Breaking
loading...

Tuesday, May 29, 2018

Redaksi sukabumiNews

Satgas PRCPB Awasi Wilayah Cikole dan Baros

[Fhoto: Lekol. Kav. Mujahidin, S.Sos]. 
sukabumiNews.net - KOTA SUKABUMI - Satuan Tugas PRCPB (Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) Kodim 0607 memberikan perhatian khusus pada dua kecamatan di Kota Sukabumi yang termasuk rawan bencana. Dua kecamatan tersebut adalah Cikole dan Baros.

"Dibandingkan lima kecamatan lainnya yang ada di Kota Sukabumi, Kecamatan Cikole dan Kecamatan Baros termasuk kawasan sangat rawan mengalami bencana," kata Komandan Satgas PRCPB Kodim 0607 yang juga Dandim 0607, Lekol. Kav. Mujahidin, S.Sos. kepada wartawan baru-baru ini.

Jenis bencana yang sering terjadi di wilayah Kecamatan Cikole, kata Mujahidin, adalah retakan tanah yang dapat memicu terjadinya longsor. Di wilayah kecamatan ini banyak titik rawan terutama di titik-titik yang memiliki kecuraman tanah yang tinggi di sekitar pemukiman warga.

Adapun di wilayah Kecamatan Baros, jenis bencana yang sering melanda adalah banjir. Sebab di wilayah kecamatan ini terdapat banyak sungai yang berpotensi meluapkan air  yang dapat menimbulkan genangan di berbagai titik.

"Dalam rangka menanggulangi bencana di kedua kecamatan tersebut, kami akan melakukan berbagai tahapan mulai dari mitigasi, penanggulangan, rehabilitasi, dan rekonstruksi," ujar Dandim.

Dalam menjalankan tugasnya, Satgas PRCPB, ujar Mujahidin, selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), kepolisian, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), serta instansi dan seluruh elemen masyarakat.

"Kami minta kepada masyarakat harus sigap dalam menghadapi bencana, serta segera melapor apabila ada potensi bencana kepada Babinsa setempat," kata dia. (*)

Pewarta: Hendri Tias.
Editor: Red.
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close
close