Breaking
loading...
Showing posts with label ponpes. Show all posts
Showing posts with label ponpes. Show all posts

Thursday, July 18, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ratusan Santri dan Alumni Turut Shalati Kepsek MTs Ibadurrahman Tegallega

shalat jenazah
KH. Fatullah Mansur (berdiri, kanan) memberikan pesan kepada jama'ah usai memimpin shalat jenazah*  
sukabumiNews, LEMBURSITU - Yayasan Lembaga Pendidikan (YLPI) Ibadurrahman, Tegallega, Lembursitu, Sukabumi, Jawa Barat, berduka. Pasalnya salah satu dari guru, sekaligus kepala sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang bernaung di dalam yayasan tersebut, yaitu H. Sofyan, meningal dunia lantaran sakit.

H. Sofyan meninggal di kediamannya Jl. Kompleks YLPI Ibadurrahman pada Rabu, 17/7/2019 malam, usai menjalani perawatan intensif selama lebih dari tiga bulan, dan dimakamkan di kompleks pemakaman Kp. Nangerang kelurahan Lembursitu, Kota Sukabumi, Rabu (18/7/2019) sekira pukul 10.00 Wib, siang.

Pengasuh YLPI Ibadurrahman, KH. Fatullah Mansur mengatakan, Almarhum telah mengabdi pada yayasan selama lebih kurang 30 tahun.

"Saya berpesan kepada keluarga dan anak cucu almarhum agar terus menjaga persaudaraan yang kuat, saling kasih sayang," ucapnya dalam pesan yang disampaikan usai menjadi Imam shalat jenazah.

Ratusan massa yang terdiri dari santri, alumni, dan masyarakat setempat turut menyolati jenazah almarhum H. Sofyan yang dilaksanakan di Masjid Ibadurrahman di lingkungan komplek yayasan tersebut, Kamis (18/7).

KH. Fatullah Mansur, juga berpesan kepada keluarga almarhum untuk meneruskan perjuangannya. Selain kepada keluarga, pengasuh yayasan yang lebih akrab disapa Abah Fatah itu juga berpesan kepada masyarakat agar tidak henti-henti memberi dorongan terhadap perkembangan yayasan.


Pewarta: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, July 13, 2019

Redaksi3

Rayakan Hut Bhayangkara ke-73, Ponpes Dzikir Alfath Gelar Seni Budaya Silat dan Deklarasi Kujang Day

hut bhayangkara ke-73
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (ketiga dari kiri) bersama Kapolres Sukabumi Kota AKBP. Susatyo Condro Purnomo (ketiga dari kanan) menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada Federasi Pesilat Internasional Wak Didi dari Negara Malaysia, didampingi KH. Fajar Laksana dan Para Tokoh Pesilat lainnya | FOTO: dok. Azis R/SukabumiNews
sukabumiNews, GUNUNGPUYUH – Dalam ranggka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73, Pondok Pesantren (ponpes) Dzikir Alfath menggelar pentas seni budaya Silat dan deklarasi Kujang Day. Gelaran seni budaya dan deklarasi tersebut dirayakan di kompleks ponpes Dzikir Alfath, Jln Merbabu Perum Gading Kencana Asri, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jum'at (12/7/19) malam.

"Dengan adanya kegiatan ini tentunya kami sangat mengapresiasi kepada Keluarga besar, khususnya pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Alfath. Ini merupakan kegiatan yang sangat unik," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada SukabumiNews usai acara.

Wali Kota berharap, mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa memperkaya khasanah budaya di wilayah Kota Sukabumi. “Insya Allah ke depan nanti kita akan melakukan kegiatan ini secara rutin sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang dilakukan,” imbuhnya.

Selain dari Wali Kota Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota AKBP. Sustayo Condro Purnomo yang juga hadir pada acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Ponpes Dzikir Alfath.

“Tentunya kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Pondok Pensantren Dzikir Alfath dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-73 ini, dimana Kujang Day menjadi sebuah hari yang akan mengangkat budaya seni Sunda,” ujar Kapolres.

"Selain mengangkat seni budaya Sunda, banyak juga maknanya termasuk menjadi pesilat dalam hati masing-masing, bukan untuk menyerang tapi untuk beladiri serta kecintaannya kepada persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia," tutur Susatyo.


BACA Juga:
Mapolres Sukabumi Gelar "Pesta Rakyat" Meriahkan HUT Bhayangkara ke-73

Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Alfath KH.Fajar Laksana mengungkapkan, bermula dari ketertarikannya terhadap penyelenggaraan HUT Bhayangkara Sukabumi Kota, atas inovasi dan kreatifitas Kapolres Sukabumi Kota yang mengelar kreasi dengan judul “Aya Aya Wae “ itulah para Pesilat dari Sukabumi dan juga Organisasi Federasi Pesilat Tradisi Internasional ini menggelar pentas seni budaya Silat dan deklarasi Kujang Day.

"Sebutan judul itu “Aya Aya Wae” membangkitkan kreatifitas kita semua untuk ikut andil memeriahkan Hut Bhayangkara ke 73, yaitu dengan melaksanakan kegiatan “Aya Aya Wae” atau dengan sebutan Kujang Day dan didukung oleh Federasi Pesilat Internasional, IPSI Kota Sukabumi, serta para pencinta seni budaya sunda," jelas Fajar Laksana.

“Semoga kegiatan pelaksanaan “Aya Aya Wae” yang telah diselenggarakan oleh Kapolres Sukabumi Kota dan Pemerintah Kota Sukabumi di tahun depan bisa lebih baik lagi,” tutur Dia.

Menurutnya, dimasukkan Kujang Day sebagai salah satu Identitas dari Orang Sunda, satu hari membawa Kujang lantaran Kujang bukan lagi senjata tajam, akan tetapi sudah menjadi senjata seni dan budaya, serta sudah menjadi barang simbol senjata filosifi Sunda.


BACA Juga:
Polsek Cibadak Gelar Pertunjukan Kesenian Tradisional di Hari Jadi Bhayangkara ke-73


Pewarta : Azis. R
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, June 30, 2019

Redaktur sukabumiNews.net

Bersama Siswa Stukpa Polri, Polsek Cireunghas Kembali Menggelar Baksos di Ponpes Sukamanah

polsek cireunghas dan sukpa polri
sukabumiNews, CIREUNGHAS – Jajaran Polsek Cireunghas kembali menggelar bakti sosial (baksos) peduli lingkungan. Baksos yang dilakukannya kali ini dalam rangka menjelang HUT Bhayangkara Ke-73.

Pogram sosial yang kerap diapreasi dan mendapatkan acungan jempol dari masyarakat kali ini dilaksanakan bersama para siswa dari Stukpa Polri melalui kegiatan "Bersih-bersih Lingkungan Ponpes dan Pemberian Wakaf Al-Quran oleh Bhayangkari Ranting Cireunghas".

Baksos dilaksanakan di Pondok Pesantren YAPIAQU di Kp. Sukamanah RT 01, RW 07 Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Ahad (30/06/2019).

"Sebagai bagian dari masyarakat, Polri akan selalu memberikan pengabdian maksimal untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kepedulian itu bisa melalui tenaga, fikiran maupun material yang bermanfaat," kata Kapolsek Cireunghas, IPTU Eriyanto, SH., kepada sukabumiNews, di lokasi kegiatan.

bhayangkari
Kegiatan baksos ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Cireunghas beserta jajaran. Tampak hadir pada kegiatan tersebut Perwira Pengasuh Siswa Setukpa Polri bernama Ipda Dede Sumpena beserta Peleton Siswa Setukpa Polri. Hadir juga Ketua Bhayangkari Ranting Cireunghas, Ny. Ade Eriyanto.

Tak heran jika kegiatan yang dilakukan Polri ini mendapat apresiasi dari Pimpinan Ponpes YAPIAQU tersebut, KH. Ece. KH. Ece yang didampingi Peleton Santri Ponpesnya mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan dan kepedulian Polsek Cireunghas dalam memperhatikan nilai-nilai kebersihan lingkungan.

Kepada Bhayangkari Ranting Cireunghas, KH. Ece juga mengucapkan terimakasih atas wakaf Al-Quran yang diberikan kepada ponpesnya.

"Alhamdulillah, diusia Polri yang semakin matang, Polri mampu membuktikan kualitas pengabdiannya. Semoga kegiatan baksos ini bisa menjadi amal baik di sisi Allah SWT. Karena sejatinya, kebersihan itu bagian dari iman," tutur Kiyai H. Ece seraya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

"Untuk Wakaf Al-Quran, semoga balasannya menjadi amal ibadah yang tidak pernah putus," tutupnya.


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, June 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Dua Pegawai Pondok Modern Assalam Putra dan Putri Dapat Hadiah Umroh

Dua karyawati tersebut, yakni Ibu Jojoh, sebagai tenaga kebersihan Pondok Modern Assalam Putri yang berlokasi di Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, dan Ibu Hindun yang merupakan karyawati dapur/masak Pondok Modern Assalam Putra yang berlokasi di Desa Cibodas Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi.
sukabumiNews, WARUNGKIARA – Dua pegawai Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Assalam Sukabumi, Jojoh dan Hindun, mendapat apresiasi dari lembaga Pondok Modern Assalam berupa hadiah umroh. Hadian tersebut diberikan langsung kepada kedua karyawannya secara simbolis oleh pimpinan Pondok Modern Assalam II (dua), Ustadz Encep Hadiana, M.Si., dalam acara silaturahmi antara lembaga dengan seluruh karyawan/ti Pondok Modern Assalam, belum lama ini.

"Apresiasi ini merupakan buah dari dedikasi maksimal yang diberikan. Ini adalah untuk kali ke empat,Pondok Modern Assalam memberikan penghargaan berupa umroh bagi karyawannya," ucap pimpinan Pondok Modern Assalam II, Ustadz Encep Hadiana, M.Si., kepada sukabumiNews, Selasa (11/6/2019).

Encep menambahkan, dari sekian banyak pegawainya tahun ini, dua karyawati bertugas di ponpesnya yakni Ibu Jojoh dan Ibu Hindun akan diberangkatkan ke tanah suci Mekah.

Menurut Encep, dua karyawati tersebut, yakni Ibu Jojoh, sebagai tenaga kebersihan Pondok Modern Assalam Putri yang berlokasi di Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, dan Ibu Hindun yang merupakan karyawati dapur/masak Pondok Modern Assalam Putra yang berlokasi di Desa Cibodas Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi.

"Ini adalah wujud implementasi syukur dari amanat pimpinan Assalam kepada para mujahid yang ada di Assalam," terangnya.

Orang nomor satu di Pondok Modern Assalam II tersebutpun berharap,semoga dengan diberikannya penghargaan tersebut semakin menambah keberkahan dan keridhoan Allah SWT kepada lembaga dan menjadi motivasi kepada karyawan dan yang lainnya yang belum mendapatkan.


Pewarta: Isman S.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, June 3, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pondok Modern Assalam Dua Salurkan Zakat Fitrah Berupa 3 Ton Beras dan Uang Rp 49,5 Juta kepada Ribuan Mustahiq

Pimpinan Pondok Modern Assalam Dua Ustadz Encep Hadiana, M,Si.,saat menyerahkan zakat secara simbolis kepada wakil ribuan mustahiq. (FOTO: IS/sukabumiNews)
sukabumiNews, WARUNGKIARA – Pondok Pesantren Modern Assalam Dua yang berlokasi di Kampung dan Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyalurkan zakat kepada ribuan mustahiq. Penyaluran Zakat Fitrah dilangsungkan di aula utama pondok tersebut, Sabtu (01/06/2019).

Menurut Pimpinan Pondok Modern Assalam Dua Ustadz Encep Hadiana, M.Si., penyaluran zakat ini rutin dilakukan oleh lembaga yang dipimpinnya nya pada setiap tahun yakni menjelang 'Idul Fitri.

 "Alhamdulillah Kegiatan pembagian zakat fitrah ini cukup lancar dan kegiatan kami lakukan pada setiap tahun dan sudah menjadi kewajiban bagi setiap individu maupun lembaga," ungkap Ustadz Encep

Ia menambahkan, pada tahun ini Pondok Modern Assalam Dua berhasil menyalurkan sebanyak 3 ton beras dan uang sejumlah 49 juta rupiah bagi 1.300 mustahiq. Dan jumlah tersebut kata Encep, lebih banyak dari tahun sebelumnya, dimana etiap mustahiq mendapatkan sebanyak 3 kilo gram beras dan uang sebesar 30 ribu rupiah.

"Alhamdulillah,sesuai dengan keinginan kita jumlah penerima zakat,infaq dan shidaqoh akan terus kami tingkatkan seperti halnya tahun ini menjadi 1300 orang dari tahun sebelumnya 1000 orang," tuturnya.

"Harapan besar kita sesuai keyakinan, kita ingin mendapatkan keberkahan dari Alloh,SWT dan merajut silaturahmi antara lembaga dengan masyarakat serta menumbuhkembangkan keyakinan kita, bahwa Alloh tidak pernah salah memerintahkan hal yang mesti kita lakukan." Imbuhnya.

Dikatakan, sumber zakat yang disalurkan Pondok Modern Assalam berasal dari para santri, para asatidz dan ustadzah serta masyarakat yang menitipkan zakatnya.
Di akhir sambutannya, pimpinan Pondok Modern Assalam Dua itu memohon bantuan do'a dari masyarakat guna kelancaran pembebasan lahan seluas 3,5 hektar untuk pembangunan Pondok Modern Assalam Tiga.


Pewarta: Isman Syafa
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, June 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

Alumni Ponpes Al-Fath Bukber dengan Gelar Nasi Liwet (Ngaliwet) Sepanjang 100 Meter

sukabumiNews, GUNUNG PUYUH – Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath mengadakan Buka Puasa Bersama (bukber) dengan menggelas Nasi Liwet sepanjang lebih dari 100 meter. Pertemuan Alumni di akhir Bulan Ramadhan 1440 H yang dilanjutkan dengan makan nasi lewet ini digelar di Jln. Merbabu, Perum Gading Asri Kencana pada Sabtu (1/6/2019).

"Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi pesantren dalam rangka mempererat tali persaudaraan,” ujar Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH. Fajar Laksana kepada sukabumiNews.

Menurut Fajar, pertemuan para alumni ini merupakan bagian dari Jalinan Silaturahmi yang menghubungkan Al-Fath dengan Alumni, sekaligus wujud rasa syukur atas perkembangan ponpes Al-Fath. “Perkembangan ini berkat dukungan Moril maupun Materil serta Doa segenap elemen Pesantren, termasuk pemerintah,” tambah Fajar.

Hadir juga dalam acara tersebut, mantan Wali Kota Sukabumi yang pernah menjabat 2 Priode yakni HM Muraz. Dalam kesempatan ini Muraz memandang bahwa acara pertemuan para alumni dengan Ngaliwet Bareng ini sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi antara santri, alumni dan Kyai serta segenap elemen Pesantren.

"Kebetulan Pertemuan Alumni ini berlangsung pada bulan Ramadhan, jadi ngaliwetnya berbarengan dengan buka puasa bersama,” ujar mantan Walikota yang kini menjadi Anddota DPR RI terpilih pada pemilu 2019 itu.

Intinya, jelas Muraz, kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi antara alumni dengan pengajar dan pimpinan pondok pesantren. “Hal ini sangat baik sebagai wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan," pungkasnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close