Breaking
loading...

Thursday, May 16, 2019

Redaksi sukabumiNews

Memperihatinkan, Penderita Tumor Ganas Ini Butuh Bantuan Biaya untuk Perwatan Intensif

Relawan Sawadah saat berkunjung ke rumah Aep, penderita tumor ganas.
-- 
sukabumiNews, CIDAHU - Dua minggu lebih, Aep (38) warga kampung Manglid RT.005/007 Desa Cidahu Kecamatan Cidahu  Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, terbujur kaku, lemah tak berdaya.

Bapak dari empat orang anak ini hanya bisa berbaring pasrah di tempat tidur di rumahnya lantaran penyakit tumor yang bersarang di rahangnya.

"Jangankan bisa makan, setetes air pun sudah sangat susah untuk di telannya." ungkap Reno salah satu Relawan Sawadah kepada sukabumiNews saat Ia berkunjung ke rumahnya, Kamis (16/5/2019).

Dikatakan Reno, sebelumnya, keluarga Aep pernah menjalani perawatan medis di rumah sakit dengan berbekal kartu KIS ( Kartu Indonesia Sehat) yang diberikan oleh Pemerintah. Namun kata Reno, karena tak mampu untuk menanggung tambahan biaya, ahkirnya pihak kelurga memutuskan untuk kembali merawatnya di rumah.

"Saat ini kondisi pak Aep saat ini sangat memperihatikan, tumor rahang yang ada pada dirinya sudah pecah, dan butuh pertolongan medis secepatnya," jelas Reno.

Oleh sebab itu tutur Reno, Ia  bersama-sama Relawan Sawadah berinisiatif untuk mengumpulkan donasi buat membantu biaya pengobatan Aep. Tak hanya itu, bahkan saat ini Reno bersama Relawan Sawadahnya sedang membantu proses kepemilikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk Pak Aep.

"Kami mohon bantuan dari masyarakat dan juga pemerintah untuk membantu meringankan beban pak Aep dengan memberikan donasi baik langsung maupun tidak langsung," harap Reno.

"Kami juga menyediakan rekening untuk menyalurkan bantuan tidak langsung melalui Rek. BCA no: 1290224353 a/n Erwan Rusmawan," imbuhnya.

Reno juga berharap, semoga ada donatur yang terketuk hatinya untuk membantu meringankan beban keluarga pak Aep.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close