News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Nyaris Ambruk, Rumah Kakak Beradik di Kebon Manggu Sukabumi Ini Butuh Bantuan Pemerintah

Nyaris Ambruk, Rumah Kakak Beradik di Kebon Manggu Sukabumi Ini Butuh Bantuan Pemerintah

sukabumiNews, GUNUNGGURUH – Salah satu rumah warga di Kampung Cipeundeuy RT.002/008 Desa Kebon Manggu Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi ini sangat memperihatinkan. Pasalnya, selain dindingnya yang terbuat dari bilik bambu dan sudah bolong-bolong, rumah panggung berukuran 6X6 meter persegi milik kakak beradik bernama Dase Hendra (44) dan Ence Bayu (30) ini juga terlihat sudah lapuk dan hampir roboh.

Jangankan memiliki kamar mandi, kamar tempat tidur juga tidak ada. Bahkan penerangannya pun masih nyantol listrik ke rumah tetangga.

Kondisi ruang tengah rumah Dase dan Ence
Menurut Dase, rumah yang ditempati bersama adik kandungnya ini adalah peninggalan dari kedua orang tuanya yang sudah almarhum. Dase beserta adik yang dalam kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu dan kerap tidak mendapatkan uang ini memohon kepada pemerintah setempat untuk membantu agar dia bisa merenovasi rumahnya yang sudah hampir roboh ini.

Dase dan Ence mengaku bahwa 3 tahun yang lalu ia pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat sebesar Rp4 juta. Itu pun kata Dase, uang bantuan tersebut tidak diterimanya secara utuh. “Saya hanya memerimanya sekitar Rp3,5 juta,” kenang Dase kepada sukabuminews.net di kediamannya, Rabu (20/3/19). 
"Tapi alhamdulilah uang tersebut sudah saya terima dan langsung saya belikan kepada bahan bangunan secukupnya, seperti batu bata, genteng dan kayu, meski sebelumnya saat itu saya sempat bingung karena dengan nilai uang segitu bagaimana mungkin bisa cukup untuk merenovasi rumah.Belum lagi untuk upah kerja tukang,” jelasnya.

Sementara itu, Rasmita Kades Kebonmanggu saat dikonfirmasi terkait keberadaan tempat tingga kedua orang kaka beradik ini mengaku bahwa pihaknya sudah mengajukan kepada pemerintah melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 80 rumah.

“Tak hanya itu, kita sudah melaksanakan program sesuai dengan surat edaran Kementerian ESDM dengan mengutus dua orang petugas desa untuk mencari warga yang tidak mampu yang belum mempunyai KWH Listrik secara gratis. Dan kami mengajukan ada 36 rumah yang belum mempunyai KWH listrik. Yang sudah di realisasi baru satu rumah,” papar Kades.

“Saya menghimbau kepada warga masyarakat Desa Kebon manggu agar bersabar, sebab pemerintah Desa Kebonmanggu sudah mengajukan kepada pemerintah Kabupaten Sukabumi, " akunya.

BACA Juga:
Jual Gubuk untuk Biayai Istrinya yang Kini Telah Wafat, Wawan Berharap Dapatkan Rumahnya Kembali


Pewarta : Azis. R
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tags

Daftar

Berlangganan Artikel/Berita terbaru dari sukabumiNews.

Post a Comment

Komentari