Breaking
Showing posts with label pilpres2019. Show all posts
Showing posts with label pilpres2019. Show all posts

Monday, February 18, 2019

Redaksi sukabumiNews

Prabowo Akui Kinerja Jokowi

Capres RI Prabowo Subianto seusai menjalani debat capres putaran pertama di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu malam. (ANTARA/Rangga Jingga)
sukabumiNews, JAKARTA – Calon presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengakui hasil kinerja capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) untuk beberapa hal yakni upaya menghentikan kebakaran hutan dan pembersihan sungai.

"Saya  tentunya selalu menghargai kalau ada tindakan-tindakan yang benar-benar melaksanakan fungsi di pemerintahan," kata Prabowo dalam Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Jakarta, Minggu malam.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menanggapi pernyataan Joko Widodo dalam sesi debat tentang sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Meskipun pemerintahan Jokowi menoreh prestasi, menurut Prabowo masih banyak perusahaan-perusahaan lain yang melakukan pengrusakan lingkungan, yang perlu ditindak tegas.

"Jadi saya dalam hal ini mengakui,  kalau demikian prestasi bapak ya kita hormati, kita akui dan kita dukung karena masalah tanah, lingkungan hidup ini adalah masalah kita bersama, tapi saya juga mengikuti banyak sekali perusahaan yang sangat besar yang meninggalkan pencemaran-pencemaran lingkungan yang sangat besar dan yang nilainya jauh di atas yang bapak sebutkan tadi," ujarnya.

Untuk itu, dia mengatakan perlu adanya penyelidikan mendalam untuk memberantas perusahaan yang melakukan kerusakan lingkungan dalam praktik usahanya seperti membakar hutan untuk membuka lahan.

"Saya kira ada saatnya nanti perlu ada investigasi lanjutan tapi saya kira sudah menjadi pengetahuan umum di kalangan pakar di kalangan pengamat bahwa pelanggaran lingkungan hidup banyak sekali dilakukan dan masih merupakan PR (pekerjaan rumah) bagi kita semua," lanjutnya.

Dalam debat itu, Jokowi mengklaim salah satu upaya  sehingga dapat mengatasi  kebakaran hutan, lahan dan gambut dalam tiga tahun belakangan adalah penegakan hukum yang tegas terhadap siapapun.

Dia mengatakan sudah ada 11 perusahaan yang diberikan sanksi denda sebesar Rp18,3 triliun.

"Kenapa sekarang semua takut dengan urusan kebakaran hutan dan ilegal logging? Karena kita tegas menegakkan hukum terhadap pelanggar-pelanggar, perusak lingkungan," ujar Jokowi.

Dia juga menyampaikan telah memulai membersihkan kembali sungai-sungai termasuk sungai Citarum sebagai bagian dari upaya mengatasi masalah lingkungan hidup.



COPYRIGHT © ANTARA
Redaksi sukabumiNews

TKN-BPN Saling Klaim Kemenangan di Debat Kedua

sukabumiNews, JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno saling klaim memenangkan debat publik kedua calon presiden pada Minggu (17/2) malam.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Kyai Ma’ruf Ace Hasan Syadzily mengklaim pihaknya memenangkan debat kedua tersebut dengan skor 6-0 karena Jokowi menguasai masalah dan menyampaikan capaian keberhasilan.

"Sementara Prabowo hanya bicara normatif dan banyak mengakui keberhasilannya Jokowi dalam banyak hal," kata Ace.

Dalam pemaparan visi dan misi menurut dia, Jokowi memaparkan visi dengan menjelaskan capaian dan langkah yang lebih konkret dan realistis.

Sementara Prabowo menurut dia bicara soal kemandirian namun tidak menjelaskan tentang apa yang akan dilakukan untuk mendukung ke arah terwujudnya kemandirian tersebut.

"Prabowo melangit, Jokowi membumi. Prabowo bicara soal kemandirian namun tidak menjelaskan tentang apa yang akan dilakukan untuk mendukung ke arah terwujudnya kemandirian tersebut," ujarnya.

Ace menilai Jokowi memaparkan visi dengan menjelaskan capaian dan langkah yang lebih konkret dan realistis lalu terkait infrastruktur, dasar yang dirasakan rakyat di pedesaan berupa jalan, irigasi dan infrastruktur dasar lainnya, bukan hanya jalan tol dan bendungan.

Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono mengatakan klaim kemenangan 6-0 TKN Jokowi-Ma'ruf tidak berdasar, justru dalam debat tersebut Prabowo menang telak 6-0.

Dia menjelaskan dalam debat tersebut Prabowo menegaskan tidak ingin impor karena beberapa komoditi pangan bisa diproduksi di dalam negeri.

"Untuk mengatasi harga ditingkat konsumen tidak harus dengan impor dan sebenarnya untuk menyediakan harga yang terjangkau tidak harus impor namun memotong mata rantai produksi," ujarnya.

Ferry mengatakan di sektor kemandirian energi, Prabowo ingin membangun industri yang memiliki nilai tambah di migas, tambang dan mineral.

Di sektor infrastruktur menurut dia, Prabowo ingin membangun infrastruktur yang berkaitan dengan peningkatan produksi rakyat dan menyoroti tidak efisiennya biaya infrastruktur.

"Prabowo dalam debat menghindari menyudutkan pribadi namun sebaliknya Jokowi menyebutkan tanah yang sebenarnya bukan milik Prabowo namun itu Hak Guna Usaha yang pada periode tertentu dikembalikan kepada negara," katanya.



Copyright © ANTARA 2019
Redaksi sukabumiNews

Prabowo : Apa Itu Unicorn?

sukabumiNews, JAKARTA – Dalam debat kedua capres yang dilaksanakan malam ini, Joko Widodo (Jokowi) mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan kepada Prabowo Subianto.

Pertanyaan yang disampaikan adalah rencana Prabowo jika memimpin nantinya mengenai strategi dalam peningkatan unicorn.

Namun usai menanyakan hal itu, nampaknya kurang dipahami oleh Prabowo mengenai maksud Jokowi.

"Unicorn, apa yang dimaksud unicorn?," tanya balik Prabowo. "Apa itu unicorn, yang online-online itu?"

Seperti diketahui, unicorn adalah perusahaan startup yang memiliki valuasi antara USD 1 miliar hingga USD 10 miliar.

Meski tak begitu paham, namun Prabowo tetap menaggapi pertanyaan Jokowi tersebut.

"Hal mendasar dengan ekonomi Indonesia adalah terjadi dispatritas segelintir orang kurang dari 2 persen kuasai ekonomi kita, kalau ada unicorn ini akan mempercepat uang kita lari ke luar negeri," tanggapan Prabowo.

"Kerja mereka lagi pesatnya berkembang, jadi saya akan dukung. Mereka juga alami kesulitan sekarang ada tambahan regulasi. Ini yang mereka ngeluh," ucap dia.

Untuk diketahui, saat ini sudah ada empat startup unicorn yang ada di Indonesia, yakni Traveloka, Go-Jek, Bukalapak, dan Tokopedia.

Baca: Asal Usul Istilah Unicorn

Menkominfo Targetkan 1 Startup Unicorn dan Decacorn Indonesia di 2019


[Ilustrasi Startup. Kredit: Freepik]
Menteri Komunikasi dan Infomatika (Menkominfo) Rudiantaramenargetkan di 2019 setidaknya ada startup lagi yang menyandang predikat unicorn.

Selain itu, Rudiantara juga menuturkan pihaknya optimistis ada satu startup dengan status decacorn lahir di Indonesia. Status decacorn sendiri ditujukan untuk startup dengan nilai valuasi di atas US$ 10 miliar.

"Tahun ini, kita harus targetnya tambah satu unicorn dan bonusnya ada satu yang jadi decacorn. Alhamdullilah, nanti juga ada decacorn yang sebentar lagi jadi, tunggu satu lagi ronde pendanaan," tuturnya saat ditemui usai konferensi pers Piala Presiden Esports 2019 di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Adapun salah satu kandidat startup yang akan menyandang decacorn adalah Go-Jek. Alasannya, seperti dikutip dari Tech Crunch, dengan pendanaan terbaru dari Google, Tencent, dan JD.Com, valuasi Go-Jek diperkirakan mencapai US$ 9,5 miliar.

"Kehadiran startup unicorn dan decacorn menunjukkan betul-betul Indonesia pusat ekonomi digital di Asia Tenggara," tuturnya menjelaskan. Sementara untuk status unicorn, Rudiantaramemprediksi akan disandang dari startup edukasi atau kesehatan.

Ekonomi Digital di Indonesia Berkembang Pesat


[Ilustrasi pendanaan startup. Dok: Gobi Partners]
Sebelumnya, Rudiantara menyebut perkembangan ekonomi digital di indonesia sangat pesat. Pada 2018, porsi ekonomi digital terhadap PDB Indonesia diperkirakan mencapai 8,5 persen. Angka ini naik dibandingkan kontribusi tahun 2017 yang saat itu 7,3 persen.

Untuk mendorong terus berkembangnya ekonomi digital ini, Kominfo bersama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah mempermudah prosedur lahirnya startup.

"Kita itu tidak menerapka regulasi untuk startup, istilahnya biarkan mereka berkembang dulu baru kita tata. Jangan belum apa-apa udah disuruh ini itu, itu justru akan mempersulit mereka," ujarnya bulan lalu.


Suber: Liputan6.com

Baca Juga: Asal Usul Istilah Unicorn

Thursday, February 14, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ketua DPAC Partai PBB Kecamatan Purabaya Soroti Tidak Tertibnya Pemasangan APK Pileg dan Pilpres 2019 di Wilayahnya

sukabumiNews, PURABAYA – Tidak tertibnya pemasangan Alat Praga Kampanye (APK) Pileg dan Pilpres di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Sukabumi yakni yang meliputi Kecamatan Cidadap, Cidolog, Curug Kembar, Jampang Tengah, Lengkong, Nyalindung, Pabuaran, Purabaya, dan Sagaranten, menjadi sorotan Ketua DPAC Partai Bulan Bintang (PBB) Kecamatan Purabaya Jaka Susila.

Jaka menghimbau, sebaiknya pemasangan APK yang melanggar aturan Pemilu segera ditertibkan. “Kami berharap Panwaslu berlaku adil terhadap semua peserta pemilu," tuturnya kepada sukabumiNews, Kamis (14/2).

Dia menambahkan, adanya teguran beberapa pihak terkait pemasangan baligo partainya beberapa waktu lalu harus dijelaskan permasalahannya. "Kami memasang sesuai titik lokasi yang ditentukan KPU. Toh mereka yang terang-terangan memasang APK di tempat Ibadah tidak ditegur sama sekali, " ungkap Jaka.

Terkait hal itu, Anggota Panwaslucam Purabaya Asep, berjanji akan menjalankan tugas dan fungsinya selaku Pengawas."Selain menerima laporan, kami pun akan menindaklanjuti setiap temuan. Adapun penertiban kami koordinasikan dengan Satpol PP," Terang Asep. [Red*/]

Tuesday, January 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Dewan Pembina FPI Habib Muhsin: Maklumat IB HRS Tentang Partai Bulan Bintang Itu Hoax

Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas menyatakan semua berita yang mengatasnamakan Habib Rizieq Shihab dan FPI yang menyerang Partai Bulan Bintang (PBB) pasca Rakornas itu black campaign alis hoaks.
[Foto: Dewan Pembina PP FPI Habib Muhsin Ahmad Alatas bersama Yusril Ihza Mahendra sesaat setelah Rakornas PBB]
sukabumiNews, JAKARTA – Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas menyatakan semua berita yang mengatasnamakan Habib Rizieq Shihab dan FPI yang menyerang Partai Bulan Bintang (PBB) pasca Rakornas itu black campaign alis hoaks.

“INGAT… !!!. Semua Berita yang Mengatasnamakan IB HRS & FPI yang menyerang/black campaign kpd PBB itu HOAX,” kata Habib Muhsin lewat pesan singkat yang beredar di WhatsApp, Selasa (29/1/2019).

Ia, harapkan kepada para Advokasi & Hukum PBB untuk mengidentikasi sumber-sumber berita HAOX yang menyerang PBB untuk diserahkan kepada pihak yang berwajib (aparat kepolisian).

“Jadi mohon kepada seluruh umat Islam tetap rapatkan barisan jangan percaya kepada oknum2 pribadi caleg / simpatisan dari luar PBB sebagai pembuat berita palsu/hoax (tukang fitnah & tukang adu domba) sebagai bentuk black Kampaign,” tegas Caleg DPR RI dari PBB dapil 6 Jawa Barat ini.

Habib Muhsin juga tegaskan, perjuangan caleg PBB pro Ijtima Ulama tetap konsisten untuk perjuangan Islam.

“Perjuangan caleg PBB Pro Ijtimah Ulama, Pas Lantang & Poros Mekkah tetap konsisten untuk perjuangan Islam dengan landasan Lillahi Ta’alah (Alqur’an & Hadist),” tegasnya, seperti dikutip Abadikini.com.

Monday, January 28, 2019

Redaksi sukabumiNews

PBB Dukung Jokowi-Maruf, Tim Relawan TKN: Gerbong Tambah Panjang

[Foto: Wakil Direktur Relawan TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Mohammad Yamin]
sukabumiNews, JAKARTA – Wakil Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Mohammad Yamin, merespons positif keputusan Partai Bulan Bintang atau PBB mendukung pasangan Joko Widodo -Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

“Itu keputusan yang menggembirakan. Gerbong pendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor 01 bertambah panjang,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 27 Januari 2019.

Yamin menegaskan setiap dukungan bagi Jokowi - Ma’ruf, dari mana pun datangnya, mesti direspons dengan baik. Apalagi dukungan itu dari PBB. “Ribuan kader dan caleg PBB tentu akan bersinergi dengan kader partai pendukung yang lain serta para relawan untuk memenangkan Jokowi–Ma’ruf,” katanya.

Para relawan, menurut dia, siap berkolaborasi dengan kader PBB untuk menggalang suara bagi Jokowi-Ma’ruf Amin. “Para relawan akan bahu- membahu dengan semua pihak, juga kader partai pendukung,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menegaskan, partai yang dipimpinnya menyokong Jokowi–Ma’ruf Amin.

"PBB secara resmi dan organisatoris memberikan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin. Kalaupun ada pribadi-pribadi anggota yang berbeda pandangan, sebagai partai demokratis, PBB menghormati perbedaan pandangan itu. Namun ekspresi atas perbedaan itu wajib dilakukan atas nama pribadi masing-masing dan tidak melibatkan institusi partai," ujar Yusril melalui pesan singkatnya, seperti dikutip sukabumiNews dari VIVA, Sabtu 26 Januari 2019.
close
close