Breaking
loading...

Thursday, June 13, 2019

Redaksi sukabumiNews

Polres Sukabumi Tetap Siaga Lakukan Pengamanan Pasca Idul Fitri 1440 H dan Libur Panjang

sukabumiNews, WARUDOYONG - Aparat Polres Sukabumi melakukan pengamanan di sekitar Simpang Traffic Management Centre (TMC) ataupun Simpang Ratu. Hal itu dilakukan karena sampai saat ini masih banyak wisatawan yang berkunjung ke Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi.

"Perkiraan Hari Minggu lalu sudah selesai, tetapi sampai saat ini masih berjalan, karena anak-anak sekolah masih libur, sampai detik ini kita masih melakukan pengamanan," ucap Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi usai acara halal bihalal di Pendopo Sukabumi, Jln. A Yani Kel. Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi Rabu (12/6/19) kemarin.

Nasriadi menambahkan, sampai saat ini tidak ada gangguan Kamtibmas yang menonjol, namun kata Nasriadi untuk lakalantas terjadi kecelakaan pengguna kendaraan roda dua yang mengakibatkan penumpang meninggal dunia. Tempat kejadian perkara (TKP) di puncak Aher, Ciletuh Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

"Peristiwa terjadi saat satu keluarga yang berjumlah lima orang menggunakan 1 unit kendaraan bermotor, sehingga kendaraan tersebut tidak terkontrol dan akhirnya menyebabkan meninggalnya satu orang anaknya akibat terjatuh ke pinggir jalan," terang Nasriadi.

Sementara tentang laka laut, Nasriadi mengungkapkan, pihaknya telah menyelamatkan sebanyak 48 anak-anak dan remaja yang mengalami kecelakaan. Selain itu ada sekitar 130 warga yang terserang ubur-ubur beracun.

"Ratusan korban tersebut langsung di tangani dan ada pula yang diberi suntikan penghilang nyeri, karena racunnya sampai menyusup kedalam organ tubuh. Itu merupakan fenomena luar biasa. Hal itu pernah terjadi sebelumnya pada Tahun 2014 lalu," jelasnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close
close