Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, October 6, 2019

Redaksi sukabumiNews

GENPPARI Inisiasi Program Pos Wisata Anti Narkoba

anggota genppari
Ketum GENPPARI, Dede Farhan Aulawi (duduk, pertama dari kanan) bersama anggota GENPPARI lalinnya  
sukabumiNews, BANDUNG – Komitmen untuk memajukan pariwisata Indonesia sudah sejak lama dirintis oleh GENPPARI karena menyadari fungsi strategis kepariwisataan untuk masa depan Indonesia. Saat sumber daya alam menyusut, harga-harga komoditi ekspor sangat fluktuatif sehingga neraca perdagangan juga sering defisit, pajak sudah digenjot tetapi pos pemasukan masih kurang maka pinjaman luar negeri tak terhindarkan.

“Mengingat hal tersebut, GENPPARI berfikir keras untuk mencari alternatif lain sumber pemasukan negara tanpa harus mengeksplorasi sumber daya alam. Salah satunya adalah sektor kepariwisataan yang dimiliki oleh 17 ribu pulau di Indonesia,” Ketua Umum Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (GENPPARI) Dede Farhan Aulawi kepada sukabumiNews, di salah satu tempat wisata di Bandung, Sabtu (5/10/2019).

Dede mengatakan, seluruh jajaran Pengurus GENPPARI dari tingkat DPP sampai DPD kabupaten/ kota memiliki kesamaan pandangan, tekad dan komitmen untuk memajukan pariwisata Indonesia.

dede farhan aulawi
Menurutnya, tak bisa ditawar lagi bahwa sektor pariwisata sanggup menjadi sektor unggulan dan andalan dalam meningkatkan kesejahterakan bangsa. Namun demikian kata dia, GENPPARI juga tetap akan mewaspadai kemungkinan masuknya narkoba melalui jalur dan objek kepariwisataan.

Oleh karena itu, GENPPARI juga akan membentuk Tim Khusus yang memantau dan memonitor kemungkinan adanya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh para turis,” Ujar Dede.

Sementa mengenai teknisnya, terang, Dede, GENPPARI akan membentuk Program Pos Wisata Anti Narkoba (PosWan). Tim ini, tambah dia, akan memonitor dan mengawasi kemungkinan adanya peredaran gelap narkoba yang terhubung dengan jaringan internasional, termasuk tempat-tempat hiburan yang seringkali disalahgunakan oleh oknum tertentu sebagai sarana dalam melakukan transaksi narkoba.

Tim ini tidak sekedar memiliki komitmen dan tekad saja, melainkan juga akan dilatih dengan keterampilan khusus dalam mengelola berbagai pola pergerakan informasi dari para pelaku, salah satunya adalah keterampilan ilmu intelijen,” jelas Dede.

Di akhir perbincangannya Dede mengingatkan dan meminta kepada seluruh anggota GENPPARI agar memajukan pariwisata dan juga mencegah kemungkinan adanya peredaran narkoba di tempat wisata. Jika menemkan hal-hal yang mencurigakan, pesan dia, maka dirinya meminta untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan.

Dalam konteks ini, GENPPARI akan membantu menyampaikan segala macam informasi bila terlihat adanya indikasi peredaran dan penyalahgunaan pemakaian narkoba. Dalam hal ini GENPPARI bertekad untuk mengembangkan Objek Wisata Bersih dan Bebas Narkoba.” Pungkas Ketua Umum GENPPARI yang juga anggota Kompolnas RI, Dede Farhan Aulawi.

Pewarta: AM
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close