Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, October 28, 2018

Redaksi sukabumiNews

Rocky Gerung: Ruang Politik Penuh dengan Demagog

Pengamat dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung
JAKARTA, SUKABUMINEWS.net - Pengamat dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung mengatakan, Indonesia sejatinya sudah memasuki winter alias musim dingin sejak empat tahun lalu.

Tetapi, kata Rocky, pemerintah terus menerus berupaya menutupi hal itu dengan menciptakan hoaks melalui instansinya.

"Pemerintah mengeluarkan hoaks setiap hari melalui instansinya. Winter sudah terjadi sejak empat tahun lalu," kata Rocky di Jakarta, dikutip dari Teropongsenayan.com, Minggu (28/10/2018).

"Dapur tidak berasap, toleransi semu. Winter sudah ada sekarang dalam bidang ekonomi, politik, semua menggigil," tambahnya.

Rocky menyebut generasi milenial membutuhkan ruang-ruang diskusi untuk menghentikan hoaks atau berita bohong yang menyebar di tengah masyarakat.

"Ruang politik kita diisi oleh politik yang demagog, karena itu hoaks potensial hidup di politik," ujarnya.

"Tapi, ini bisa kita hentikan dengan adanya forum-forum diskusi seperti ini, ini adalah tugasnya generasi milenial," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para pemangku kebijakan dunia akan berbagai ancaman yang masih membayangi perekonomian global.

Menurut mantan Wali Kota Solo ini, pascakrisis keuangan global 2008, dunia masih harus waspada dengan berbagai tantangan, di antaranya perang dagang.

"Setelah 10 tahun berlalu, kita tetap harus waspada terhadap meningkatnya risiko dan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi ketidakpastian global," kata dia dalam "Plenary Session IMF-World Bank", di Bali, Jumat (12/10/2018).

Karena itu, dia sekali lagi mengajak para pemimpin dunia untuk waspada untuk menghadapi tekanan global.

"Dengan berbagai masalah perekonomian dunia, sudah cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa winter is coming," tegas Jokowi. (SN/TS)
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close