Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, December 1, 2018

Redaksi sukabumiNews

Pembagian Rastra Gratis Disambut Gembira Warga Citepus Palabuhanratu

Pembagian Rastra Gratis Disambut Gembira Warga Citepus Palabuhanratu
Palabuhanratu, SUKABUMINEWS.net – Masyarakat Citepus Palabuhanratu menyambut gembira dengan adanya peluncuran beras sejahtera (rasta) secara gratis oleh pemerintah yang digelar di Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Pak Ujang warga Kp. Pintu Air Desa Citepus mengaku, dirinya merasa senang dengan adanya penyaluran program pengganti beras miskin ini. Pasalnya, penyaluran program rasta itu tidak lagi harus ditebus dengan uang seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kepada Kades atau Bumdes, kalau bisa program penyalutran bantuan rasta ini tidak hanya dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan satu kali,” kata pak Ujang di Kantor Desa Citepus, beberapa waktu lalu.

Seperti halnya keinginan pak Ujang, penerima program rasta yang lain, Ibu Aminah berharap agar program bantuan rasta ini lebih sering dilakukan.

Menanggapi keinginan warganya, Sekdes Citepus Agus Suhaendi mengatakan bahwa hal tersebut adalah wajar. Sebab menurutnya, mereka sangat merasa terbantu dengan adanya program pembagian rasta itu.

Akan tetapi masalah permintaan warga itu kata Agus, pihaknya tidak bisa menginterfensi karena itu ranahya bumdes.

“Bukan juga berarti kita tidak bisa memberikan masukan. Tetapi ke depan Insya-Allah kita akan perjuangkan supaya lebih baik lagi dalam melayani masarakat, khusus warga Desa Citepus,” kata Agus.

Bahkan nanti kedepan, tambah Agus pihaknya berkeinginan supaya warga tidak usah datang lagi ke desa untuk ngambil bantuan yang di bagikan. “Mudah-mudahan dari desa bisa mengahantarkannya langsung ke masing-masing rumah warga penerima bantuan.” kata Agus penuh harap.

Pewarta: Jahrudin.
Editor: Red.
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close