Breaking

Saturday, September 21, 2019

Redaktur

Kadinkes: Program STBM Jadi Garda Terdepan Cegah KLB

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Harun Al Rasyid ketika memberikan Penghargaan kepada Anggota HAKLI, Sabtu (21/09/2019). 
sukabumiNews, SUKABUMI – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, H. Harun Al-Rasyid menyebut, Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM) menjadi garda terdepan dalam mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) yang dalam beberapa minggu terakhir ini banyak menyerang warga Kabupaten Sukabumi. Seperti contoh, kasus dugaan keracunan yang terjadi di Kecamatan Simpenan dan Bantargadung.

KLB, kata Harun Al-Rasyid, seolah menjadi momok menakutkan lantaran warga masyarakat minim pengetahuan mengenai kesehatan lingkungan. Padahal tambah Dia, jika masyarakat menjalankan PHBS, kekhawatiran itu tidak akan pernah ada. Apalagi, tambah Dia, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi akan mendorong secara aktif pembuatan STBM di berbagai wilayah.

"Kesadaran prilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat akan terus kita ingatkan. Melalui perencanaan penbangunan STBM, kita akan galakan sadar mengolah, mendapatkan, menyajikan makanan dan mendukung sanitasi baik," ungkap H. Harun Al-Rasyid kepada sukabumiNews saat ditemui di acara Sumpah Profesi Kesehatan Lingkungan di kawasan Selabintana, Sabtu (21/09/2019).


Kepala Dinas Kesehatan berjanji, akan terus menggalakan pembangunan dasar sanitasi yang baik diberbagai wilayah khususnya yang berpotensi terserang KLB seperti keracunan, kekeringan, keadaan air tidak bersih dan berbagai persoalan yang mengancam kesehatan lingkungan.

"Insyaallah, Kami akan secara mendalam mendukung terciptanya kesehatan lingkungan di Kabupaten Sukabumi. Programnya ada pada bagian penanganan kesehatan," jelas Kadis Keaehatan, H. Harun Al-Rasyid.


Pewarta : Azis R
Editor : Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Tertarik dengan Artikel Kesehatan dan lainnya, baca:
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close
close