Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, May 18, 2019

Redaksi sukabumiNews

Bocah 8 Tahun Penderita Tumor Lidah Asal Curugkembar Ini Butuh Uluran Pemerintah

Butuh uluran masyarakat terutama pemeritah untuk membantu meringankan biaya penyembuhan bagi penyakit yang diderita bocar berusia 8 tahun, anak dari pasangan Juheri (59) dan Siti (47) warga yang berasal dari kampung Mekar Wangi Rt. 001/004 Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini ini lantaran keluarganya termasuk keluarga kurang mampu.
sukabumiNews, CURUGKEMBAR - M. Rais Pratama Rijik (8) Bocah penderita Tumor Lidah, kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, penyakit kangker lidah yang dideritanya semakin hari kian membesar.

Butuh uluran masyarakat terutama pemeritah untuk membantu meringankan biaya penyembuhan bagi penyakit yang diderita bocar berusia 8 tahun, anak dari pasangan Juheri (59) dan Siti (47) warga yang berasal dari kampung Mekar Wangi Rt. 001/004 Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini ini lantaran keluarganya termasuk keluarga kurang mampu.

Siti, Ibunda Rais mengatakan, penyakit yang diderita anaknya berawal ketika Rais merasakan gatal-gatal di bagian lidah lalu di bawanya berobat ke Puskesmas terdekat. “Ini dilakukan sekitar tanggal 15/11/2018 lalu,” terang Siti kepada sukabumiNews, Sabtu (18/5/2019).

"Dalam kurun satu bulan sepulangnya berobat dari puskesmas, penyakit Rais tak kunjung sembuh yang ada semakin parah dan Rais sudah pernah dibawa ke tiga Rumah Sakit (RS), yaitu RS. Syamsudin, SH (Bunut), RS. Hermina dan RS. Hasan Sadikin Bandung dengan menggunakan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kelas III yang berbayar premi bulanannya," ungkap Siti.

Siti juga mengaku, Juheri (59) sebagai suaminya adalah seorang buruh tani yang berpenghasilan pas-pasan. Oleh karenanya disebabkan keterbatasan ekonomi, untuk mengobati penyakit yang diderita anaknya, Siti menggunakan Kartu BPJS Kesehatan Kelas III yang berbayar perbulan, “karena selama ini keluarga kami belum mendapatkan Kartu Indonesia Sehat yang diberikan oleh  Pemerintah bagi Masyarakat tidak mampu secara Gratis,” jelas nya.

Siti berharap Agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan bantuan untuk pengobatan Rais dan menginginkan Kartu BPJS yang ia miliki di rubah menjadi BPJS Non bayar atau Gratis.


Pewarta: Azis. R
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

sukabumiNews tidak bertanggung jawab atas pendapat yang diungkapkan melalui artikel/berita ini. Ini adalah pandangan pribadi pemilik akun dan tidak mencerminkan posisi kami. Semua risiko yang dihasilkan dari komentar yang diposting adalah tanggung jawab pemilik akun itu sendiri. Terima kasih.

Memuat...
close