Breaking
Showing posts with label sabadesa. Show all posts
Showing posts with label sabadesa. Show all posts

Monday, March 25, 2019

Redaksi sukabumiNews

Mengantisifasi Kekurangan Air di Musim Kemarau, Kades Martopuro Inisiatif Bangun Embung


sukabumiNews, PASURUAN - Demi mengantisifasi kekurangan air saat musim kemarau bagi para petani yang ada di wilayah desanya, Mintoha Kepala Desa Martopuro Kecamatan Purwosari Kabupaten Pada, Jawa Tmur brinisiatif membangun Embung (penampungan) Air.

Menurut Mintoha, pembuatan Embung air yang terletak di Dusun Alkemar ini dibangun dari Dana Desa tahun 2016, 2017 dan 2018. Sementara panjang Embung berukuran 104 meter dan lebar 24 meter dengan kedalaman 2 meter.

"Selain untuk mengairi sawah di saat musim kemarau, Embung air ini juga bisa bermanfaat untuk menampung air dikala musim  hujan. Musibah banjir pun setidaknya bisa terantiaifasi dengan adanya Embung ini," kata Mintoha kepada sukabumiNews.net, Senin (25/32019).

"Ada 4 dusun di Desa Martopuro yang sawahnya hanya bisa ditanami saat musim hujan saja," jelas Mintoha. Sehingga sabung dia, dengan adanya Embung air ini kini para petani bisa menanam dan mengairi sawahnya meski saat sedang musim kemarau.


Pewarta: Rizalussalim
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, March 15, 2019

Redaksi sukabumiNews

Kades Talaga Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Kabupaten

sukabumiNews, CARINGIN – Kepala Desa Talaga, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi mengajak warganya untuk gotong royong membersihkan jalan Kabupaten, tepatnya jalan penghubung antara Desa Cisande dengan Desa Talaga. Gotong royong dilakukan pada Jum’at (15/3).

“Kami beserta seluruh aparat desa mengajak kepada warga untuk membersihkan jalan dari tumbuhan rumput yang sudah banyak akibat suburnya tanah karena musim hujan,” kata Kades Talaga. H. Aep Saepullah kepada sukabumiNews di sela-sela kesibukan memimpin warga bergotong royong.
Pihak Desa berharap, kedepan, meski tidak di pimpin oleh pihak desa, masyarakat bisa terpanggil dengan sendirinya unhtuk membersihkan jalan demi kenyamanan masyarakat pengguna juga kita bersama.
Aparat Desa Talaga bersama warga RT.01/04 Kp. Cibalung Desa Talaga Sibuk memangkas rumput yang dinilai sudah menggagu kenyamanana pengguna jalan, Jum'at (15/3/2019)
Sementara menurut Sekretaris Desa Talaga Deden Suhendi yang saat itu hadir mendampingi Kades, kerja bakti gotong royong dilakukan mengingat rumput yang tumbuh subur akibat musim hujan sudah begitu banyak sehingga mengganggu kenyamanan pengguna, terutama di titik wilayah RT.01/04 Kp Cibalung.

“Mudah-mudahan dengan di pimpin oleh Kades secara langsung, masyarakat bisa lebih terpanggil untuk bekerjasama meski tidak diberi upah,” sambung Deden.

“Pihak Desa berharap, kedepan, meski tidak di pimpin oleh pihak desa, masyarakat bisa terpanggil dengan sendirinya unhtuk membersihkan jalan demi kenyamanan masyarakat pengguna juga kita bersama,” tambahnya.

Dikatakan Deden, jika tidak banyak rumput yang tumbuh dipinggir jalan, tentunya kalau pun turun hujan, air akan mengalir lancar karena saluran air tidak terhalang sehingga mengakibatkan tumpahnya air ke badan jalan yang akan berakibat jalan menjadi licin karena lumpur.

Deden jiga menuturkan, ke depan pihaknya akan menggiatkan kembali jumsih yang seolah oleh masyarakat Desa Talaga terlupakan. (Red.*)

Tuesday, January 22, 2019

Redaksi sukabumiNews

Camat Cikembar Tamtam Alamsyah Lantik Pjs Kades Desa Bojong

Camat Cikembar, Tamtama Alamsyah melantik Iyus Wahyudin, Pjs Kades Desa Bojong menggantikan Kades lama Asep Setiawan. Pelantikan Pjs Kades Desa dilakukan Camat mengingat Kades Bojong sebelumnya Asep Setiawan, sudah habis masa baktinya yakni hampir 6 tahun menjabat sebagai Kepala Desa Bojong.
sukabumiNews, CIKEMBARCamat Cikembar, Tamtam Alamsyah melantik Iyus Wahyudin, Pjs Kades Desa Bojong menggantikan Kades lama Asep Setiawan. Pelantikan Pjs Kades Desa dilakukan Camat mengingat Kades Bojong sebelumnya Asep Setiawan, sudah habis masa baktinya yakni hampir 6 tahun menjabat sebagai Kepala Desa Bojong.

Acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (sertijab) Penjabat Kepala Desa (Kades) Bojing dipusatkan di Aula Kantor Desa Bojong, Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi pada Selasa  (22/1 2019).

"Alhamdulilah pada hari ini saya sudah melaksanakan Serah Terima Jabatan dan Pelantikan dari Pejabat Kepala Desa lama kepada Penjabat Kepala Desa yang baru," kata Tamtam Alamsyah Kepada sukabumiNews.

'Mudah-mudahan Penjabat yang baru ini bisa melanjutkan program Kades yang lama," tambahnya.

Kemudian lanjut Tamtam, kades yang baru diharapkan bisa  memperbaiki  kekurangan untuk mencapai kesempurnaan. "Saya selaku Camat, akan melaksanakan tugas pokok yaitu memberikan pembinaan dan pengawasan terutama masalah anggaran," jelas Camat.

Camat Tamtam melanjutkan, karena anggara desa ini lumayan besar, maka bagaimana kita melakukan agar anggaran ini tepat sasaran serta sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan.

"Saya mengucapkan selamat atas dilantiknya Penjabat Kades Iyus Wahyudin, semoga bisa melaksanakan tugas dengan baik. Dan saya juga berterima kasih kepada Kepala Desa lama H. Asep Setiawan, semoga pengabdiannya terhadap Masyarakat selama ini tercatat sebagai amal yang sholeh," tuturnya.


Hal senada diucapkan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi, Tendy Hendrayana, S.Ip yang saat itu hadir di acara Pelantikan dan Sertijab. Tendy juga menjelaskan, Pelantikan Penjabat sementara ini sehubungan kades yang lama sudah habis masa baktinya. "Kami tetap mengingatkan bahwa Kepala Desa ini tugas pokoknya adalah melayani masyarakat," kata Tendy.

"Kita juga akan selalu memberi pembinanan yang dalam hal ini Insya Allah akan kita laksanakan pada bulan November tahun 2019," sambungnya

Tendy juga berharap kepada semua agar bisa bekerjasama dalam mengelola pemeritahan desa sebaik-baiknya dengan mematuhi peruturan yang berlaku, sekaligus kita bekerjasama dengan semua unsur  lembaga yang ada di Desa.

"Insya Allah dengan melakukan pola seperti itu kita akan mampu melaksanakan tugas yang semakin hari semakin berat," jelas dia.

Ditanya mengenai ada beberapa Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi yang tersandung kasus, Tendy menegaskan bahwa mereka sudah tahu konsekwensi dari pelanggaran itu sendiri.

Adapun jelas dia, apa yang disampaikan dalam sambutan tadi, semoga menjadi pelajaran kepada semua untuk tidak melakukan hal serupa.

"Kita sudah menandatangani fakta Integritas dan mengucapkannya. Itu adalah janji yang harus dipenuhi serta ada konsekwensi jika melanggar janji tersebut." Pungkas Tendy Hendrayana.

Hadir di acara Pelantikan dan Sertijab Penjabat Kepala Desa Bojong Kecamatan Cikembar itu jajaran Muspika Kecamatan Cikembar dan Tokoh Masyarakat desa setempat.

[Pewarta: Azis R]
Editor: Red.

Wednesday, January 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Lebih dari 10 Tahun Warga Desa Cikatomas Dambakan Jalan Beraspal

Jalan Desa yang menghubungkan Kp. Naga Jaya dengan.Kp. Batu Kasur di Desa Cikatomas Kec. Cilograng. Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sudah lebih dari 10 tahun tidak kunjung dilapisi aspal.
Cilograng (Lebak), SUKABUMINEWS.net – Jalan Desa yang menghubungkan Kp. Naga Jaya dengan.Kp. Batu Kasur di Desa Cikatomas Kec. Cilograng. Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sudah lebih dari 10 tahun tidak kunjung dilapisi aspal. Warga menilai, keinginan mereka sama sekali tidak diperhatikan pemerintah, terutama pemerintah desa setempat.

“Padahal jalan sepanjang lebih kurang 2 km itu merupakan jalan yang keberadaannya murni di bangun dari hasil kerja keras warga melalui gotong-royong dengan alat seadaya, seperti cangkul, tayang, garpu, parang dan lain sejenisnya, tanpa bantuan dari pihak pemerintah,” terang Bapak Dadan, warga Kp. Batu Kasur kepada sukabumiNews, Selasa (8/1/2019).

Dadan menambahkan, sebenarnya tidak banyak yang di pinta oleh penduduk asli, warga Kampung Batu Kasur ini kepada pemerintah, kecuali untuk diperbaiki agar masyarakat nyaman dalam menggunakan fasilitas sebagai sarana untuk kelancaran transportasi.

“Dari mulai jalan setapak sampai seperti ini seharusya pemerintah malu sama warga, tapi juga pemerintah harus berbangga punya warga yang peduli,” ucapnya.

“Pemerintah tinggal nerusin dengan pengaspalan, itu saja,” pintanya Dadan mewakili warga Kp. Batu Kasur.

Senada dengan pak Dadan, Abah Sukani seorang yang ditokohkan di kp. Naga Jaya juga memohon akan kepedulian pemeritah, terutama pemerintah desa bekerjasama dengan dinas terkait untuk menindak lanjuti keluahan warga. “Bayangkan, sudah 10 tahun ini,” ujarnya.

Lantaran gemas tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah, Sukani pun bergumam, jika saja di musim politik ini ada caleg dari partai manapun yang datang dan mau memuat perjanjian di atas materai untuk bisa melakukan usaha agar jalan yang melintasi kampungnya di aspal, dia pastikan semua penduduk kampong bakal mendukungnya.

“Kami merasa iba dan kasihan, jika musim hujan tiba anak-anak sekolah sampai ada yang nginep di sekolah karena tidak bisa pulang demi menjaga keselamatan sebab jalanan sangat licin dan belubang,” terang Bah Sukani.

Dilain pihak, salah seorang warga yang identitasnya tidak mau diisebutkan mengatakan, dulu ada seorang Kepala Desa yang sebelum ia menjabat sering datang ke wilayahnya dan berjanji mau memperbaiki jalan tersebut dengan mengaspalnya.

“Tapi setelah dia jadi, seperti kacang lupa kulitnya, semuanya omong kosong alias bohong,” sesalnya.

[Pewarta: Zahrudin]
Editor: Red.

Saturday, December 1, 2018

Redaksi sukabumiNews

Pembagian Rastra Gratis Disambut Gembira Warga Citepus Palabuhanratu

Pembagian Rastra Gratis Disambut Gembira Warga Citepus Palabuhanratu
Palabuhanratu, SUKABUMINEWS.net – Masyarakat Citepus Palabuhanratu menyambut gembira dengan adanya peluncuran beras sejahtera (rasta) secara gratis oleh pemerintah yang digelar di Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Pak Ujang warga Kp. Pintu Air Desa Citepus mengaku, dirinya merasa senang dengan adanya penyaluran program pengganti beras miskin ini. Pasalnya, penyaluran program rasta itu tidak lagi harus ditebus dengan uang seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kepada Kades atau Bumdes, kalau bisa program penyalutran bantuan rasta ini tidak hanya dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan satu kali,” kata pak Ujang di Kantor Desa Citepus, beberapa waktu lalu.

Seperti halnya keinginan pak Ujang, penerima program rasta yang lain, Ibu Aminah berharap agar program bantuan rasta ini lebih sering dilakukan.

Menanggapi keinginan warganya, Sekdes Citepus Agus Suhaendi mengatakan bahwa hal tersebut adalah wajar. Sebab menurutnya, mereka sangat merasa terbantu dengan adanya program pembagian rasta itu.

Akan tetapi masalah permintaan warga itu kata Agus, pihaknya tidak bisa menginterfensi karena itu ranahya bumdes.

“Bukan juga berarti kita tidak bisa memberikan masukan. Tetapi ke depan Insya-Allah kita akan perjuangkan supaya lebih baik lagi dalam melayani masarakat, khusus warga Desa Citepus,” kata Agus.

Bahkan nanti kedepan, tambah Agus pihaknya berkeinginan supaya warga tidak usah datang lagi ke desa untuk ngambil bantuan yang di bagikan. “Mudah-mudahan dari desa bisa mengahantarkannya langsung ke masing-masing rumah warga penerima bantuan.” kata Agus penuh harap.

Pewarta: Jahrudin.
Editor: Red.

Saturday, October 27, 2018

Redaksi sukabumiNews

Pengelolaan Bansos Rasta di Desa Parungseah Cukup Efektif dengan Mesin EDC

Pengelolaan Bansos Rasta di Desa Parungseah Cukup Efektif dengan Mesin EDC
Sukabumi, SUKABUMINEWS.net – Bantuan Sosial (Bansos) Beras Sejahtera (Bansos Rasata) merupakan program pemerintah yang harus jelas diterima oleh masyarakat kurang mampu pemegang kartu Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah terintegrasi dengan dana bantuan atau subsidi pemerintah.

Hal ini dikatakan Asep Ismail, Kades Parungseah ketika ditemui sukabumiNews saat mengadakan kegiatan pemberian Bansos Rasata oleh Bumbes Sejahtera. di kantor desanya di Jln. Parungseah Kecamatan dan Kabupaten, Sabtu (27/10).

Sementara itu untuk memudahkan sistem pengelolaan bantuan dana pangan non tunai Bumdes Sejahtera Desa Parungseah menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC).

Asep juga menjelaskan bahwa pengelolaan dana pangan non tunai ini sepenuhnya di kelola oleh Bumdes Sejahtera. “Dengan demikian harapan bahwa banyak manfaat pemberdayaan Bumdes yang menjadi mitra usaha dari program tersebut,” tuturnya.

Di lain pihak, Direktur Bumdes Sejahtera Ujang Mulyadi mejelaskan bahwa pengunaan mesin EDC memiliki multi manfaat. “Selain memudahkan sistem pengelolaan bantuan dana pangan tadi, ini juga sangat bermanfaat bagi yang terlibat di pengelolaan dana bantuan ini,” kata Ujang Mulyadi.

Manfaat lain jelas Ujang, penerima bantuan akan lebih akurat dan tepat sasaran. “Selain itu antrian juga lebih tertib, dan perbandingan dana bantuan dengan pangan lebih seimbang, serta biaya distribusi lebih hemat dan cepat walaupun sesekali ada masalah jaringan internet (server) error,” jelasnya.

Ujang menambahkan, ke depan bumdes yang dikelolanya akan mengarahkan program ke potensi yang lain seperti Posyandu yang mengelola tagihan listrik dan token listrik yang di pastikan semua ini punya kontribusi dana lebih untuk uang kas masing-masing posyandu. “Sehingga kesebelas personil Bumdes Sejahtera ini bias melaksanakan tugas dan fungsi nya masing-masing dengan baik,” tutupnya.

[Pewarta: Karim R.]
Editor: Red.
close
close