Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, June 15, 2019

Redaksi sukabumiNews

Puluhan Hektar Sawah Dilanda Kekeringan, Petani di Pajampangan Terancam Gagal Panen, Pemdes Diharap Segera Antisipasi

sukabumiNews, PABUARAN – Memasuki musim kemarau, puluhan hektar lahan  pesawahan di Wilayah Selatan Sukabumi, tepatnya blok Pamijahan Kampung Citaritih, Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilanda kekeringan.

Pantauan sukabumiNews dilapangan, Jumat 7 juni 2019 kemarin, sebanyak kurang lebih 40 hektar sawah di blok Pamijahan yang baru ditanami padi seumur seminggu hingga paling lama satu bulan itu mulai dilanda kekeringan, sehingga petani dipastikan terancam gagal panen dan merugi.

"Karena kekeringan ini, tanaman padi tumbuh tidak sempurna, bahkan banyak tanaman yang mati. Tanah pun mulai mengalami retak-retak karena tidak ada pasokan air. kalau begini terus di pastikan kami akan mengalami gagal panen,” ungkap salah seorang petani RL (inisial) saat ditemui di area persawahan, Jumat (07/06).

“Jika dalam satu bulan kedepan keadaan area pertanian masih mengalami kekeringan, maka kami akan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Dan kami (para petani) di blok Pamijahan Kp. Citaritih hanya bisa pasrah,” tambahnya.

Para petani berharap pemerintah segera menanggulangi kekeringan yang setiap tahunnya terjadi dan melanda petani di blok Pamijahaan. Sayangnya, tambah RL, dalam hal ini pemerintah desa hanya memperhatikan area sawah di lingkungang dekat rumah kadesnya.

“Sedangkan sawah yang berada di lokasi Citaritih seolah -olah di sisihkan tidak di perhatikan," tuturnya.

Petani di daerah tersebut juga berharap agar kedepan pemerintah membangun saluran irigasi yang memadai, supaya sawahnya kecukupan air hingga di kemudian hari tidak akan mengalami kekeringan dan gagal panen.


Pewarta: Karim R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close