Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, November 25, 2018

Redaksi sukabumiNews

Massa Buruh Demo di Tanjung Priok Menolak Upah Murah

Ratusan massa Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Jakarta menggelar aksi di depan pintu masuk JICT 1, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
[Ratusan massa Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Jakarta menggelar aksi di depan pintu masuk JICT 1, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)]
Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Jakarta menggelar aksi unjuk rasa, di depan pintu masuk JICT 1, pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (25/11).

Tuntutan para pedemo adalah menolak upah murah dan pasar kerja fleksibel (kontrak, outsourcing, dan magang).

"Estimasi pedemo seribu hingga dua ribu. Tuntutan soal upah agar tidak sesuai PP pengupahan dan kepastian kerja seperti kontrak outsourcing, magang, kemitraan," kata Ketua Departemen Media KPBI Ian Ahong, Minggu (25/11). Dikutip CNN Indonesia.

KPBI merupakan gabungan dari berbagai federasi buruh lintas sektor. Di antaranya adalah Pergerakan Pelaut Indonesia dan Front Transportasi Jakarta.

"Hidup buruh. Hari ini kita akan sampaikan masalah lintas buruh. Kita akan lawan kalau ada penindasan dari rezim dan pengusaha," pekik orator di atas mobil komando.

Pihak kepolisian juga terlihat berjaga-jaga di depan pintu masuk JICT 1 untuk mengantisipasi pergerakan massa.

Kendati demikian Perwira Siaga Operasi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Cahyo Prayitno mengatakan jumlah peserta hanya 500 dalam izin aksi orasi ini.

Cahyo mengatakan sebanyak 267 personil kepolisian yang dikerahkan untuk mengamankan aksi ini.

"Pemberitahuan yang demo ada 500. Kami kerahkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok 157, Polda Metro Jaya 60, dan Polres Jakarta Utara 50," kata Cahyo kepada CNNIndonesia.com.

Para pedemo ini memakai atribut merah. Bersama-sama mereka menggunakan sepeda motor menuju ke Gelanggang Olahraga Sunter. Yel-yel khas buruh pun dikumandangkan orator di atas mobil komando.

"Buruh pasti menang melawan penindasan. Buruh pasti menang merebut kedaulatan," ujar orator.

Aksi ini akan dilanjutkan dengan konvoi dengan titik awal dari JICT 1 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara ke Gelanggang Olahraga Sunter. (sn/cnn)
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close