Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Friday, January 11, 2019

Anonymous

Nandi, Remaja Desa Bojingsari Penyandang Tuna Netra dengan Multitalenta

sukabumiNews.net, NYALINDUNG – Nandi (30) remaja penyandang tunanetra yang memiliki multitalenta, warga kp. Karikil RT.03/01, Desa Bojongsari Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini sungguh luar biasa.

Keahlian yang dihasilkan dari belajarnya secara otodidak dalam bidang elektronik dan kelistrikan, ternyata tidak sia-sia.

Salah satu kreatifitas hasil rancangannya sendiri yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar adalah sebuah mikser.

"Tidak hanya itu, bahkan Nandi mampu membuat studio radio amatir," ungkap Jajat Sudrajat, salah seorang warga yang bangga dengan kreatifitas Nandi kepada sukabumiNews, belum lama ini.

Sebagian dari hasil kreatifitasnya, sebuah micer yang d rancang dan di rakit sendiri.

Jajat juga menjelaskan bahwa keahlian Nandi mulai diketahui sejak dia berusia 25 thn. "Nandi memang mengalami tuna netra sejak lahir, “ sambung Jajat.

Meski dia hidup sendirian karena ibunya (almh) telah meninggalkannya sejak dia lahir, jelas Jajat, kemudian ayahnya juga sudah tidak bersamannya lagi karena telah menikah kembali dan tinggal jauh dari kampung halaman dimana Nandi tinggal sekarang.

Sementara saudaranya sendiri juga, tambah Jajat, tidak tinggal di dekatnya. “Akan tetapi Nandi tetap semangat berkreatifitas," terang Jajat.

“Sayang, keahliannya belum terekspos dan mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat,” tambah Jajat.

"Kalau saja ada bantuan untuk mengembangkan bisnis dari hasil kreatifitasnya, mungkin ini akan menjadi aset yang sangat luar bisa," pungkasnya.

[Pewarta: Isep S]
Editor: Red.
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close