. Sementara, untuk pelaksanaan tes dan pengumuman, terang Fahmi dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Saya mengimbau kepada warga, jangan mudah tergoda jika ada yang menjanjikan diterima jadi CPNS, karena pelaksanaan seleksi dilakukan pemerintah pusat secara terbuka dan professional,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota juga menyampaikan bahwa Gerakan Shalat Subuh berjamaah jadi media untuk meningkatkan kualitas keagamaan. “Selain itu, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi antara warga dan aparatur,” ujar Fahmi.

Kegatan ini juga, tambah dia, bisa dijadikan kesempatan untuk menyampaikan program pembangunan pemerintah kepada masyarakat.

Hadir pada ksempatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, dan para aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Sukabumi.

Baca juga: Pemkot Sukabumi Terus Giatkan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah

Pewarta: AM.
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Berita menarik lainnya:
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu


TRENDING TOPIK
close