Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, May 5, 2019

Redaksi sukabumiNews

Diduga Terjangkit Virus DBD, Puluhan Warga Kebon Pedes Masuk Rumah Sakit

sukabumiNews, KEBON PEDES – Sebanyak Sepuluh orang warga di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat di rujuk ke rumah sakit pada Sabtu (4/5/2019). Dua dari sepuluh orang diantaranya diduga terjangkit wabah virus Demam Berdarah Dengeu (DBD).

Camat Kebon Pedes, Ali Iskandar ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa sepuluh orang warganya tengah mendapatkan perawatan secara insentif di Rumh Sakit. Mereka berasal dari Kp. Selajambu RW.01, Kp. Cikaret Hilir, RW. 02, dan Kp. Sasagaran RW. 03, Desa Sasagaran Kecamatan Kebon Pedes Kabupaten Sukabumi.

"Kesepuluh orang tersebut dirawat inap dirumah sakit Hermina, Ridho Galih dan RS. Setukpa Polri Kota Sukabumi," kata Ali Iskandar kepada sukabumiNews, Ahad (5/5/2019).

Ali menjelaskan, awalnya sepuluh orang yang sakit itu diduga terjangkit wabah DBD, namun berdasarkan hasil laporan medis dari dokter yang merawat di Rumah sakit Setukpa Polri, dan Rumah Sakit Hermina, hanya dua orang saja yang dinyatakan suspect (tersangka) terjangkit DBD.

"Jadi dari sepuluh yang sakit, hanya dua orang suspect DBD, beberapa orang yang masih di rawat mengalami penyakit froztat, lambung dan gula darah, sementara sisanya sudah dipulangkan pihak Rumah Sakit dan dinyatakan sudah sehat," terang Ali.

Dia mengungkapkan, khusus untuk Desa Sasagaran dari beberapa bulan lalu sudah dilakukan penyuluhan dan melakukan kegiatan survey, karena pernah ditemukan kasus DBD di Kampung Cikaung, namun sudah ditangani.

"Untuk mencegah kasus yang sama, kami sudah melakukan upaya berupa mensterilkan beberapa rumah yang pernah terjangkit, selain itu kami juga menjadwalkan bersih-bersih lingkungan setiap Hari Jumat (Jumsih) dan 3M secara rutin," pungkasnya.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close