Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, November 27, 2019

Redaksi sukabumiNews

BNN Gerebek Pabrik Narkotika Jenis PCC di Tasikmalaya

pabrik pcc
sukabumiNews, TASIKMALAYA – Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Bareskrim Polri berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis Paracetamol, Cafein dan Carisprodol (PCC) dari tempat produksi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, para pelaku menyulap tempat produksi obat-obatan menjadi pabrik sumpit dan copstick untuk mengelabui petugas.

 "Barang haram itu, diproduksi di dalam ruangan tersembunyi dan sudah siap kirim," ungkap Arman di Tasikmalaya, Rabu (27/11/2019).

Dijelaskan Arman, dari hjasil penggerebekan pihaknya mengamankan 1.5 juta pil PCC yang sudah dikemas dan dikirim ke beberapa wilayah di Indonesia yakni Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Jawa Barat.

“Kita juga sita bahan baku, peralatan laboratorium, mesin cetak atau pil press,” jelasnya.

Pabrik PCC tersebut berkedok pabrik sumpit, sehingga warga sekitar tidak pernah mencurigai aktivitasnya.

Pewarta: KBRN
Edotor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

TRENDING TOPIK
close